• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbahayakah Gunakan Hand Sanitizer Sebelum Makan?

Berbahayakah Gunakan Hand Sanitizer Sebelum Makan?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Sejauh ini, pandemi COVID-19 masih belum mendapatkan kepastian kapan akan berakhir. Maka dari itu, setiap orang harus benar-benar menjaga diri agar tidak terserang penyakit tersebut. Proteksi yang dapat dilakukan antara lain menggunakan masker, menjaga jarak aman antar orang, dan memastikan tangan tetap bersih.

Untuk menjaga kebersihan tangan, kamu dapat rutin untuk mencucinya dengan air dan sabun atau cairan antiseptik. Saat ini, banyak orang menggunakan cairan antiseptik karena mudah dibawa dan praktis, yaitu hand sanitizer. Namun, bolehkah seseorang menggunakan antiseptik tersebut sebelum makan? Apakah ada dampak berbahaya akan hal tersebut? Berikut ulasannya!

Baca juga: Kesalahan Pakai Hand Sanitizer Gagal Usir Kuman

Adakah Bahaya dari Menggunakan Hand Sanitizer Sebelum Makan?

Hand sanitizer adalah salah satu cairan antiseptik yang merupakan desinfektan dengan kandungan minimal 60 persen alkohol. Memang, mencuci tangan dengan air hangat dan sabun adalah metode yang efektif untuk menghilangkan kotoran yang terlihat dan mengurangi jumlah kuman yang menempel di tangan. Meski begitu, kamu dapat menggunakan hand sanitizer jika air sulit untuk dijangkau atau butuh cara cepat untuk membersihkan tangan.

Jika tangan kamu terlihat kotor, cuci tangan dengan air dan sabun harus dilakukan. Setelah itu, pastikan tangan benar-benar kering dan menggunakan hand sanitizer sebagai tambahan untuk memastikan benar-benar tidak ada bakteri atau virus yang menempel. Kandungan alkohol dari cairan antiseptik tersebut dapat menguap dalam waktu kurang lebih 15 detik. Selain itu, anak-anak tetap dapat menggunakan hand sanitizer asalkan dengan pengawasan.

Namun, apakah bahaya dapat timbul saat menggunakan hand sanitizer sebelum makan? Dikutip dari Food Safety Network, menggunakan hand sanitizer sebelum makan terbilang aman untuk dilakukan. Di Kanada, pekerja industri makanan diizinkan untuk membersihkan tangan menggunakan cairan antiseptik tersebut yang telah disetujui. Pada industri jasa makanan, pembersih tangan ini paling memberi manfaat sebagai langkah desinfeksi tangan setelah mencuci tangan dengan sabun dan air.

Meski begitu, hal yang perlu dipastikan adalah jangan pernah meminum cairan hand sanitizer tersebut. Kasus ini kerap terjadi pada anak-anak kecil yang kemungkinan tertarik dengan aroma dan warna dari antiseptik tersebut. Dengan mengonsumsi sedikit saja cairan tersebut dapat menyebabkan keracunan alkohol pada anak-anak. Namun, jika hanya untuk makan atau menjilat ketika sudah kering, hal tersebut aman untuk dilakukan.

Meski begitu, alangkah lebih baiknya untuk mencuci tangan dengan sabun dan air. Cara ini adalah metode yang paling efektif untuk mengurangi jumlah kuman di tangan. Penggunaan hand sanitizer tidak membunuh semua kuman yang menempel di tangan. Cuci tangan dengan sabun dan air juga dapat membersihkan semua kotoran atau minyak yang tidak dapat diatasi oleh cairan antiseptik.

Apabila penggunaan dari hand sanitizer ini masih menimbulkan kebingungan, dokter dari Halodoc dapat membantu untuk memberikan penjelasan. Penggunaan fitur Chat atau Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc dapat memudahkan interaksi tersebut. Caranya hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan!

Baca juga: 5 Kesalahan Umum saat Menggunakan Hand Sanitizer

Hal yang Harus Diperhatikan saat Menggunakan Hand Sanitizer

Hand sanitizer mengandung kadar alkohol dengan minimal 60 persen agar ampuh membunuh segala zat merugikan yang menempel di tangan. Meski begitu, kandungan etanol dapat lebih baik untuk membunuh virus dibandingkan isopropanol. Walaupun keduanya tetap efektif untuk menghilangkan bakteri, jamur, dan virus. 

Selain itu, alkohol juga mudah terbakar pada konsentrasi yang terkandung di dalam pembersih tangan tersebut. Maka dari itu, cairan antiseptik ini diklasifikasikan sebagai bahan berbahaya dan harus dijauhkan dari suhu tinggi atau api. Hal ini juga harus diperhatikan jika kamu mempunyai kebiasaan merokok yang mungkin saja menyulut api sehingga membuat tangan terbakar.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Cuci Tangan atau Pakai Hand Sanitizer?

Itulah pembahasan mengenai dampak berbahaya yang mungkin timbul saat menggunakan hand sanitizer. Dengan mengetahui hal tersebut, kewaspadaan menjadi hal yang utama untuk diperhatikan, terutama pada orangtua yang memiliki anak kecil. Pastikan anak selalu menjauhi atau tidak bermain dengan cairan antiseptik tersebut.

Referensi:
FDA. Diakses pada 2020. Safely Using Hand Sanitizer.
Food Safety Network. Diakses pada 2020. What are alcohol hand sanitizers?