• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Kompetisi Tingkatkan Kemampuan Anak?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Kompetisi Tingkatkan Kemampuan Anak?

Bisakah Kompetisi Tingkatkan Kemampuan Anak?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 Agustus 2022

“Kompetisi yang sehat tidak hanya bisa meningkatkan kemampuan anak dalam bidang yang diperlombakan, tapi juga memungkinkan anak belajar keterampilan yang penting dalam hidup. Misalnya, belajar bersosialisasi, bekerja sama, dan mengontrol emosi yang baik.”

Bisakah Kompetisi Tingkatkan Kemampuan Anak?Bisakah Kompetisi Tingkatkan Kemampuan Anak?

Halodoc, Jakarta – Perayaan hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus biasanya diwarnai dengan berbagai macam perlombaan, seperti tarik tambang, panjat pinang, dan lain-lain. Selain seru, kompetisi seperti ini secara tidak langsung juga bisa meningkatkan kemampuan anak-anak, loh.

Bukan hanya pada tanggal 17 Agustus saja, anak-anak, terutama yang sudah bersekolah, pasti akan menghadapi berbagai macam kompetisi dalam hidupnya. Mulai dari kompetisi menjadi juara kelas, lomba matematika atau mata pelajaran lainnya, lomba renang, dan masih banyak lagi. 

Nah, ajang kompetisi seperti itu sebenarnya bisa menjadi kesempatan baik untuk mendorong anak melatih dan mengasah diri semaksimal mungkin, sehingga bisa memberikan yang terbaik. 

Yuk, simak lebih lanjut manfaat kompetisi untuk meningkatkan kemampuan anak di sini.

Manfaat Kompetisi untuk Anak

Mungkin tidak semua orang tua setuju bahwa kompetisi baik untuk perkembangan anak. Pasalnya, persaingan untuk mendapatkan gelar yang terbaik sering kali hanya membuat anak stres. Belum lagi bila ia tidak berhasil memenangkan kompetisi. Si Kecil bisa merasa sedih, kecewa atau bahkan rendah diri ketika menghadapi kekalahan.

Namun, menurut pakar perkembangan anak, sedikit kompetisi yang sehat bisa berdampak baik untuk anak-anak. Selain meningkatkan kemampuan mereka di bidang yang diperlombakan, aktivitas kompetitif juga bisa membantu anak mengembangkan keterampilan penting yang sangat berguna ketika mereka dewasa nanti. Contohnya seperti belajar bersikap sportif, mengembangkan empati, dan keuletan.

Berikut beberapa manfaat kompetisi untuk perkembangan kemampuan anak:

1. Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi Anak

Kompetisi tidak selalu tentang persaingan, tapi juga bisa memungkinkan anak untuk mempelajari keterampilan sosial dan integrasi. Menurut pakar neuropsikolog pediatrik, anak-anak yang terlibat dalam kompetisi memperoleh keterampilan sosial yang penting melalui interaksi dengan anak-anak lain. Di samping itu, ia juga mempelajari nilai kerja keras dan mengembangkan harga diri dan efikasi diri.

2. Mendorong Anak untuk Semangat Belajar atau Berlatih

Mendorong anak untuk mengikuti ajang perlombaan atau kompetisi tertentu juga baik untuk meningkatkan kemampuan anak. Pasalnya, lingkungan yang kompetitif mungkin bisa membuat anak termotivasi, atau menjadi lebih semangat untuk belajar dan berlatih sehingga bisa memberikan yang terbaik. Apalagi bila diiming-imingi oleh hadiah yang akan mereka dapatkan bila memenangkan perlombaan.

3. Belajar Bekerja Sama

Di era media sosial yang semakin berpengaruh ini, waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain secara langsung semakin berkurang. Individualisme juga sudah menjadi ciri khas banyak orang pada masa kini. 

Namun, kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama, adalah keterampilan yang penting untuk dikembangkan dalam kehidupan. 

Nah, kompetisi memungkinkan Si Kecil untuk belajar bagaimana untuk menjadi pemain dalam tim. Menurut pakar, banyak perlombaan kooperatif yang mengajarkan anak-anak untuk memecahkan masalah sebagai sebuah tim, dan membantu mereka mempelajari keterampilan untuk bekerja untuk kebaikan bersama kelompok.

4. Belajar Mengontrol Emosi

Dengan arahan yang tepat, kompetisi bisa mendorong anak-anak untuk merefleksikan perilaku mereka saat di bawah situasi yang intens secara emosional. Dan hal itu bisa mengembangkan kecerdasan emosional yang kuat pada anak. Kontrol dan kompetensi saling berkaitan. Ketika anak bisa mengendalikan emosi dengan baik, kecenderungannya untuk bekerja keras dan mengambil tantangan baru untuk belajar akan meningkat. 

5. Meningkatkan Kreativitas

Untuk memenangkan perlombaan, seringkali dibutuhkan pemikiran yang out of the box. Kompetisi mendorong anak-anak untuk menantang batasan mereka, dan mencoba hal-hal baru yang meningkatkan kreativitas, serta keterampilan memecahkan masalah.

Tips Mendorong Anak untuk Persaingan Sehat

Namun, agar anak bisa bersaing secara sehat dan mendapatkan manfaat-manfaat kompetisi di atas, dukungan dan bimbingan dari orangtua penting. Ingatkan anak bahwa prestasi atau pencapaian tidak selalu didapatkan dari memenangkan perlombaan, tapi juga bisa dengan menetapkan tujuan tertentu yang mereka inginkan dan mencapainya.

Ayah dan ibu bisa hadir dan memberi semangat pada anak di ajang perlombaan yang diikutinya. Ingatkan mereka pula bahwa  tidak apa-apa bila dirinya kalah, selama mereka sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil, pastikan ibu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya. Bila Si Kecil sakit, tidak usah panik. Gunakan saja aplikasi Halodoc untuk tanya dokter dan minta saran kesehatan yang tepat dari ahlinya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2022. Why Competition Is Good for Kids (and How to Keep It That Way).
Aut Millenium. Diakses pada 2022. 5 Reasons Why Competition is Good (and bad) for your Child