• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Tinggi Fundus Tentukan Kondisi Bayi dalam Kandungan?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Tinggi Fundus Tentukan Kondisi Bayi dalam Kandungan?

Bisakah Tinggi Fundus Tentukan Kondisi Bayi dalam Kandungan?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 16 Agustus 2022

“Fundus adalah bagian puncak dari rahim ibu ketika sedang berada pada masa kehamilan. Ukuran tinggi fundus hanya memberikan prediksi bahwa tumbuh kembang janin stabil.”

Bisakah Tinggi Fundus Tentukan Kondisi Bayi dalam Kandungan?Bisakah Tinggi Fundus Tentukan Kondisi Bayi dalam Kandungan?

Halodoc, Jakarta – Fundus adalah bagian puncak dari rahim ibu saat sedang berada dalam masa kehamilan. Tinggi fundus sendiri mengacu pada ukuran tinggi janin yang dapat ditentukan dari bagian luar perut, dengan memakai ruas jari atau satuan sentimeter.

Pentingnya Pengukuran Tinggi Fundus

Pengukuran fundus dilakukan mulai dari tulang kemaluan bagian atas dan dan diukur secara berkala, selama masa kehamilan guna menentukan kondisi pertumbuhan janin. Adapun fungsi mengukur tinggi fundus secara umum adalah:

  • Membantu dokter menentukan dugaan terhadap usia kehamilan secara normal.
  • Acuan dokter dalam membuat grafik tinggi fundus seiring waktu. Gunanya yaitu memastikan bahwa berat badan ibu dan pertumbuhan bayi tetap stabil. 
  • Pengukuran ini juga membantu mengetahui besar pertumbuhan janin. 

Pentingnya pengukuran tinggi fundus membuat para peneliti akhirnya menciptakan formula perhitungan tinggi fundus dalam skala internasional, seperti disebutkan dalam British Medical Journal. Tujuannya yaitu membantu membuat perkiraan usia kehamilan sekaligus ukuran janin lebih optimal. 

Akan tetapi, perhitungannya tidak selalu memberikan hasil yang akurat. Selain itu, beberapa ibu hamil juga bisa memiliki bentuk dan ukuran perut yang lebih besar dibandingkan dengan ibu lain.

Berapa Tinggi Fundus yang Normal saat Kehamilan?

Tinggi fundus umumnya akan semakin bertambah seiring dengan usia kehamilan ibu. Seringnya terlihat pada usia 20 minggu kehamilan. Misalnya, ketika ibu memasuki usia kehamilan sekitar 27 minggu, maka tinggi fundus berada pada kisaran 27 sentimeter.

Sederhananya, fungsi fundus adalah guna mengetahui berapa usia kehamilan selain dari hari tanggal menstruasi dan pemeriksaan dengan USG. Setelah memasuki usia kehamilan 35 minggu atau lebih, tingginya bisa sekitar 30 sampai 33 sentimeter.

Jika tinggi fundus lebih dari usia kehamilan, dokter mungkin akan mencurigai apakah ibu mengalami kehamilan kembar, kehamilan yang tidak normal, atau ada indikasi tumor jinak maupun miom pada bagian panggul rahim.

Selain itu, tinggi fundus yang tidak bertambah juga dapat mengindikasikan bahwa janin tidak mengalami pertumbuhan maupun perkembangan yang baik. Bisa juga disebabkan karena ibu mengalami pecah air ketuban. 

Melakukan pengukuran terhadap tinggi fundus membantu memberikan perkiraan bahwa janin mengalami pertumbuhan yang stabil. 

Namun, tetap saja ibu perlu melakukan pemeriksaan USG. Lebih mudah jika ibu memanfaatkan Layanan Janji Medis di aplikasi Halodoc, aplikasinya sudah tersedia dan ibu download Halodoc melalui Play Store dan App Store.

Apa yang Menyebabkan Tinggi Fundus Kurang atau Berlebih?

Saat hasil pengukuran tinggi fundus tidak sama dengan usia kandungan, pastinya terdapat berbagai faktor yang mendasarinya. Baik saat hasil pengukurannya terlalu tinggi atau pendek. 

Hasil pengukuran tinggi fundus yang berlebih bisa terjadi karena faktor berikut:

  • Genetik. Ibu atau ayah bisa jadi membawa gen besar atau tinggi dalam keluarga yang diwariskan pada janin.
  • Berat badan naik. Apabila ibu mengalami kenaikan berat badan baik selama maupun sebelum hamil, bukan tidak mungkin akan terjadi pertambahan berat janin. 
  • Diabetes. Apabila ibu mengidap diabetes gestasional atau jenis diabetes lainnya, besar kemungkinan ukuran bayi bisa lebih besar, sehingga berdampak pada tinggi fundus abnormal.

Terkadang, hasil pengukuran tinggi fundus juga bisa lebih pendek dari normal dan pastinya tidak sama dengan usia kehamilan. Hal ini mungkin terjadi karena beberapa faktor berikut:

  • Usia kehamilan yang tidak tepat. Bisa jadi kehamilan muncul lebih lambat dari usia dugaan. 
  • Ukuran janin yang memang lebih kecil. 
  • Tipe tubuh yang tidak menampilkan perut yang mengakibatkan tinggi fundus sulit diukur.

Akan tetapi, kekhawatiran dokter biasanya terjadi apabila tinggi fundus lebih kecil atau tidak terjadi pertambahan berat janin. Sebab, kondisi tersebut bisa berdampak pada bayi lahir dengan berat badan rendah.

Inilah mengapa, ibu harus terus memeriksakan kehamilan secara rutin dan menjaga pola makan dan pola hidup sehat selama kehamilan. 

Referensi:
British Medical Journal. Diakses pada 2022. International standards for symphysis-fundal height based on serial measurements from the Fetal Growth Longitudinal Study of the INTERGROWTH-21st Project: prospective cohort study in eight countries.
NIH. National Cancer Institute. Diakses pada 2022. fundus.
Mayo Clinic. Pregnancy Week by Week. Diakses pada 2022. What’s the significance of a fundal height measurement?