• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Binge Eating Bukan Sekadar Nafsu Makan, Tetapi Psikologis

Binge Eating Bukan Sekadar Nafsu Makan, Tetapi Psikologis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Terkadang, kamu pasti tidak tahan untuk mengonsumsi banyak makanan yang disebabkan rasanya yang nikmat. Walau begitu, kamu tetap harus mengendalikan nafsu makan tersebut untuk kebaikan diri sendiri. Hal tersebut karena mungkin saja menyebabkan kamu mengalami peningkatan berat badan.

Ternyata, terdapat gangguan yang menyebabkan seseorang kesulitan untuk mengontrol nafsu makannya sehingga pola makannya terbilang rakus. Kelainan tersebut disebut juga dengan binge eating. Lalu, apakah penyebab gangguan ini bukan nafsu makan melainkan faktor psikologis? Berikut pembahasan lengkapnya!

Baca juga: 4 Terapi Pengobatan untuk Atasi Binge Eating Disorder

Penyebab Binge Eating Adalah Faktor Psikologis atau Nafsu Makan?

Kamu pasti mengetahui beberapa orang yang memang mempunyai pola makan yang banyak. Namun, tahukah kamu apabila orang tersebut mungkin mengidap gangguan yang membuatnya makan berlebihan dan di luar kendali, serta tidak dapat berhenti? Hal tersebut disebut dengan gangguan binge eating.

Kelainan ini terjadi ketika kamu makan dalam jumlah yang banyak dan kesulitan untuk berhenti dan merasa tertekan selama dan setelah makan. Selain itu, kamu juga mungkin akan timbul perasaan bersalah, malu, hingga depresi setelahnya. Padahal, memang gangguan ini butuh penanganan profesional.

Gangguan binge eating umumnya terjadi pada akhir masa remaja hingga momen awal saat dewasa. Ketika terjadi, kamu dapat makan bahkan ketika tidak lapar dan terus-menerus makan walaupun telah merasa kenyang. Kamu makan terlalu cepat, sehingga tidak ingat apa saja yang sudah dimakan.

Lalu, apakah binge eating disebabkan oleh nafsu makan atau faktor psikologis? Ternyata, gangguan ini bukan disebabkan oleh nafsu makan melainkan disebabkan oleh penyebab lainnya. Salah satunya adalah disebabkan oleh faktor psikologis. Kamu mungkin mengalami masalah pada kontrol impuls dan pengelolaan terhadap ekspresi yang menyangkut perasaan. Berikut beberapa faktor psikologis yang dapat menyebabkannya:

  1. Depresi

Salah satu hal dari faktor psikologis yang dapat menyebabkan gangguan binge eating adalah depresi. Ternyata, tekanan yang terjadi dapat membuat kamu mengalami peningkatan keinginan terhadap makan. Disebutkan sekitar separuh orang yang pernah mengalami gangguan makan tersebut disebabkan oleh depresi dan sebaliknya.

Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan binge eating, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Kamu juga dapat melakukan pemesanan online untuk pemeriksaan psikologis di beberapa rumah sakit yang berafiliasi dengan Halodoc.

Baca juga: Perlu Tahu, Tanda-Tanda Mengidap Binge Eating Disorder

  1. Stres dan Kecemasan

Beberapa orang yang mengalami kelainan binge eating disebabkan oleh perasaan stres dan cemas yang berlebihan. Kamu mungkin mengalami suatu hal yang besar sehingga benar-benar merasa terbebani. Memang, orang yang sedang merasa stres atau cemas akan makan lebih banyak, jika sudah mengalami binge eating, berarti tekanan yang terjadi sudah parah.

  1. Tingkat Percaya Diri yang Rendah

Kamu juga dapat mengalami gangguan binge eating yang disebabkan oleh faktor psikologis. Salah satu penyebabnya adalah tingkat kepercayaan diri yang rendah. Beberapa orang yang melihat dirinya terlalu kurus akan berusaha keras untuk menambah bobot tubuhnya, sehingga gangguan makan tersebut dapat terjadi.

Kamu mungkin membandingkan diri kamu dengan orang lain, sehingga mengalami citra tubuh yang negatif. Ketika kamu merasa diri kamu lebih rendah, maka binge eating mempunyai kemungkinan lebih besar untuk terjadi. Bahkan, setelah kamu makan terlalu banyak, perasaan bersalah mungkin saja timbul.

Baca juga: Bagaimana Mengenali Binge Eating Disorder?

Walaupun kamu melihat gangguan ini terbilang suram, banyak orang yang dapat pulih dari kelainan yang menyebabkan makan terlalu banyak. Umumnya, dokter akan memberitahu kamu tentang efek tidak sehat yang dapat timbul serta melakukan evaluasi terhadap makanan yang kamu konsumsi.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2019. Why Am I Binge Eating?
Helpguide.org. Diakses pada 2019. Binge Eating Disorder