Berbuka dengan Minum Kopi, Ini Bahayanya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Berbuka dengan Minum Kopi, Ini Bahayanya

Halodoc, Jakarta - Sebentar lagi Muslim di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, bulan yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Setelah berbulan-bulan lamanya, pola makan yang normal akan berubah menjadi hanya makan pada saat sahur dan berbuka puasa. Berbagai kebiasaan harus mulai diubah, supaya puasa yang dilakukan dapat maksimal dan bermanfaat bagi tubuh.

Salah satu kebiasaan yang harus diubah adalah meminum kopi. Banyak orang yang sudah ketergantungan terhadap kopi, sehingga mudah mengantuk apabila tidak meminumnya. Walau begitu, berbuka puasa dengan kopi bukanlah hal yang baik. Kandungan dari kopi tersebut dapat menyebabkan asam lambung meningkat dan berbahaya. Pasalnya selama berpuasa, lambung tidak mendapatkan asupan makanan.

Walau begitu, kandungan antioksidan pada kopi dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Kandungan tersebut dapat melindungi tubuh dari faktor-faktor eksternal dan internal yang berbahaya yang dapat menyebabkan radikal bebas masuk ke tubuh, sehingga meningkatkan kerusakan sel dan risiko tertular oleh penyakit.

Baca Juga: Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Cara Menyesuaikan Kebiasaan Minum Kopi Sebelum Bulan Puasa

Terdapat beberapa cara untuk menyesuaikan kebiasaan minum kopi sebelum bulan puasa datang. Hal tersebut dapat membuat kamu menghindari hal-hal yang terjadi karena ketergantungan pada kopi, seperti ketika minum kopi di pagi hari. Berikut adalah cara-cara mengubah kebiasaan minum kopi yang dapat kamu lakukan:

  1. Dua minggu sebelum Ramadan. Jika kamu minum 3 cangkir kopi sehari, mulailah dengan meminum satu cangkir di pagi hari dengan kopi tanpa kafein dan yang lainnya dengan kopi berkafein selama 2-3 hari pertama. Pada akhir minggu pertama, secara bertahap meningkat menjadi satu cangkir penuh tanpa kafein dan 2 cangkir berkafein.
  2. Satu minggu sebelum Ramadan. Secara bertahap cobalah untuk meminum 2 cangkir tanpa kafein dengan mengikuti metode sebelumnya, yaitu satu gelas tanpa kafein dan gelas lainnya berkafein hingga semua kopi yang diminum tanpa kafein. Pastikan untuk minum kopi berkafein dua jam setelah salat magrib untuk mempersiapkan diri menghadapi rutinitas Ramadan.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

Menikmati Kopi ketika Bulan Puasa

Saat berpuasa, terdapat beberapa waktu yang penting untuk mengonsumsi makanan dan minuman, yaitu saat berbuka, malam hari, dan saat sahur. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan ketika ingin meminum kopi saat bulan puasa, yaitu:

  1. Saat Berbuka Puasa

Hindari berbuka puasa dengan secangkir kopi, karena kafein akan menyebabkan pelepasan asam lambung saat perut kosong dan pada gilirannya akan melukai mukosa lambung kamu. Makanan ideal untuk berbuka puasa adalah 2-3 buah kurma, karena mereka akan memberikan kamu gula yang dibutuhkan tubuh, terutama otak.

Kamu dapat minum kopi dua jam setelah selesai makan berbuka puasa. Dengan cara ini, kamu akan memberikan banyak waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan kadar glukosa darahnya dengan buka puasa yang seimbang. Secangkir kopi akan berguna juga, karena itu mungkin juga membuat kamu tetap waspada apabila merasa mengantuk setelah berbuka puasa.

  1. Malam Hari

Jika kamu meminum kopi saat larut malam, cobalah satu cangkir tanpa kafein sebelum tidur. Kamu juga dapat memilih alternatif lain, seperti teh herbal jenis thyme atau chamomile yang sehat dan menenangkan.

  1. Saat Sahur

Jika kamu bangun untuk sahur sebelum imsak, kamu dapat menikmati secangkir kopi bersama dengan makanan seimbang. Hal ini akan membantu kamu tetap terjaga sepanjang hari puasa. Ingatlah bahwa asupan makanan yang seimbang dan sehat dan pengisian cairan yang cukup adalah kunci untuk memberikan kamu energi yang diperlukan tubuh. Selain itu, kopi adalah penambah yang dibutuhkan untuk meningkatkan konsentrasi.

Baca Juga: 6 Makanan Sehat yang Cocok untuk Sahur

Itulah pembahasan tentang bahaya berbuka dengan kopi. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal berbuka puasa yang baik, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!