• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Lama Waktu Penyembuhan Pityriasis Alba?

Berapa Lama Waktu Penyembuhan Pityriasis Alba?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Pityriasis alba adalah kondisi kulit yang ditandai dengan bercak merah dan bersisik. Bercak bisa berbentuk bulat, lonjong atau memiliki batas yang bergelombang. Beberapa mungkin ukurannya lebih kecil dari biji kopi atau lebih besar dari bola golf. Bercak kulit pityriasis alba sering muncul di wajah, leher, lengan, bahu, atau perut.  

Bercak mungkin tidak menimbulkan gejala. Tetapi, terkadang bercak juga terasa gatal, merah, atau bersisik. Kondisi kulit yang satu ini paling sering menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa. Kira-kira, butuh waktu berapa lama agar penyakit ini sembuh? Berikut ulasannya. 

Baca juga: Pityriasis Alba Rentan Menyerang Anak-Anak, Ini Alasannya

Berapa Lama Waktu Penyembuhan Pityriasis Alba?

Dikutip dari Medscape, durasi penyembuhan pityriasis alba bisa bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 10 tahun. Namun, sebagian besar kasus pityriasis alba sembuh dalam beberapa bulan hingga satu tahun saja. Durasi penyembuhan ini bisa bervariasi tergantung seberapa efektif perawatan dilakukan dan seberapa parah kondisinya. 

Penting untuk orangtua agar merawat anak-anak mereka dengan baik serta mengedukasi tentang kebersihan untuk mencegah terjadinya pityriasis alba maupun mencegah agar kondisinya tidak semakin memburuk. Berikut ini langkah-langkah perawatan pityriasis alba yang perlu diperhatikan. 

Langkah Perawatan Pityriasis Alba

Sebenarnya, perawatan pityriasis alba tidak selalu diperlukan karena kondisi ini seringkali sembuh dengan sendirinya. Namun, banyak orangtua memilih untuk melakukan perawatan untuk alasan kecantikan. Perawatan utama adalah penggunaan kulit sintetis dan menggunakan tabir surya yang saat keluar rumah setidaknya yang mengandung SPF 30. Adapun perawatan lainnya, yaitu:

  1. Gunakan Pelembap

Pelembap yang mengandung bahan emolien seperti petroleum, minyak mineral, squalane, atau dimethicone membantu melembutkan kulit dan mengurangi sisik, terutama pada wajah. Menjaga kebersihan kulit yang baik, juga membantu mempercepat penyembuhan bercak.

Baca juga: Diagnosis Pityriasis Alba dengan Cara Ini

  1. Hidrokortison

Krim hidrokortison 1% yang dijual di apotek dapat digunakan jika muncul rasa gatal. Hindari mengoleskannya di sekitar mata atau di kelopak mata. Hidrokortison OTC tidak boleh digunakan selama lebih dari empat minggu terus-menerus kecuali atas saran dari dokter. Anak-anak lebih rentan terhadap efek samping obat-obatan, sehingga penting bagi orangtua untuk bertanya kepada dokter terlebih dahulu sebelum menerapkan hidrokortison pada wajah anak.

Kalau ibu ingin bertanya terkait hal ini, ibu bisa menghubungi dokter kulit di Halodoc. Lewat aplikasi, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

  1. Inhibitor Calcineurin Topikal

Inhibitor calcineurin adalah obat non-steroid yang juga dapat diresepkan untuk membersihkan ruam. Karena obat ini bukan steroid, inhibitor calcineurin dapat digunakan dengan aman di daerah mata.

Perlu diketahui bahwa semua jenis kulit bisa terserang pityriasis alba. Namun, kondisi ini lebih terlihat pada individu memiliki kulit yang lebih gelap mengingat bercak bisa berwarna keputihan. Pada kulit yang lebih terang, bercak mungkin lebih menonjol di cuaca panas saat berjemur. 

Baca juga: Cegah Pityriasis Alba dengan 6 Cara Ini

Jika tidak ingin terserang kondisi ini, pastikan untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Hindari penggunaan obat tropis apa pun yang belum disetujui pada kulit. Kamu juga harus menghindari penggunaan pakaian berkulit sintetis dan menghindari asupan berlebihan daripada zat-zat asam. 

Referensi:

Medscape. Diakses pada 2020. What is the duration of pityriasis alba?
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Pityriasis Alba?
Verywell Health. Diakses pada 2020. An Overview of Pityriasis Alba