• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bersiap Arus Balik Mudik, Waspada Mengalami Sembelit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bersiap Arus Balik Mudik, Waspada Mengalami Sembelit

Bersiap Arus Balik Mudik, Waspada Mengalami Sembelit

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 09 Mei 2022

“Menghadapi kemacetan saat arus balik mudik pastinya membuat kamu tidak nyaman dan cenderung ingin menahan BAB saja. Menahan BAB ini justru bisa menyebabkan sembelit, sehingga kamu perlu mencegahnya dengan menerapkan pola makan sehat.”

Bersiap Arus Balik Mudik, Waspada Mengalami Sembelit

Halodoc, Jakarta – Sering menahan BAB bisa menyebabkan sembelit atau kesulitan buang air besar. Nah, kondisi ini bisa saja menimpa kamu ketika menghadapi kemacetan saat arus balik mudik lho. Menghadapi kemacetan saat arus balik mudik rasanya tidak bisa dihindari. Tetapi, sembelit tentu bisa kamu hindari dengan menerapkan kebiasaan dan pola makan sehat.

Masalahnya, hal-hal yang kamu lakukan saat lebaran bisa menjadi pemicu utama sembelit. Misalnya, konsumsi berbagai makanan  yang kurang serat, kurang aktif dan jarang berolahraga, hingga kelebihan berat badan. Lantas, pola makan seperti apa untuk mencegah terjadinya sembelit? Simak penjelasan berikut ini!

 Kenali Dulu Penyebab Utama Sembelit

Kata ahli, kondisi ini terjadi akibat tinja bergerak terlalu lambat dalam sistem pencernaan. Alhasil, makanan yang tertinggal terlalu lama membuat kolon (usus besar) menyerap air makin banyak, sehingga membuat tinja jadi keras dan kering. Lalu, apa saja sih yang bisa menyebabkan sembelit atau konstipasi?

Sebenarnya banyak hal yang bisa jadi biang keladinya. Namun, menurut ahli, pola makan yang buruk seperti kurang mengonsumsi serat atau minum, merupakan faktor yang sering menyebabkan sembelit. Selain itu, sering mengabaikan keinginan untuk buang air besar, kekurangan atau kelebihan berat badan, dan kurang aktif atau jarang berolahraga juga bisa memicu konstipasi.

Untungnya, banyak cara untuk mengatasi sembelit. Cara yang paling sering dianjurkan dokter tentu memperbaiki pola makan dan gaya hidup, terutama konsumsi serat lebih banyak. Kamu bisa kok mendapatkan asupan serat dari sayur, gandum, dan buah untuk melancarkan sistem pencernaan.

Selain harus mengonsumsi lebih banyak serat, kamu mesti memperbanyak asupan air putih untuk terhindar dari dehidrasi. Khasiatnya akan lebih baik lagi bila kamu juga meningkatkan frekuensi olahraga dan tidak mengabaikan keinginan untuk buang air besar.

Makanan untuk Mengatasi Sembelit

Ada lho beberapa jenis makanan yang katanya ampuh untuk mengatasi sembelit. Tentunya, makanan-makanan ini tinggi kandungan seratnya sehingga mampu melancarkan pencernaan. Berikut jenis-jenis makanan yang mampu mengatasi sembelit:

1. Buah kering

Kata ahli, buang kering banyak mengandung sorbitol atau gula alkohol. Meski banyak ahli yang lebih merekomendasikan untuk mengonsumsi buah segar, tapi dalam keadaan sembelit, buah kering bisa menjadi obat yang paling ampuh. Kok bisa? Ternyata sorbitol punya efek seperti pencahar, sehingga bisa membantu melancarkan pencernaan yang tersumbat.

2. Kacang Hijau

Berbeda dengan kacang-kacangan lainnya, kacang hijau memiliki serat tidak larut dan kandungan oligosakarida di dalamnya lebih sedikit. Oligosakarida ini merupakan sejenis gula yang susah dicerna. Nah, ketika bakteri di dalam perut kamu mencoba untuk menghancurkan mereka, perut akan menghasilkan gas dan menjadi kembung. Itulah sebabnya kacang hijau lebih bisa ditoleransi oleh pencernaan kamu.

3. Biji-bijian dan Gandum

Kedua makanan ini termasuk makanan yang baik bagi sistem pencernaan. Ada dua jenis serat (larut dan tidak larut) dan keduanya bisa membantu mengatasi sembelit. Serat tidak larut fungsinya untuk menjaga keteraturan kerja usus. Serat ini bisa kamu peroleh dalam biji-bijian, seperti gandum utuh. Sedangkan serat larut fungsinya untuk membantu melunakkan kotoran agar lebih mudah dikeluarkan.

4. Bayam dan sayuran hijau lainnya

Sayuran hijau seperti bayam, kubis Brussel, dan brokoli tidak hanya kaya serat tetapi juga sumber folat, vitamin C dan vitamin K. Makanan ini membantu menambah massa dan berat pada tinja, sehingga lebih mudah melewati usus.

 Jangan Lewatkan Air Putih

Ingat, hampir 70 persen dari tubuh kamu terdiri dari air. Kekurangan cairan pastinya bisa menimbulkan berbagai masalah pada tubuh, termasuk sembelit. Cara mencegah atau mengobati konstipasi tak cukup dengan serat kalau tidak dibarengi dengan konsumsi air. Tanpa air yang cukup, usus kamu akan menyerap air dari feses sehingga jadi keras dan sulit untuk mengeluarkannya.

Apabila cara-cara di atas belum cukup ampuh mengatasi sembelit, ada baiknya kamu memeriksakan diri saja ke dokter. Kamu bisa membuat janji rumah sakit terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc supaya lebih praktis. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. The 17 Best Foods to Relieve Constipation.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2022. Eating, Diet, & Nutrition for Constipation.
WebMD. Diakses pada 2022. Eat Healthy to Avoid Constipation.