• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbahayakah Darah Naik ke Selang Infus Tangan?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbahayakah Darah Naik ke Selang Infus Tangan?

Berbahayakah Darah Naik ke Selang Infus Tangan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Mei 2021
Berbahayakah Darah Naik ke Selang Infus Tangan?

Halodoc, Jakarta - Saat seseorang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, umumnya mereka mendapatkan infus tangan. Tujuan sendiri adalah untuk memberikan obat langsung pada pembuluh darah vena dalam bentuk cairan. Rute intravena dipilih jika obat tidak dapat diberikan melalui rute lain, seperti mulut atau bila perlu mencapai lokasi target dengan cepat seperti dalam keadaan darurat. 

Melalui infus tangan, obat dapat menjangkau seluruh bagian tubuh. Namun, pemakaiannya sangat perlu untuk diperhatikan. Tak jarang perawat rumah sakit yang sedang memeriksa satu-satu pasien di ruang rawat inap juga akan memeriksa kondisi infus tangan. Sebab, cukup sering terjadi darah naik ke selang infus. Apakah kondisi tersebut berbahaya? Cari tahu pembahasannya di sini.

Baca juga: Lama Rawat Inap Picu Acute Respiratory Distress Syndrome?

Apa yang Terjadi Jika Darah Naik ke Selang Infus Tangan?

Saat seorang pasien di rumah sakit banyak bergerak menggunakan tangannya, darah bisa keluar dari selang infus dan naik. Kebanyakan perawat juga meminta pasien untuk menghindari terlalu banyak gerak untuk mencegah kondisi ini. Jika darah yang naik sedikit, kondisi tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun, jika darah yang naik cukup banyak, ini bisa berbahaya. 

Apabila darah yang baik di selang infus tangan cukup banyak, dikhawatirkan ini bisa meningkatkan risiko terbentuknya blood clot atau pembekuan darah. Gumpalan darah ini dapat menghambat aliran cairan yang diberikan melalui selang infus. Asupan cairan yang diperoleh tubuh terhambat dan ini bisa menimbulkan dehidrasi atau tidak optimalnya pengobatan yang diberikan.

Parahnya, jika kondisi ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, darah pada selang infus tangan ini bisa menimbulkan reaksi infeksi. Kondisi ini sering disebut flebitis atau peradangan pembuluh darah.

Baca juga: Berapa Lama Waktu untuk Pemulihan Operasi Usus Buntu?

Penyebab Lain Darah Naik pada Selang Infus Tangan

Umumnya, darah pada selang infus ini akan naik setelah pasien melakukan aktivitas yang butuh gerakan tangan cukup banyak. Misalnya, saat pasien baru saja pergi ke toilet. Kondisi ini umumnya terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Penjepit pada selang infus tidak tertutup saat sedang melakukan aktivitas yang melibatkan pergerakan yang cukup banyak di daerah terpasangnya infus.
  • Selang infus yang tergulung atau terlipat.
  • Aliran cairan infus yang terlalu lambat, sehingga menimbulkan clot atau sumbatan.

Jadi, hindari gerakan-gerakan tangan yang bisa mengakibatkan darah naik ke selang infus. Seperti tidak melakukan gerakan yang berlebihan pada lokasi dipasangnya infus. Jika mungkin, pasanglah penjepit pada selang infus dan jangan sampai selang terbelit atau terlipat saat sedang bergerak. 

Jika terlanjur terjadi, segera laporkan kondisi tersebut kepada perawat supaya bisa segera ditangani dengan baik dan terhindar dari risiko penyumbatan atau bahkan infeksi. Perawat biasanya melakukan spooling, yaitu tindakan menyuntikkan cairan steril atau infus untuk melancarkan kembali infus. 

Namun, kamu juga dapat mencoba cara seperti memperbaiki posisi tangan terhadap infus supaya jangan terlalu tinggi dan terlalu jauh dari infus, serta menghindari menekuk dan menggerakkan tangan yang terinfus terlalu sering.

Baca juga: 3 Tes untuk Mendiagnosis Infeksi Ginjal

Nah, itulah penjelasan mengenai berbahayanya jika darah naik ke selang infus. Jaga selalu kesehatan tubuhmu dengan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, serta vitamin dan suplemen tambahan. Untuk membelinya, kamu bisa gunakan fitur “toko kesehatan” di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Infusion Therapy: What Is It, What Conditions Does It Treat?
New York Hand Surgery. Diakses pada 2021. Intravenous Drug Infusions.