Berbahayakah Gurah untuk Pengidap Sinusitis Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Berbahayakah Gurah untuk Pengidap Sinusitis Kronis?

Halodoc, Jakarta – Gurah adalah metode pengobatan tradisional dengan cara meneteskan ramuan herbal ke hidung. Metode ini dilakukan untuk membersihkan lubang hidung dan tenggorokan. 

Walaupun untuk beberapa orang metode ini berhasil, tetapi butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat jangka panjang dan permanennya. Soalnya, diduga ada efek samping dari proses gurah, yaitu gejala anosmia. Gejala ini ditandai dengan banyaknya lendir yang keluar, sehingga mengeringkan pembuluh darah. Ingin tahu lebih lanjut mengenai gurah dan sinusitis, baca selengkapnya di sini!

Efek Samping Gurah

Anosmia ini bisa menyebabkan kehilangan kemampuan membau makanan. Mengingat kemungkinan efek samping yang diperoleh dari pengobatan ini, makanya disarankan untuk berkonsultasi pada dokter.

Kalau kamu butuh informasi lebih jelas mengenai hal ini, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk kamu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Lantas, bagaimana pengobatan sinusitis kronis dilakukan? Dokter akan berusaha mengobati sinusitis dengan tindakan konservatif jika memungkinkan. Ini berarti harus terlebih dahulu menentukan penyebab infeksi sinus kronis tersebut. Contohnya, termasuk:

Baca juga: Cegah Sinusitis Kronis dengan 9 Cara Ini

  1. Alergi.

  2. Infeksi.

  3. Gangguan peradangan.

  4. Kombinasi dari penyebab di atas.

Untuk mendiagnosis kondisi tersebut, dokter akan melakukan analisis dengan cara mendengarkan gejala, melakukan pengujian, termasuk menggunakan alat khusus untuk melihat kondisi hidung dan saluran sinus. Kemungkinan dokter akan melakukan tes pendukung lainnya untuk menentukan penyebabnya. 

Ada beberapa jenis perawatan yang dilakukan untuk menangani sinusitis kronis. Pengobatan tersebut adalah:

  1. Kortikosteroid Hidung

Semprotan hidung ini membantu mencegah dan mengobati peradangan. Contohnya, termasuk fluticasone, triamcinolone, budesonide, mometasone, dan beclomethasone. Jika semprotan tidak cukup efektif, dokter mungkin akan merekomendasikan membilasnya dengan larutan saline yang dicampur dengan tetes budesonide atau menggunakan kabut hidung dari larutan tersebut.

Baca juga: Gaya Hidup Bisa Sebabkan Sinusitis Kronis, Ini Penjelasannya

  1. Kortikosteroid Oral atau Injeksi

Obat-obatan ini digunakan untuk meredakan peradangan dari sinusitis parah, terutama jika kamu juga memiliki polip hidung. Kortikosteroid oral dapat menyebabkan efek samping yang serius ketika digunakan dalam jangka panjang, jadi pengobatan jenis ini hanya digunakan untuk mengobati gejala yang parah.

  1. Perawatan Desensitisasi Aspirin

Jika kamu memiliki reaksi terhadap aspirin yang menyebabkan sinusitis, maka akan diberikan dosis aspirin yang lebih besar untuk meningkatkan toleransi tersebut.

Sebenarnya gaya hidup dan pengobatan rumahan bisa dilakoni untuk meringankan gejala sinusitis kronis. Beberapa rekomendasinya adalah:

  1. Beristirahat

Ini dapat membantu tubuh melawan peradangan dan mempercepat pemulihan.

  1. Melembapkan Sinus 

Letakkan handuk di atas kepala saat kamu menghirup uap dari semangkuk air panas bersuhu sedang. Jaga agar uap agar tetap terarah ke wajah. Selain itu, kamu juga bisa mandi air panas, menghirup udara yang hangat dan lembap untuk membantu meringankan rasa sakit serta membantu mengeringkan lendir.

  1. Menerapkan Kebiasaan Sehat 

Mengambil langkah-langkah untuk menjaga saluran hidung tetap lembap dan tidak menghasilkan lendir berlebihan dapat membantu kamu terhindar dari infeksi sinus. Contoh kebiasaan sehat untuk berlatih meliputi:

  • Cuci tangan secara teratur, terutama setelah bersentuhan dengan orang lain yang menderita pilek atau penyakit lain.

  • Minum obat untuk mengendalikan alergi musiman. Contohnya, termasuk obat alergi yang dijual bebas, seperti loratadine (Claritin) atau cetirizine (Zyrtec).

  • Menahan diri dari merokok dan menghindari asap rokok sedapat mungkin.

  • Hindari paparan udara kering. Kamu dapat menghirup uap (seperti mandi) atau menggunakan pelembap udara untuk menjaga kelembapan udara di sekitar. Ini mencegah saluran hidung mengering.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Chronic sinusitis.
Healthline. Diakses pada 2019. How to Cure Chronic Sinus Infections Permanently.