Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 Terancam Wabah Norovirus

Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 Terancam Wabah Norovirus?
OLAHRAGA 09 February 2018

Halodoc, Jakarta – Gelaran pesta olahraga musim dingin terbesar siap digelar di Korea Selatan. Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 resmi dibuka hari ini dan dihadiri oleh 95 negara yang berpartisipasi dengan 15 cabang olahraga untuk memperebutkan 100 medali.

Olimpiade Musim Dingin PyeongChang atau dikenal juga dengan nama Olimpiade Musim Dingin XXIII akan digelar mulai 9-25 Februari 2018. Pesta olahraga ini akan diadakan 3 lokasi yang terkenal dengan sejarah, budaya dan wisata Korea, yaitu PyeongChang, Gangneung, dan Jeongseon di Provinsi Gangwon, Republik Korea.

Pesta Olahraga VS Wabah Norovirus

Sayangnya, di tengah kemeriahan pesta olahraga musim dingin ini, muncul kabar tentang merebaknya wabah norovirus di lokasi tempat diadakannya olimpiade. Dilansir dari Korea Herald, ditemukan 128 kasus norovirus dan 42 kasus diantaranya diidap oleh petugas keamanan sipil. Data ini diambil dari Korean Center for Disease Control and Prevention.

Hingga saat ini langkah penanganan yang dilakukan adalah dengan mengkarantina para pengidap. Serta melakukan pemeriksaan terhadap 1.200 orang staf olimpiade. Karenanya, pihak olimpiade pun menyiagakan 900 anggota militer untuk menggantikan para staf yang saat ini dikarantina dan menjalani pemeriksaan.

Untuk pencegahan penyebaran wabah di olimpiade, pihak komite menyebarkan berbagai informasi untuk menjaga kebersihan diri. Mulai dari menggunakan hand sanitizer serta mencuci tangan, bersin ke arah samping, lebih pilih fist bumps daripada hand shake, dan menggunakan masker.

Kenal Lebih Dekat dengan Wabah Norovirus

Lalu, apa sebenarnya norovirus itu? Norovirus awalnya dinamakan “Norwalk Virus” karena dilaporkan pertama kali mewabah di Norwalk, Ohio tahun 1968.  Virus ini merupakan jenis virus yang menyerang saluran pencernaan. Jika terkena virus ini, maka pengidapnya akan mengalami demam, sakit kepala, mual, muntah, kram perut, dan diare. Biasanya, orang dengan infeksi norovirus akan mengalami gejala dalam waktu 24-48 jam setelah paparan terjadi. Gejala norovirus dapat berlangsung beberapa hari, tetapi kebanyakan orang dapat sembuh sepenuhnya tanpa pengobatan.

Norovirus sangat mudah menular, karena virus ini dapat ditularkan hanya dengan makan makanan atau minum air yang terkontaminasi dengan norovirus. Selain itu, penularan pun bisa terjadi melalui kontak fisik seperti berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi norovirus. Umumnya, norovirus akan menyebar di lingkungan tertutup dan padat, seperti restoran, rumah sakit, panti jompo, dan kapal.

Cara Atasi Norovirus

Untuk mencegah penularan norovirus, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • Cuci pakaian dan seprai yang sudah kotor dan keringkan.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum makan, setelah menggunakan toilet, menyentuh hewan, dan berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi norovirus.
  • Rutin membersihkan rumah, termasuk perabotan di rumah kamu agar norovirus tidak bersarang di sana.
  • Bersihkan buah-buahan dan sayuran sebelum kamu memakannya.
  • Jika kamu positif terinfeksi norovirus, tinggal di rumah dan perbanyak minum cairan untuk menghindari dehidrasi. Kamu juga perlu menghindari kontak dengan orang lain sementara waktu, serta hindari menyajikan makanan untuk orang lain setidaknya 2 hari setelah kondisi membaik.

Seperti telah disebutkan, sebagian besar infeksi norovirus akan hilang dalam waktu beberapa hari setelah paparan. Namun ada baiknya jika kamu berbicara dengan dokter, terutama jika kamu merasakan gejala mual, muntah, dan diare setelah makan, minum, atau kontak dengan orang yang terinfeksi norovirus. Kamu bisa memanfaatkan fitur contact doctor di aplikasi Halodoc. Melalui fitur tersebut, kamu bisa bicara dengan dokter melalui Chat, Video/Voice Call kapan saja dan dimana saja.

Selain bicara dengan dokter, kamu juga bisa membeli vitamin, obat, atau produk kesehatan di Halodoc, lho. Kamu hanya tinggal pesan lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Melalui fitur Lab Service, kamu juga bisa cek kadar kolesterol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain. Kamu tinggal tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan  Google Play.


Rekomendasi Artikel

SEKS

23 May 2018

Orang yang insecure memiliki kecenderungan untuk merendahkan diri sendiri. Cara pandang seperti ini tak hanya ...

Selengkapnya

OLAHRAGA

22 May 2018

Untuk beberapa orang, olahraga justru bikin ngantuk. Cari tahu penyebab ngantuk setelah olahraga di sini, yuk....

Selengkapnya

KEHAMILAN

22 May 2018

Ibu hamil boleh kok bila ingin menjalankan puasa. Tapi agar puasa ibu hamil dapat berjalan tanpa kendala, perh...

Selengkapnya