• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Hal yang Bisa Sebabkan Terjadinya Fungal Acne
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Hal yang Bisa Sebabkan Terjadinya Fungal Acne

Berbagai Hal yang Bisa Sebabkan Terjadinya Fungal Acne

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 30 November 2021
Berbagai Hal yang Bisa Sebabkan Terjadinya Fungal Acne

“Tumbuhnya fungal acne dapat dipicu oleh terganggunya keseimbangan alami tubuh dalam mengendalikan pertumbuhan jamur. Terdapat beberapa hal yang dapat memicu terganggunya keseimbangan alami tersebut. Contohnya seperti lingkungan yang terlalu lembab, hingga pola makan yang tinggi akan karbohidrat.”

Halodoc, Jakarta – Istilah fungal acne atau jerawat jamur saat ini tengah ramai diperbincangkan, terutama pada dunia kecantikan. Meski menggunakan istilah acne atau jerawat, tapi fungal acne bukanlah jerawat. Melainkan, sebuah masalah kulit yang secara ilmiah disebut pityrosporum folliculitis atau malassezia folliculitis. Sesuai dengan namanya, fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur pada folikel rambut.

Perlu diketahui bahwa fungal acne merupakan infeksi kulit dan bisa menular. Lantas, sebenarnya apa saja hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya fungal acne? Yuk ketahui informasinya di sini!

Penyebab Fungal Acne pada Kulit

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit yaitu jamur Malassezia Furfur. Perlu diketahui bahwa jamur tersebut sebenarnya selalu tumbuh pada kulit, tapi tubuh dapat menyeimbangkan pertumbuhannya secara alami. 

Akan tetapi, jika keseimbangan alami tersebut terganggu, maka pertumbuhan jamur berlebih dapat terjadi. Itulah saat di mana infeksi folikel rambut berkembang dan menimbulkan benjolan seperti jerawat. Nah, terganggunya kesimbangan alami tersebut dapat dipicu oleh berbagai hal, antara lain:

  1. Lingkungan yang Lembab

Tingginya kadar kelembaban suatu lingkungan juga dapat menjadi hal pemicu terjadinya fungal acne. Sebab, jamur dapat berkembang biak dengan cepat di tempat yang lembab. Penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan berkeringat dalam waktu lama atau mengenakan kembali pakaian tanpa mencucinya, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kulit tersebut. Sebab, hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan jamur.

  1. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Dilansir dari Healthline, jika seseorang mengonsumsi obat-obatan antibiotik, maka risiko timbulnya jerawat jamur dapat meningkat. Sebab, antibiotik dapat mengurangi bakteri baik pada kulit. Perlu diketahui bahwa bakteri baik tersebut berfungsi untuk mengatur kadar ragi pada kulit manusia. 

Nah, tanpa adanya bakteri baik yang mengimbanginya, ragi tentunya dapat berkembang biak dengan cepat. Meski begitu, kondisi tersebut sangat jarang terjadi.

Di samping itu, penggunaan obat-obatan steroid oral tertentu dapat meredam respons kekebalan tubuh. Akibatnya, pertumbuhan jamur pada kulit mungkin tidak dapat dikendalikan secara efektif seperti biasanya.

  1. Kondisi Kesehatan Tertentu

Setiap penyakit atau kondisi kesehatan tertentu yang menurunkan sistem kekebalan tubuh seperti infeksi HIV, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya fungal acne. Pasalnya, kekebalan tubuh yang terganggu membuat tubuh tidak dapat mengendalikan pertumbuhan jamur secara efektif.

  1. Pola Makan Tinggi Karbohidrat

Pola makan yang tinggi akan karbohidrat ternyata juga dapat memengaruhi pertumbuhan jamur pada kulit. Sebab, jamur pada kulit mengonsumsi karbohidrat untuk bertahan hidup. Maka dari itu, sebaiknya terapkanlah pola makan sehat dengan menyeimbangkan asupan karbohidrat setiap harinya. Tujuannya agar pertumbuhan jamur dapat terhambat.

Bagaimana Cara Mengatasi Fungal Acne?

Jerawat jamur atau fungal acne dapat bertahan lama pada kulit, terutama jika salah didiagnosis sebagai jerawat. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan pil atau krim topikal antijamur yang diresepkan oleh dokter. 

Selain itu, dokter juga mungkin akan menganjurkan perawatan secara mandiri untuk memperbaiki kesimbangan alami tubuh. Tujuannya untuk mengendalikan pertumbuhan jamur dan bakteri pada tubuh. Nah, berikut beberapa langkahnya: 

  • Mandi lebih teratur, terutama setelah berolahraga atau aktivitas lain yang membuat tubuh berkeringat.
  • Langsung mengganti pakaian yang “lepek” setelah berolahraga.
  • Mengenakan pakaian longgar dengan bahan yang mudah menyerap keringat.
  • Mengganti sampo biasa secara teratur dengan sampo antijamur.
  • Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan membatasi asupan gula dan karbohidrat.

Nah, itulah penjelasan mengenai hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya fungal acne atau jerawat jamur. Mulai dari lingkungan yang lembab, hingga pola makan tinggi karbohidrat. Sebab, berbagai hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan alami tubuh dalam mengendalikan pertumbuhan jamur pada kulit. 

Penting untuk mengetahui apa saja hal yang dapat memicu terjadinya fungal acne. Tujuannya tentu saja agar dapat mengantisipasi dan mengurangi risikonya.

Di samping itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit secara menyeluruh. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memenuhi asupan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin E.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa cek kebutuhan vitamin dan suplemen sesuai pilihanmu. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre berlama-lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. All About Fungal Acne: How to Identify and Treat
WebMD. Diakses pada 2021. What Is Fungal Acne?
Verywell health. Diakses pada 2021. What Is Fungal Acne?
Wexner Medical. Diakses pada 2021. What is fungal acne, or pityrosporum folliculitis?
Healthline. Diakses pada 2021. The 5 Best Oils for Your Skin