Bila Rasakan 8 Gejala Ini, Segera Hentikan Olahraga

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bila Rasakan 8 Gejala Ini, Segera Hentikan Olahraga

Halodoc, Jakarta - Selain dapat membuat tubuh menjadi bugar dan fit, olahraga juga berperan besar dalam peningkatan hormon endorfin yang dapat memicu rasa bahagia. Meski sangat bermanfaat bagi tubuh, kamu juga perlu tahu kapan saatnya untuk berhenti berolahraga. Terutama saat gejala-gejala berikut mulai kamu rasakan.

1. Sesak Napas

Berolahraga memang dapat membuat napas agak tersengal, imbas meningkatnya detak jantung seiring gerakan yang dilakukan. Namun, jika kamu mulai merasa kesulitan bernapas dan terasa sesak, itu berarti ada yang salah dengan tubuhmu. Apalagi jika sebelumnya kamu tidak pernah merasa seperti itu.

Cobalah untuk berhenti melakukan olahraga yang biasa kamu lakukan, atau ganti jenis olahraga yang cenderung ringan. Jika gejala sesak napas berlanjut, memeriksakan diri ke dokter merupakan langkah yang perlu dilakukan.

2. Nyeri Dada

Seperti disebutkan tadi, berolahraga normalnya memang dapat membuat detak jantung meningkat. Lalu, bagaimana jika meningkatnya detak jantung itu disertai rasa tidak nyaman dan nyeri pada area dada? Tentu saja itu merupakan sinyal dari tubuh bahwa kamu harus menghentikan olahraga yang kamu lakukan. Detak jantung yang tidak beraturan dan rasa tidak nyaman di dada itu kemungkinan disebabkan oleh adanya fibrilasi atrium, yaitu kondisi tidak beraturannya detak jantung.

3. Pusing

Pernah tiba-tiba merasa pusing saat berolahraga? Pusing merupakan suatu gejala dari berbagai macam jenis penyakit. Tidak perlu langsung panik. Pada sebagian besar kasus pusing saat berolahraga disebabkan oleh dehidrasi dan kekurangan nutrisi. Jika merasa pusing saat berolahraga, segeralah berhenti lalu beri tubuh asupan cairan dan makanan yang mengandung banyak protein.

Namun, jika pusing yang dialami disertai dengan keringat berlebih, hingga pingsan, kamu perlu segera mendapat bantuan medis. Sebab, bisa jadi itu merupakan sinyal dari tubuh, bahwa ada gangguan kesehatan yang kamu alami.

4. Nyeri Punggung

Nyeri pada bagian punggung dapat berarti banyak hal. Pada kasus yang sederhana, nyeri punggung dapat berarti bahwa kamu terlalu banyak melakukan olahraga yang melibatkan otot-otot pada area punggung. Sebaiknya, cobalah untuk beristirahat dan menghindari gerakan-gerakan yang dapat memicu rasa sakit pada area tersebut, untuk mempercepat penyembuhan.

5. Bengkak atau Nyeri Sendi

Nyeri otot ringan mungkin menjadi hal yang biasa dialami oleh orang yang banyak berolahraga, terutama olahraga yang berintensitas tinggi. Namun, jika nyeri itu menyerang bagian sendi dan menimbulkan pembengkakan, kamu tidak boleh mengabaikannya. Pada beberapa kasus, nyeri sendi yang dialami akibat berolahraga terlalu berat dapat menimbulkan kerusakan saraf serius yang akan berujung pada ranjang operasi.

6. Gegar Otak

Cedera pada bagian kepala saat melakukan olahraga berpotensi menyebabkan terjadinya gegar otak. Hingga dinyatakan pulih total, sebaiknya hentikan dahulu rutinitas olahragamu jika mengalami gegar otak. Sebab, jika kamu memaksakan untuk tetap berolahraga, potensi kerusakan otak akan meningkat.

Nah, jika kamu mengalami gejala-gejala yang telah dibahas tadi ketika berolahraga, sebaiknya kamu segera berhenti dari olahraga yang kamu lakukan, ya. Jika kamu mengalami gejala atau gangguan kesehatan lain usai berolahraga, jangan ragu untuk gunakan fitur Contact Doctor pada aplikasi Halodoc. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat secara online, kapan dan di mana saja, hanya dengan men-download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Google Play Store.

Baca juga: