• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Manfaat Sawi untuk Kesehatan

Berbagai Manfaat Sawi untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Berbagai Manfaat Sawi untuk Kesehatan

“Setiap jenis sayuran memiliki manfaatnya sendiri. Begitu pula dengan sawi yang hadir dengan warna hijau dan putih. Sayuran yang berasal dari kawasan Himalaya sejak lebih dari 5.000 tahun silam ini dibudidayakan pertama kali di wilayah Sichuan, Tiongkok.”

Halodoc, Jakarta – Sayuran sawi punya beragam warna daun, tetapi lebih sering ditemui adalah berdaun hijau dan putih. Jenis sayuran ini bisa dikatakan sebagai salah satu makanan super karena memiliki kandungan gizi yang begitu tinggi. Tak berbeda dengan sayuran yang memiliki daun gelap lainnya, sawi memiliki kandungan serat, vitamin, fitonutrien, dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. 

Menikmati sayur sawi juga terbilang sangat mudah, lho. Kamu bisa memasaknya menjadi tumisan, sayuran berkuah, digoreng, menjadi campuran, atau bahkan diolah dengan cara diasinkan. Mau dikonsumsi dingin maupun hangat, sayuran ini juga tetap menawarkan kelezatan yang tidak tergantikan. 

Berbagai Manfaat Sawi untuk Kesehatan

Sayangnya, studi yang secara khusus menjelaskan tentang manfaat mengonsumsi sawi secara spesifik memang bisa dibilang masih begitu terbatas. Akan tetapi, kandungan nutrisi yang ditemukan pada sayuran satu ini telah terbukti sangat efektif untuk kesehatan. Apa saja? 

  • Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Konsumsi sayuran memang secara langsung baik untuk tubuh. Namun, sawi memberikan perlindungan tambahan terhadap organ jantung. Kandungan beta karoten dan flavonoid pada sayur ini telah dihubungkan dengan menurunnya risiko pengembangan dan kematian yang terjadi karena penyakit jantung, seperti yang disebutkan dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Clinical Nutrition ESPEN. Sementara itu, studi lain yang diterbitkan dalam JRSM Cardiovascular Disease menyebutkan, asupan sayuran hijau yang tinggi membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga 15 persen. 

Baca juga: 15 Buah dan Sayur yang Lebih Sehat Dimakan dengan Kulitnya

  • Mengandung Efek Antikanker

Tak hanya antioksidan, sawi juga mengandung senyawa glukosinolat yang dikaitkan dengan efek antikanker. Disebutkan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecules, senyawa glukosinolat terbukti mampu memberikan perlindungan terhadap sel dari kerusakan DNA dan membantu mencegah terbentuknya sel kanker.

  • Meringankan Gangguan Pernapasan

Sawi memiliki banyak vitamin dan mineral yang efektif dalam memerangi infeksi virus seperti pilek dan flu. Kandungan vitamin C pada sayuran ini juga diklaim mampu membantu meredakan peradangan karena sinus dan mengurangi risiko terserang penyakit asma. Lalu, sayur sawi juga berperan sebagai ekspektoran yang cukup efektif untuk membantu melegakan jalur pernapasan dengan cara mengeluarkan lendir. Tak heran jika sawi banyak digunakan sebagai pengobatan Ayurveda karena memberikan sensasi hangat. 

  • Membantu Mengobati Psoriasis

Psoriasis merupakan gangguan autoimun yang ditandai dengan inflamasi dan peradangan. Lesi yang terjadi karena masalah kesehatan ini bisa diobati dengan menggunakan sawi, lho!

Psoriasis adalah penyakit autoimun, inflamasi, kronis, dan peradangan. Lesi yang disebabkan oleh psoriasis dapat diobati dengan sawi. Sayur ini memberikan manfaat dengan cara memfasilitasi kerja atau stimulasi enzim, seperti katalase dan superoksida dismutase yang membantu meringankan peradangan dan rasa nyeri pada pengidap psoriasis. 

Baca juga: Jenis Sayuran Sehat yang Baik untuk Pengidap Diabetes

  • Detoksifikasi yang Baik

Tahukah kamu jika tubuh menumpuk racun dari makanan yang kamu konsumsi atau lingkungan yang kamu kunjungi? Inilah mengapa detoksifikasi sangat penting untuk membantu membersihkan racun dari dalam tubuh sehingga kesehatan hati dan saluran pencernaan pun tetap terjaga. 

Nah, sawi bisa menjadi salah satu agen detoks yang baik, lho! Ini karena kandungan antioksidannya yang bisa membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh melalui proses buang air besar. Pun, turunan klorofil dalam sayur ini juga membantu menetralkan bahan kimia dan logam berat dari tubuh. 

  • Menurunkan Kolesterol

Masih belum cukup, sawi juga memiliki senyawa yang berperan dalam mengikat empedu pada sistem pencernaan. Hal ini sangatlah penting karena bisa mencegah terjadinya reabsorbsi asam empedu dan berkaitan langsung dengan menurunnya kadar kolesterol dalam darah, seperti yang dijelaskan dalam jurnal Food Chemistry

Studi lain yang dipublikasikan dalam Nutrition Research mengungkapkan, mengolah sawi secara kukus secara signifikan mampu meningkatkan dampak pengikatan terhadap asam empedu. Ini artinya, mengonsumsi sawi yang diolah dengan cara dikukus lebih memberikan manfaat dalam menurunkan kolesterol darah, dibandingkan dengan metode lainnya. 

Baca juga: Kurang Konsumsi Buah dan Sayur, Ini Dampaknya pada Tubuh
Itu tadi beberapa manfaat mengonsumsi sawi yang bisa kamu dapatkan untuk kesehatan tubuhmu. Jangan panik kalau kamu merasakan adanya gejala yang tidak biasa pada tubuhmu, ya! Akses saja aplikasi Halodoc, buat janji di rumah sakit terdekat sekarang bisa lewat aplikasi Halodoc, lho! Segera download aplikasinya, ya!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi: 
Youngyo Kim and Youjin Je. 2017. Diakses pada 2021. Flavonoid intake and mortality from cardiovascular disease and all causes: A meta-analysis of prospective cohort studies. Clinical Nutrition ESPEN 20: 68-77.
Richard Lee P. 2016. Diakses pada 2021. The effect of green leafy and cruciferous vegetable intake on the incidence of cardiovascular disease: A meta-analysis. JRSM Cardiovascular Disease 5: 2048004016661435.
Prabhakaran Soundararajan and Jung Sun Kim. 2018. Diakses pada 2021. Anti-Carcinogenic Glucosinolates in Cruciferous Vegetables and Their Antagonistic Effects on Prevention of Cancers. Molecules 23(11): 2983.
Natural Food Series. Diakses pada 2021. 11 Amazing Health Benefits of Mustard Greens.
T.S. Kahlon, et al. 2007. Diakses pada 2021. In vitro binding of bile acids by spinach, kale, brussels sprouts, broccoli, mustard greens, green bell pepper, cabbage and collards. Food Chemistry 100(4): 1531-1536.
T.S. Kahlon, et al. 2008. Diakses pada 2021. Steam cooking significantly improves in vitro bile acid binding of collard greens, kale, mustard greens, broccoli, green bell pepper, and cabbage. Nutrition Research 28(6): 351-7.