Bolehkah Anjing Diberi Makan Es Krim?

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   27 November 2020
Bolehkah Anjing Diberi Makan Es Krim?Bolehkah Anjing Diberi Makan Es Krim?

Halodoc, Jakarta - Es krim merupakan makanan dingin dan manis yang bukan hanya disukai oleh manusia, tetapi juga anjing. Kebanyakan orang makan es krim saat cuaca panas untuk menurunkan suhu tubuh, anjing pun akan merasakan hal yang sama. Namun, tidak sedikit orang yang bertanya apakah anjing diperbolehkan untuk makan es krim. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, baca ulasan berikut ini!

Anjing Sebaiknya Tidak Makan Es Krim

Beberapa pemilik anjing kerap memberikan sesuatu yang sedang dikonsumsinya pada hewan peliharaannya karena merasa harus merasakannya juga. Salah satu makanan yang umumnya diberikan adalah es krim. Namun, tahukah kamu jika anjing tidak diperbolehkan untuk makan es krim. Masalah yang berhubungan dengan pencernaan dapat terjadi akibat kandungan di dalamnya. Berikut ini beberapa gangguan tersebut:

1. Tidak Dapat Mencerna Susu

Masalah pertama yang membuat anjing sebaiknya tidak makan es krim adalah tubuh anjing tidak dirancang untuk mencerna susu setelah disapih. Es krim adalah makanan yang terbuat dari susu sehingga dengan memberikannya pada anjing dapat menyebabkan beberapa gangguan, seperti perut kembung dan penuh gas, sembelit, diare, hingga mengalami muntah. Anjing mungkin terlihat baik-baik saja, tetapi di dalam tubuhnya bisa saja ternyata timbul gangguan pencernaan.

Baca juga: Cara Mengetahui Anjing Peliharaan sedang Mengalami Sakit

2. Kandungan Gula yang Tinggi

Masalah kedua yang dapat terjadi saat anjing makan es krim adalah kandungan gula yang terlalu banyak. Jika kamu memberi makanan tersebut pada hewan peliharaan, penambahan berat badan dapat terjadi yang dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Selain itu, cobalah untuk memikirkan kalori yang didapatkan dari gula yang ada pada es krim dapat membuat hewan mengalami obesitas.

3. Mengandung Bahan Beracun untuk Anjing

Beberapa es krim mengandung xylitol, yaitu pemanis yang dapat membahayakan saat dikonsumsi oleh anjing. Selain itu, hal yang menyebabkan anjing tidak boleh makan es krim lainnya adalah beberapa rasa yang ada pada makanan dingin tersebut. Contohnya, rasa cokelat yang dapat menjadi racun bagi anjing karena tubuhnya tidak dapat memproses kandungan yang ada pada rasa tersebut secara efisien, seperti theobromine

Biasanya cokelat digabungkan dengan kacang yang juga membahayakan hewan peliharaan. Selain kacang, kismis juga tidak boleh dikonsumsi oleh anjing, terutama yang masih kecil atau puppy.

Baca juga: Ketahui 6 Fakta Ilmiah tentang Anjing Peliharaan

Memang bukan bahaya yang besar jika diberikan dalam jumlah kecil sebagai camilan. Namun, jika anjing tersebut mengalami masalah terkait obesitas, diabetes, alergi, atau intoleransi produk susu, maka es krim dapat menjadi masalah yang besar. Jika kamu memiliki pilihan lain sebagai camilan anjing, cobalah untuk menghindari konsumsi es krim yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Salah satu makanan yang cocok untuk meredakan suhu tubuh yang terlalu panas adalah yoghurt beku. Makanan ini dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena hasil fermentasi dan kandungan laktosanya lebih sedikit dan lebih mudah dicerna anjing. Namun, pastikan yoghurt yang diberikan minim atau tanpa gula. Namun, kamu tetap harus memperhatikan dampak buruk yang akan terjadi karena tidak semua anjing dapat mentolerir kandungan dari yoghurt.

Baca juga: Ketahui 7 Penyakit yang Rentan Dialami oleh Anak Anjing

Jika kamu masih memiliki pertanyaan terkait makanan apa saja yang dilarang untuk diberikan pada anjing, dokter hewan dari Halodoc siap membantu untuk memberikan saran yang terbaik untuk hewan peliharaanmu. Caranya mudah, hanya dengan download aplikasi Halodoc, kamu dapat menikmati fitur baru dari layanan kesehatan nomor satu di Indonesia ini!

Referensi:
American Kennel Club. Diakses pada 2020. Can Dogs Eat Ice Cream?
Hills Pet. Diakses pada 2020. Dogs & Ice Cream: The Scoop on Why You Should Avoid It.


Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan