• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Anak-Anak Alami Insomnia?

Bisakah Anak-Anak Alami Insomnia?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu bahwa anak-anak juga rentan alami gangguan tidur seperti insomnia layaknya orang dewasa? Ya, gangguan tidur semacam ini bisa anak alami, namun kadang keluhannya juga bisa seperti bangun terlalu dini. Pada anak, keluhan insomnia umumnya dikaitkan dengan perasaan tidur non-restoratif dan gangguan fungsi siang hari.

Insomnia dapat diklasifikasikan berdasarkan durasi (jangka pendek atau panjang), tingkat keparahan, dan frekuensi masalah. Insomnia jangka pendek pada anak dapat terjadi hanya beberapa hari hingga beberapa minggu dan disebabkan oleh faktor-faktor yang biasanya akan dengan mudah berlalu seperti penyakit atau efek obat.

Sementara insomnia jangka panjang terjadi 3 kali seminggu selama sebulan atau lebih dan mungkin disebabkan oleh faktor-faktor ketika orangtua perlu memeriksakannya dengan dokter untuk mendapatkan bantuan. Terkadang, insomnia pada anak tidak ada alasan yang jelas sama sekali. Pada anak-anak, resistensi waktu tidur dan ketergantungan pada orangtua untuk memulai tidur juga dianggap sebagai bentuk insomnia dengan penyebabnya adalah perilaku anak tersebut. 

Baca juga: Susah Tidur Siang, Bujuk Si Kecil dengan Cara Ini 

Gejala Anak Alami Insomnia

Ada beberapa gejala yang terjadi saat anak alami insomnia, antara lain: 

  • Masalah tidur - sulit tidur atau tetap tidur atau bangun terlalu pagi;
  • Sering mengantuk di siang hari;
  • Masalah di sekolah atau kurang disiplin;
  • Sensitif atau perubahan suasana hati;
  • Depresi;
  • Hiperaktif;
  • Berkurangnya rentang perhatian;
  • Masalah memori;
  • Membuat kesalahan atau mengalami kecelakaan.

Jika anak mengalami kondisi di atas, diskusikan dengan dokter di Halodoc mengenai tips untuk mengatasi insomnia pada anak. Penting juga untuk mengetahui penyebab insomnia pada anak sehingga dokter akan lebih mudah memberikan saran yang cocok untuk diterapkan pada anak. 

Baca juga: Orang Tua Perlu Kenali 4 Kebiasaan Tidur Bayi

Penyebab Insomnia pada Anak-Anak 

Ada beberapa kemungkinan penyebab insomnia, termasuk:

  • Stres

Seperti orang dewasa, anak-anak juga bisa alami stres. Jadi jangan ragu untuk menunjukkan perhatian pada kehidupan anak dan membangun kepercayaan sehingga mereka merasa nyaman berbagi kekhawatiran mereka denganmu. Tanyakan bagaimana keadaan di sekolah. Apakah anak diganggu oleh seseorang? Apakah ada masalah dengan orang lain atau suatu hal? Anak-anak lebih mudah khawatir daripada yang kamu pikirkan dan kekhawatiran itu bisa berujung pada stres dan insomnia. 

  • Penggunaan Kafein atau Stimulan Lain

Ingatlah bahwa minuman ringan bisa mengandung kafein. Nikotin dan alkohol juga bisa mengganggu anak untuk bisa tidur.

  • Efek Samping Obat

Misalnya, obat-obatan yang digunakan untuk mengobati gangguan perhatian defisit hiperaktif, antidepresan, kortikosteroid, dan antikonvulsan dapat menyebabkan insomnia.

  • Gangguan Medis, Kejiwaan, dan Gangguan Tidur Lainnya

Asma malam hari yang tidak terkontrol, hidung tersumbat akibat alergi,, atau kulit gatal akibat eksim dapat mengganggu tidur anak. Jika kondisi ini kronis, mereka dapat dengan mudah diabaikan sampai mereka menyala. Pastikan kesehatan fisik anak diperiksa sebagai kemungkinan penyebab insomnia.

Gangguan tidur seperti apnea tidur obstruktif (berhubungan dengan mendengkur) dan sindrom kaki gelisah dapat mengganggu tidur anak juga. Gangguan perkembangan saraf, seperti autisme, keterbelakangan mental, dan sindrom Asperger, juga bisa menjadi penyebab insomnia.

  • Faktor Lingkungan

Kebisingan, panas, dingin, dan kondisi cahaya di kamar tidur dapat mengganggu tidur. Pastikan tempat tidur dan kasur nyaman dan kamar tidur diatur untuk mengurangi gangguan lingkungan. Orangtua juga harus membatasi penggunaan alat elektronik atau gadget di kamar tidur.

Baca juga: Awas, Kebiasaan Ayah dan Ibu Ini Bisa Ganggu Tidur Bayi

Itulah beberapa penyebab insomnia pada anak yang perlu orangtua pahami, Jika masih memiliki pertanyaan terkait hal ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Referensi:
Boston Children's Hospital. Diakses pada 2020. Insomnia in Children.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Insomnia in Children.
Help Guide. Diakses pada 2020. Childhood Insomnia and Sleep Problems.