Klitoris vs Mr P, Perbedaan dan Persamaannya

perbedaan klitoris dan penis
SEKS 02 July 2018

Halodoc, Jakarta – Wanita dan pria memiliki organ intim yang berbeda. Pada wanita, bagian tersebut bernama Miss V alias vagina. Pada dasarnya, Miss V memiliki sejumlah lapisan dan bagian, salah satu yang cukup penting dan sangat berperan dalam memicu orgasme dikenal dengan klitoris.

Sementara, organ reproduksi pada pria diberi nama Mr P alias penis. Bagian tubuh ini memiliki dua peran utama, yaitu sebagai organ seksual dan jalan keluar urine dari dalam tubuh. Mr P juga terdiri dari beberapa bagian. Untuk hubungan intim, baik klitoris maupun Mr P memiliki peran seksual yang hampir sama. Apa saja, sih?

Baca juga: Ini Perbedaan Pria Disunat dan Tidak dari Segi Kesehatan

 

  • Kemiripan Struktur Anatomis

 

Klitoris pada wanita memiliki ukuran seperti kacang polong. Meski kecil, apalagi jika dibandingkan dengan Mr P, ternyata keduanya memiliki struktur anatomis yang mirip. Jika dilihat dari asalnya, sebenarnya secara embriologis, klitoris dan penis berasal dari struktur yang sama.

Kemudian, pada wanita bagian tersebut berkembang menjadi klitoris, dan pada pria berkembang menjadi penis. Organ intim ini sama-sama memiliki ribuan saraf. Banyaknya jumlah saraf ini menjadikan klitoris sangat sensitif dan peka terhadap rangsangan.

 

  • Sama-Sama bisa Ereksi

 

Ereksi pada pria adalah hal yang wajar. Hal ini terjadi karena adanya perubahan aliran darah dalam organ tersebut. Yaitu, saat sedang terangsang, saraf membuat pembuluh darah dalam penis mengalami pelebaran. Nah, ternyata ereksi juga bisa terjadi pada klitoris, lho!

Fakta ini nyatanya tidak banyak diketahui orang. Organ intim wanita ini ternyata memiliki lipatan kulit yang disebut preputium. Bagian ini benar-benar memiliki kemiripan dengan kulup pada penis, fungsinya pun sama: menutupi ujung klitoris. Saat mendapatkan stimulasi, bagian tersebut akan mengalami ereksi. Tapi karena ukurannya kecil, perubahan pada klitoris tidak terlalu kelihatan.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Miss V Juga Butuh Perhatian Khusus

 

  • Berperan Penting dalam Hubungan Intim

 

Klitoris dan Mr P merupakan kunci untuk dalam hubungan intim. Maksudnya, untuk mencapai kepuasan dalam hubungan intim, kedua bagian tersebutlah yang paling berperan. Dalam penetrasi, penis dan klitoris adalah bagian yang menjadi “senjata” menemukan kepuasan.

Kendati demikian, ternyata klitoris memiliki sensitivitas yang lebih tinggi ketimbang Mr P. Sebab, hanya dengan sedikit rangsangan bisa membuat wanita mendapat kepuasan. Karena itu, wanita disebut dapat mencapai orgasme bahkan tanpa melakukan penetrasi.

 

  • Punya Rahasia soal Ukuran

 

Salah satu rahasia yang disimpan kedua organ ini adalah soal ukuran. Bukan lagi rahasia umum. Mr P memiliki ukuran yang berbeda saat berada dalam keadaan normal dan saat ereksi. Rata-rata pria dewasa memiliki ukuran 8-9 cm pada keadaan normal, dan 12-14,5 cm saat sedang ereksi.

Kondisi tersebut ternyata juga dimiliki klitoris. Meski terlihat kecil, sebenarnya klitoris masih memiliki bagian lain yang bisa memanjang. Klitoris bisa memanjang hingga jaringan di atas dan sekitar bukaan vagina, hingga sepanjang 9 cm.

Baca juga: Begini Cara Ketahui Kondisi Kesehatan Mr. P Pasanganmu

Wah, fakta yang menarik bukan? Menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi nyatanya adalah hal yang penting. Kalau menemukan masalah seputar bagian ini, segera konsultasikan pada dokter. Atau sampaikan keluhan awal lewat aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi beli obat dan tips menjaga hidup sehat. Ayo, download sekarang di App Store dan Google Play!


Rekomendasi Artikel

SEKS

17 July 2018

Perasaan cinta memang bisa menciptakan ‘pertempuran’ hormon di dalam tubuh, terutama otak. Namun, benarkah pe...

Selengkapnya

KEHAMILAN

17 July 2018

Umumnya pada kehamilan 36 minggu kepala bayi sudah berada di bawah, bukannya berada dalam posisi sungsang. Lal...

Selengkapnya

IBU & ANAK

17 July 2018

1000 kehidupan ini dimulai dari fase kehamilan (270) hari hingga Si Kecil berusia dua tahun (730) hari. Lalu, ...

Selengkapnya