• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Bikin Telapak Kaki Sakit, Ini Cara Atasi Mata Ikan

Sering Bikin Telapak Kaki Sakit, Ini Cara Atasi Mata Ikan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan muncul rasa sakit di kaki, salah satunya penyakit kulit seperti mata ikan. Risiko munculnya penyakit ini menjadi lebih tinggi pada orang yang tidak menjaga kebersihan kaki, kurang merawat kaki, serta sering tidak menggunakan alas kaki alias sepatu saat beraktivitas di luar ruangan.

Nyatanya, mengenakan sepatu atau sandal yang nyaman bisa melindungi kaki dan mencegah terjadinya berbagai penyakit kulit yang dapat menyerang bagian kaki, salah satunya mata ikan. Mata ikan atau clavus adalah penebalan kulit akibat adanya tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Meskipun sering terjadi pada bagian kaki, tetapi kondisi mata ikan bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh telapak tangan, jari tangan atau kaki, bahkan wajah. Bagaimana cara mengatasinya? Berikut jawabannya.

Baca juga: Sering Dianggap Sama, Apa Beda Kapalan dan Mata Ikan? 

Mengenal Mata Ikan dan Cara Mengatasinya

Mata ikan berbentuk bulat, memiliki bagian tengah yang keras, dan dikelilingi oleh kulit yang meradang. Penebalan yang berlebihan pada kondisi mata ikan juga dapat menyebabkan rasa nyeri. Pada dasarnya, mata ikan bukan penyakit serius, tetapi sebaiknya tidak diabaikan. Rasa nyeri yang muncul dari kondisi ini nyatanya bisa mengganggu aktivitas harian dan membuat tidak nyaman.

Jika dilihat dari penyebabnya, mata ikan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu mata ikan yang muncul karena virus dan mata ikan yang terjadi karena gesekan. Mata ikan yang disebabkan oleh virus muncul pada bagian tumit maupun area penopang kaki lainnya. Tekanan yang terjadi juga menyebabkan benjolan tumbuh ke dalam. Sedangkan mata ikan yang disebabkan karena gesekan muncul pada bagian area kaki yang tidak kuat menahan berat. seperti bagian atas, samping, atau antara jari kaki.

Baca juga: Hati-Hati Pilih Alas Kaki agar tak Kena Mata Ikan

Ada bebagai faktor yang bisa menyebabkan muncul gesekan yang berujung pada mata ikan, di antaranya:

  • Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman

Penggunaan sepatu yang terlalu sempit memicu terjadinya tekanan berlebih pada beberapa bagian kaki. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar juga dapat menyebabkan gesekan berulang pada kaki bagian dalam. Perhatikan juga jika ada benda dalam sepatu karena dapat mengakibatkan gesekan yang berakibat mata ikan.

  • Tidak Mengenakan Kaus Kaki

Sering tidak menggunakan kaus kaki saat memakai sepatu juga meningkatkan faktor seseorang mengalami mata ikan.

Cara Mengatasi Mata Ikan

Untuk memastikan kondisi ini, dokter melakukan beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan fisik dan juga foto rontgen. Ada beberapa pengobatan yang digunakan oleh dokter untuk mengatasi kondisi mata ikan, seperti:

  1. Menipiskan Lapisan Kulit yang Tebal

Prosedur ini dilakukan oleh dokter untuk mengurangi rasa nyeri serta membentuk ulang kulit yang sudah menebal karena gesekan yang berlebih.

  1. Penggunaan Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan bisa digunakan untuk mengobati masalah mata ikan. Biasanya obat mata ikan mengandung asam salisilat yang dapat melunakan dan mengangkat kulit yang mati. 

  1. Operasi

Tindakan operasi dapat digunakan untuk mengatasi masalah mata ikan. Tindakan ini digunakan untuk memperbaiki struktur tulang pada bagian kaki, sehingga meminimalkan gesekan.

  1. Terapi Kekebalan Tubuh

Metode ini menggunakan obat-obatan yang akan membantu tubuh untuk melawan virus penyebab mata ikan. Mengatasi mata ikan juga dilakukan dengan selalu mengenakan alas kaki yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Mata Ikan, Enggak Terlihat tapi Ganggu Kaki Melangkah

Penanganan yang tepat meminimalisir risiko, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter terbaik di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui aplikasi Halodoc kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
NHS. Diakses pada 2020. Corns and Calluses.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Corns and Calluses.
Web MD.Diakses pada 2020. Calluses and Corns.