• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkah Orang yang Alami Gejala Flu Ringan Divaksin COVID-19?

Bolehkah Orang yang Alami Gejala Flu Ringan Divaksin COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bolehkah Orang yang Alami Gejala Flu Ringan Divaksin COVID-19?

“Kini untuk mendapatkan vaksin COVID-19, kamu bisa mendapatkannya di banyak tempat. Namun, pastikan kamu tetap sehat saat hendak vaksin. Bahkan jika kamu sedang mengalami flu yang sangat ringan, vaksin sebaiknya dijadwalkan ulang untuk meminimalisir risiko.”

Halodoc, Jakarta – Semenjak golongan prioritas mendapatkan vaksin COVID-19, kini setiap orang sudah dapat dengan mudah untuk mendapatkan dua dosis vaksin tersebut. Apalagi di Jakarta yang merupakan area dengan kasus tertinggi, telah menjadikannya daerah yang menerima jatah vaksin yang juga cukup banyak.

Namun, hingga kini masih banyak yang belum paham benar syarat-syarat untuk vaksin COVID-19. Salah satunya apakah diperbolehkan menerima vaksin saat sedang mengalami gejala flu ringan. Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Ketahui Ini Golongan yang Tidak Bisa Divaksin COVID-19

Vaksin Saat Sedang Mengalami Gejala Flu

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, orang yang sedang mengalami gejala flu tidak disarankan untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19. Bahkan alangkah lebih baik jika mereka istirahat saja dan tidak datang ke lokasi vaksin. 

Mereka wajib menundanya, meski gejala flu sangat ringan. Penundaan ini bukan berarti ketika sedang flu kemudian menerima vaksin, maka risiko efek samping yang akan dirasakan semakin besar. Namun, menurut ahli, apabila seseorang sedang mengalami gejala penyakit pernapasan bagian atas, seperti flu atau pilek, dikhawatirkan mereka ini sebenarnya sedang terkena COVID-19. Maka dari itu, sebaiknya menunda dahulu untuk menerima vaksin.

Sejauh ini memang tidak ada bukti bahwa penyakit akut dapat mengurangi kemanjuran vaksin, atau meningkatkan efek samping vaksin. Sementara itu, ahli penyakit menular di University at Buffalo, John Sellick, lebih menyarankan untuk melakukan tes COVID-19 terlebih dahulu sebelum divaksinasi, terutama jika kamu sedang mengalami gejala flu. 

Di lingkungan saat ini yang masih banyak penyebaran COVID, tunggu sampai penyakit sembuh, agar lebih aman. Tak hanya itu, dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), diberitahukan seseorang yang sedang mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek, atau sesak napas dalam tujuh hari terakhir, maka vaksinasinya akan ditunda.

Baca juga: Boleh atau Tidak, Vaksin Pertama dan Kedua Berbeda?

Persiapan Sebelum Vaksin COVID-19

Jika kamu sudah berhasil membuat janji ulang untuk melakukan vaksin, kamu mungkin bertanya-tanya apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum vaksin. Berikut ini hal yang disarankan untuk dilakukan sebelum vaksin: 

  • Pilih Jadwal Vaksin Paling Pagi 

Saat melakukan vaksin, tempat pendaftaran bisa sangat ramai, dan semakin siang bisa semakin ramai. Oleh karena itu, pilih jadwal paling pagi yang tersedia. Ingat, kamu bisa mendapatkan efek samping setelah vaksin, jadi, semakin cepat kamu datang, semakin cepat vaksin dilakukan dan kamu bisa segera pulang untuk istirahat. 

  • Sediakan Obat Pereda Nyeri

Ibuprofen dan asetaminofen dapat membantu jika kamu mengalami efek samping seperti demam, nyeri, atau sakit kepala. Efek sampingnya normal dan berarti sistem kekebalan merespons vaksin. Kebanyakan orang mengalami lebih banyak efek samping setelah dosis kedua. Namun, jangan minum obat pereda nyeri sebelum vaksinasi untuk mencoba mencegah efek samping terkait vaksin.

  • Persiapkan Makanan  Terlebih Dahulu 

Dapatkan bahan makanan sebelum kamu menerima dosis vaksin. Siapkan bahan makanan yang bergizi, seperti sup ayam, jus buah, atau air putih. Vaksin COVID-19 tidak akan memberi COVID-19, tetapi beberapa orang merasa mual sebagai efek samping dan mereka bisa merasa sangat tidak bertenaga. Jadi, persiapkan makanan dengan baik sebelumnya, terutama jika kamu tinggal sendirian.

  • Makan Dahulu Sebelum Vaksin 

Makan sesuatu dan minum air pada hari vaksinasi. Beberapa orang menjadi gugup ketika mendapatkan suntikan apa pun dan merasa pusing. Nutrisi dan hidrasi yang tepat akan mengatasi hal itu. Dengan tetap terhidrasi, maka kamu membantu tubuh untuk bersiap. 

  • Ajukan Cuti Sebelumnya

Efek samping vaksin bisa berbeda-beda tiap orang, jadi daripada kamu diganggu oleh pekerjaan, sebaiknya ajukan cuti. Selain itu, hindari olahraga berat, donor darah, dan aktivitas serupa lainnya segera sebelum dan sesudah vaksin.

Baca juga: Ini Alasan Penyintas COVID-19 Baru Bisa Vaksin Usai 3 Bulan

Namun jika setelah vaksin kamu merasakan efek samping yang tidak biasa, maka segera periksakan diri ke rumah sakit. Segera buat janji dengan rumah sakit menggunakan Halodoc supaya lebih mudah. Tunggu apa lagi, yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. COVID-19 Vaccine FAQs for Healthcare Professionals.
Detik Health. Diakses pada 2021. Boleh Nggak Sih Vaksin COVID-19 saat Flu? Ini Kata Ahli.
Nebraska Medicine. Diakses pada 2021. 7 Steps to Prepare for Your COVID-19 Vaccines.