• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bikin Kaget, Ini Efek Samping Kehamilan

Bikin Kaget, Ini Efek Samping Kehamilan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Terjadi sebuah proses yang ajaib dan menarik dalam tubuh seorang wanita yang sedang hamil. Munculnya tanda-tanda kehidupan janin yang semakin lama semakin berkembang, membuat hormon ibu pun mengalami sejumlah perubahan. Akibatnya, ibu akan mengalami hal-hal berikut selama proses kehamilan. Agar ibu tidak kaget, ketahui dulu beberapa efek samping kehamilan yang akan ibu hadapi.

Efek samping kehamilan berikut ini akan muncul baik pada kehamilan pertama maupun kehamilan-kehamilan selanjutnya. Bukan tanpa sebab, biasanya efek samping kehamilan ini dipicu karena hormon ibu yang berubah.

1.  Mual dan Muntah
Dikenal juga dengan istilah populernya yaitu morning sickness, karena rasa mual dan muntah-muntah biasanya terjadi di pagi hari, tapi bisa juga berlanjut hingga sepanjang hari. Efek samping ini adalah yang paling umum dan wajar dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Morning sickness disebakan karena adanya perubahan kadar hormone human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen. Selain itu, ibu hamil juga menjadi lebih sensitif terhadap bau-bau tertentu, sehingga mudah merasa mual dan muntah-muntah.

2.  Keputihan
Ibu hamil juga akan sering mengalami keputihan dan mengeluarkan cairan vagina yang cukup banyak. Hal itu wajar terjadi, karena pada saat hamil, kadar hormon estrogen ibu meningkat dan darah yang mengalir ke vagina juga menyebabkan ibu mengalami keputihan.

3.   Sering Ingin Buang Air Kecil
Bersiaplah untuk sering-sering pergi ke toilet ya selama masa kehamilan. Karena darah di dalam tubuh ibu hamil akan meningkat dan menyebabkan banyaknya cairan mengalir ke ginjal. Cairan ginjal tersebut akan dikeluarkan dalam bentuk urin, sehingga ibu hamil lebih sering ingin buang air kecil.

4.  Berat Badan Melonjak Drastis
Kehamilan secara otomatis akan membuat napsu makan ibu bertambah, karena selain untuk diri sendiri, ibu juga perlu mencukupi asupan bagi bayi dalam kandungan. Namun, berat badan ibu yang bertambah juga menandakan bahwa jaringan tubuh bayi, cairan ketuban dan kebutuhan pendukung lain sedang berkembang. Wanita dengan berat badan ideal umumnya akan mengalami total kenaikan berat badan sekitar 11-16 kilogram.

5.  Sering Ingin Buang Gas
Hormon progesteron menyebabkan jaringan otot polos dalam tubuh ibu hamil, termasuk saluran pernapasan menjadi lebih rileks. Hal itu membuat pencernaan menjadi lambat sehingga memungkinkan lebih banyak nutrisi masuk ke bayi dalam kandungan. Namun, karena pencernaan melambat, perut ibu menjadi kembung dan menghasilkan banyak gas, sehingga membuat ibu sering ingin buang gas.

6.  Kaki Bengkak
Jangan kaget jika saat hamil, kaki ibu menjadi bengkak. Hal itu disebabkan karena cairan ketuban yang berlebih pada tubuh ibu menumpuk, yang disebut dengan edema. Biasanya ibu yang mengandung anak kembar yang sering mengalami edema. Selain itu, pertumbuhan rahim juga dapat menyebabkan pembuluh darah bagian bawah tertekan, sehingga akibatnya darah yang mengalir ke kaki jadi melambat. Akhirnya kaki ibu pun mengalami kebengkakan.    

7.  Perut Menjadi Gatal
Bagian perut yang jadi terasa gatal wajar dialami oleh ibu hamil. Peregangan kulit karena kehamilan dan perubahan hormon menjadi penyebab timbulnya rasa gatal tersebut. Walaupun tidak berbahaya, tapi rasa gatal bisa mengganggu aktivitas ibu sehari-hari. Untuk mengatasinya, ibu bisa mengoleskan pelembap atau bedak.


Jika ibu mengalami keluhan yang sangat mengganggu selama kehamilan, jangan sepelekan dan segera hubungi dokter. Kini, ibu hamil tidak perlu repot-repot lagi keluar rumah untuk meminta saran kesehatan kepada dokter. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat mendiskusikan masalah kesehatan yang dialami kepada dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin di Halodoc. Caranya sangat mudah, tinggal order dan pesanan akan diantarkan dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.