• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Biar Tidak Bosan, Ini Variasi MPASI Unik untuk Si Kecil

Biar Tidak Bosan, Ini Variasi MPASI Unik untuk Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Biar Tidak Bosan, Ini Variasi MPASI Unik untuk Si Kecil

Halodoc, Jakarta – MPASI diberikan pada bayi yang sudah berusia di atas 6 bulan. Tujuan pemberian makanan pendamping ini adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil yang sudah tidak bisa didapatkan lagi hanya dari ASI. Bagi ibu, menentukan menu untuk dimakan setiap hari oleh sang buah hati mungkin tidak mudah. Belum lagi, bayi mungkin akan bosan jika hanya diberi makanan yang itu-itu saja. 

Namun jangan khawatir, ada beberapa variasi menu MPASI yang bisa dicoba. Tentunya, ibu tetap harus memperhatikan jenis makanan dan asupan nutrisi untuk anak. Waktu ideal pemberian MPASI adalah saat bayi tepat berusia 6 bulan, tapi ada kondisi tertentu yang memungkinkan bayi diberi MPASI pada usia 4-5 bulan, seperti berat badan bayi yang tidak kunjung naik, atau kondisi kesehatan lain.

Baca juga: Manfaat Alpukat sebagai MPASI untuk Bayi

Variasi Menu untuk MPASI 

Bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan disarankan untuk mendapat MPASI. Bukan tanpa alasan, tubuh anak pada usia 6 bulan disebut sudah sangat siap untuk mulai menerima asupan selain ASI, mulai dari kesiapan fisik, pencernaan, hingga motorik. Selain itu, pada usia 6 bulan bayi juga disebut sudah siap secara motorik untuk mulai makan. 

Pada usia ini, bayi sudah bisa menggenggam benda dengan tangan sendiri, dan sudah memiliki kontrol kepala. Dilihat dari kesiapan sistem pencernaan, organ lambung dan usus bayi dinilai baru siap untuk mencerna makanan pada usia tersebut. Sangat penting untuk memilih jenis makanan terbaik untuk diberikan sebagai MPASI anak. 

Ada beberapa variasi menu yang bisa dicoba, di antaranya: 

1.Bubur Nasi dan Sayuran 

Pada menu ini, ibu bisa membuat variasi makanan dengan nasi dan sayur. Pertama, buatlah bubur encer dari beras putih. Sebagai tambahan, coba masukkan sayuran seperti sayur sawi rebus serta daging ayam yang sudah diblender halus. Kemudian, masak bubur sampai matang dan berikan pada bayi dalam porsi secukupnya. Ibu juga bisa mencoba mencampur nasi dengan wortel dan daging sapi yang dihaluskan. 

2.Kentang dan Daging 

Selain nasi, MPASI juga bisa dibuat dengan menghaluskan kentang. Ibu bisa mencampur sayuran seperti brokoli dan daging untuk menambah variasi. Namun, pastikan MPASI yang diberikan memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna oleh bayi. 

Baca juga: Ingin Beri MPASI Ikuti Dulu Tips Ini

3.Sup Kacang-kacangan 

Bayi juga bisa dikenalkan dengan jenis makanan kacang-kacangan, bahkan sejak berusia 6 bulan. Salah satu menu yang bisa dicoba adalah sup kacang merah. Biar lebih aman dan tidak mengganggu pencernaan Si Kecil, pastikan sup sudah dimasak dengan baik dan kacang merah dihaluskan dengan benar. Ibu bisa mencampurkan sup kacang merah dengan nasi, daging, dan sayur-sayuran kemudian blender sampai halus. Ibu juga bisa mencoba menu sup lainnya, seperti sup krim kentang dan jagung. 

4.Puree Buah 

Selain sayuran, bayi juga disarankan untuk mengonsumsi buah. Namun, sebaiknya hindari memberikan buah dalam bentuk potongan besar dan padat. Jika bayi masih berusia di bawah 9 bulan, biasakan untuk membuat buah dengan tekstur lumat alis puree atau dibuat dengan cara dihaluskan dengan blender. 

Baca juga: Resep MPASI untuk Bayi Usia 12-18 Bulan

Bingung menyiapkan MPASI pertama untuk Si Kecil? Tanya dokter di Aplikasi Halodoc saja! Ibu bisa membicarakan seputar menu MPASI melalui Video/Voice Call atau Chat. Dapatkan tips dan rekomendasi menu terbaik dari dokter tepercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play. 

Referensi:
IDAI. Diakses pada 2020. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI).
HEAS. Diakses pada 2020. Menu planning guidelines for long day care.
Verywell. Diakses pada 2020. Healthy Sample Meal Plan for Toddlers.
Pinnacle Health. Diakses pada 2020. Baby Food: A Guide for Making It at Home.