Beredar Video Nata de Coco Plastik, Begini Penjelasan BPOM

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Beredar Video Nata de Coco Plastik, Begini Penjelasan BPOM

Halodoc, Jakarta – Beberapa waktu lalu, video eksperimen yang membuktikan nata de coco terbuat dari plastik viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menitan itu, seorang wanita mengambil sepotong nata de coco lalu menekannya di sela-sela tisu hingga semua cairannya keluar dan menyisakan lembaran tipis mengkilat. 

Lembaran yang tampak seperti plastik itu ia tarik-tarik, tetapi terlihat sangat alot dan tidak bisa tersobek. Sang wanita lalu mengatakan bahwa lembaran tipis itu adalah plastik, lantas mengimbau penonton videonya untuk tidak mengonsumsi nata de coco lagi. Hal ini sontak membuat video ini viral dan dibagikan oleh banyak pengguna Facebook dan Whatsapp.

Baca juga: 6 Makanan Berserat Terbaik untuk Kesehatan

Menanggapi viralnya video tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan klarifikasi dalam situs resminya. Dalam poin-poin klarifikasinya, BPOM menjelaskan bahwa nata de coco merupakan makanan yang terbuat dari air kelapa sebagai bahan baku utama. Dalam proses pengolahannya, nata de coco terbentuk dari jutaan benang serat selulosa yang berlapis-lapis. 

Benang serat selulosa tipis itu kerap disebut sebagai dietary fiber atau serat pangan, yang justru diperlukan untuk kesehatan pencernaan. Perlu diketahui bahwa lapisan benang serat tersebut dapat memerangkap cairan, sehingga ketika potongan nata de coco ditekan, cairan di dalamnya akan keluar dan menyisakan benang-benang serat yang menyerupai lembaran tipis. 

Nah, lembaran tipis itulah yang disebut-sebut sebagai lembaran plastik, berdasarkan informasi dari video yang tersebar di media sosial. Nata de coco sebenarnya memiliki tekstur yang lembut, kenyal, dan bisa digigit putus. Namun, jika cairannya ditekan keluar dan berkurang, nata de coco akan jadi sangat liat dan sulit untuk disobek, karena yang tertinggal adalah kumpulan benang-benang serat tipis.

Baca juga: Inilah Dampak Kurang Serat Pada Tubuh

BPOM juga mengimbau bahwa kualitas nata de coco yang baik ditandai dengan warna yang putih bersih, transparan, berstruktur kuat, tidak mudah hancur, tidak lengket, tidak bau asam, dan tidak mengandung kotoran. Dengan demikian, video eksperimen yang viral menyebut nata de coco adalah plastik bisa dikatakan adalah hoaks atau berita yang tidak benar.

Dalam poin klarifikasinya juga, BPOM mengajak masyarakat untuk bisa menjadi konsumen yang cerdas dan tidak mudah terpengaruh dengan berbagai isu yang beredar di media sosial semata. Selain mengecek label, izin edar, dan tanggal kadaluarsa pada kemasan makanan, kamu juga bisa bertanya pada dokter gizi di aplikasi Halodoc, tentang nilai gizi dari suatu makanan. Jadi, pastikan sudah download dan install aplikasinya di ponselmu, ya!

Tentang Serat Selulosa dalam Nata de Coco

Selulosa, yang terkandung dalam nata de coco, merupakan salah satu jenis serat tidak larut yang dibutuhkan oleh tubuh. Serat jenis ini secara alami ditemukan dalam kacang-kacangan, gandum utuh, biji-bijian, dan beras merah. Selulosa tergolong serat tidak larut karena tidak terikat dengan air atau berubah bentuk di saluran pencernaan. 

Berikut beberapa manfaat baik dari serat selulosa bagi tubuh:

1. Mencegah dan Mengatasi Sembelit

Karena tergolong serat tidak larut dan bentuknya tetap utuh di saluran pencernaan, selulosa dapat membantu mendorong zat-zat sisa untuk keluar dari saluran pencernaan. Itulah sebabnya serat jenis ini sangat baik untuk mencegah sekaligus mengurangi sembelit.

Baca juga: Perbanyak Serat, Ini Manfaat Konsumsi Buah dan Sayur Saat Puasa

2. Mencegah Divertikulitis

Perlu diketahui bahwa jenis serat tidak larut merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya penyakit divertikulitis. Penyakit ini merupakan kondisi ketika kantong divertikula di sepanjang dinding usus meradang dan membengkak. Penyakit ini umum terjadi pada orang yang kekurangan asupan serat.

3. Bantu Turunkan Berat Badan

Kabar baik bagi kamu yang sedang menjalani program diet untuk turunkan berat badan, karena nata de coco bisa merupakan salah satu makanan yang bisa bantu kamu. Sebab, kandungan kalorinya yang rendah dan kandungan seratnya yang tinggi membuat nata de coco bisa bantu turunkan berat badan. Namun, pastikan untuk tidak menambahkan pemanis ketika menyajikannya, ya.

Referensi:
Badan Pengawas Obat dan Makanan. Diakses pada 2019. PENJELASAN BADAN POM RI tentang Isu Nata De Coco.
WebMD. Diakses pada 2019. Types of Fiber and Their Health Benefits.
Livestrong. Diakses pada 2019. Why Do You Need Cellulose in Your Diet?