4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai
KECANTIKAN 28 July 2017

Halodoc, Jakarta - Selain untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil pada bagian tubuh tertentu, kulit juga berfungsi untuk mengeluarkan segala kotoran dan zat sisa yang dibuang oleh tubuh melalui keringat yang keluar dari pori-pori pada kulit. Lapisan terluar dari tubuh ini merupakan organ terbesar dari sistem tubuh manusia yang “bertugas” untuk melapisi organ di dalam tubuh manusia.

Untuk menjaga kesehatan kulit dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan serta melakukan perawatan kulit secara teratur. Kulit yang sehat pun lebih indah dipandang mata dibandingkan kulit yang terlihat kusam dan tidak sehat.

Bagian terluar dari tubuh ini sebenarnya rentan terhadap penyakit kulit. Kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit kulit secara umum adalah adanya paparan bakteri, kuman, virus dan alergi serta berbagai faktor lainnya. Dan perlu diketahui bahwa tak hanya orang dewasa, namun anak-anak pun berpotensi terkena penyakit kulit.

Seringkali dianggap remeh, sebenarnya penyakit kulit memiliki potensi berbahaya apabila tidak diatasi dengan tepat. Ini karena penyakit kulit biasanya menyebar di beberapa bagian tubuh sehingga memperarah kondisinya. Nah berikut ini adalah 4 jenis pernyakit kulit berbahaya apabila tidak diberi penanganan yang tepat.

1.  Hemangioma
Jenis penyakit kulit hemangioma terjadi ketika jaringan darah yang abnormal menyebabkan pertumbuhan daging atau kulit yang bukan merupakan kanker. Umumnya, hemangioma ini muncul di lapisan organ dalam manusia, misalnya hati.

Hemangioma dikelompokkan dalam jenis tumor pembuluh darah. Kadang-kadang hemangioma juga dapat membuat kulit menjadi terlihat biru atau ungu apabila muncul di lapisan kulit yang lebih dalam. Selain hati, hemangioma biasanya muncul di kulit kepala, punggung, dada atau wajah. Namun begitu, sebenarnya penyakit ini bisa muncul di bagian tubuh lainnya juga.

Apabila hemangioma bisa terjadi pada anak sejak lahir, gejalanya akan muncul setelah anak-anak berusia beberapa bulan.

2.  Bisul
Tentu kamu sudah sering mendengar mengenai jenis penyakit kulit yang saru ini. Namun sayangnya masih banyak yang masih bingung untuk memberikan penanganan tepat terhadap bisul.

Bisul ditandai dengan benjolan yang muncul dari dalam kulit dan disertai rasa nyeri, berwarna kemerahan, dan berisi nanah akibat infeksi bakteri. Perlu diketahui bahwa infeksi ini terjadi akibat bakteri yang masuk ke pori-pori kulit kemudian menginfeksi akar rambut (folikel rambut).

3.  Cold Sore (Herpes Simplex Virus)
Penyakit yang satu ini juga dikenal dengan sebutan labiliasis yakni kondisi saat muncul lepuhan atau luka yang terasa sakit pada bagian mulut atau bibir. Umumnya, penyakit kulit yang satu ini akan bisa sembuh dalam waktu dua sampai tiga minggu meski tidak mendapatkan perawatan intens dari dokter.

Cold sore lebih sering diidap oleh anak-anak dengan dibarengi gejala pusing, mual serta gejala lain yang mirip dengan flu. Apabila terkena cold sore, gejala berat yang dirasakan adalah kesulitan menelan dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Yang perlu diwaspadai dari cold sore adalah ini merupakan salah satu penyakit kulit yang menular dari pengidapnya ke orang yang sehat. Penularan dapat terjadi melalui air liur atau saliva dan kontak fisik dengan membran mukosa atau pada bagian kulit yang terbuka. Untuk menularkan kondisi ini, seseorang tidak selalu memperlihatkan ciri-ciri berupa adanya luka.

4. Selulitis
Selulitis merupakan gangguan kesehatan kulit karena infeksi umum di bagian kulit dan jaringan lunak yang berada dibawah kulit. Infeksi ini terjadi saat bakteri mulai menyebar di bagian bawah kulit sehingga menyebabkan infeksi dan inflamasi (peradangan).

Semua orang berisiko mengalami selulitis, khususnya bagi orang yang memiliki riwayat sakit kulit atau memiliki masalah kesehatan. Beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan selulitis adalah diabetes, hepatitis, dan mengidap gangguan kulit seperti eksim dan psoriasis.

5.  Kutil
Meski banyak yang sudah mengetahui jenis penyakit kulit ini namun belum banyak yang sadar bahwa kutil merupakan sejenis tumor jinak yang menyerang kulit. Kondisi ini dapat menular pada orang lain atau diri sendiri apabila bagian kulit bersentuhan dengan kulit yang terinfeksi.

Umumnya, gangguan kulit yang satu ini dapat menghilang dalam beberapa bulan, namun tak jarang juga terjadi bertahun-tahun. Untuk itu, menggunakan barang-barang pribadi seperti handuk, pakaian, pisau cukur dan sebagainya dapat meningkatkan risiko orang yang sehat terkena kutil yang menular.


Atasi masalah kesehatan kulit dengan bicara langsung pada ahlinya. Kamu bicara langsung dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat. Hubungi dokter spesialis kulit pilihan dengan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Chat, Video Call, dan Voice Call. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang melalui App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

KEHAMILAN

20 July 2018

Banyak yang bilang kalau makan terong saat hamil itu enggak boleh. Padahal, seorang ahli gizi menyebutkan, mak...

Selengkapnya

KEHAMILAN

20 July 2018

Mengonsumsi mangga saat hamil ada manfaat dan risikonya. Simak penjelasan tentang manfaat dan risiko makan man...

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

20 July 2018

Oatmeal bukan sekadar untuk diet, tapi menyehatkan. Berikut adalah lima manfaat oatmeal yang perlu diketahui....

Selengkapnya