• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkah Pengidap Diabetes Lakukan Donor Darah?

Bolehkah Pengidap Diabetes Lakukan Donor Darah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Donor darah merupakan salah satu bentuk tindakan kemanusiaan yang dilakukan banyak orang. Dengan menyumbangkan darah, kamu dapat berpartisipasi dalam menyelamatkan satu kehidupan atau bahkan nyawa seseorang. Bagaimana jika seorang pengidap diabetes ingin melakukan? Apakah hal tersebut juga diperbolehkan bagi pengidap penyakit tertentu?

Baca juga: Milenial, Ketahui 5 Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

Bolehkah Pengidap Diabetes Lakukan Donor Darah?

Bagi pengidap diabetes, hal ini merupakan kabar gembira, bahwa mereka tetap dapat mendonorkan darahnya, tapi dengan syarat. Syaratnya adalah gula darah mereka harus terkendali, serta kondisi tubuh berada dalam kesehatan yang baik. Kadar gula darah sendiri dapat berubah-ubah, tergantung pada makanan yang dikonsumsi. Bagi pengidap diabetes, gaya hidup sehat berperan penting dalam menjaga kadar gula darah agar selalu stabil.

Selain gaya hidup sehat, penggunaan obat diabetes juga dapat membantu pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula darahnya. Obat ini tidak memengaruhi kondisi darah pengidap, sehingga aman untuk mendonorkannya. Mereka hanya harus menjaga kadar gula darah dan kondisi tubuhnya, agar tetap sehat dan dapat melakukan donor darah.

Baca juga: Harus Rutin, Ini 4 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan

Pengidap Diabetes, Ini Syarat Mendonorkan Darah

Seperti yang telah dijelaskan, pengidap diabetes boleh melakukan donor darah jika  gula darah mereka aman terkendali, serta tubuh dalam kondisi fisik yang fit. Jika tubuh sedang tidak fit, kamu dapat membuat ulang jadwal untuk mendonor di lain waktu. Dalam hal ini, kamu dapat mendiskusikannya dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc, sebelum memutuskan untuk melakukan donor darah.

Jika dokter sudah mengizinkan, kamu harus memenuhi persyaratan untuk donor darah. Perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Berusia antara 17-65 tahun.

  • Sehat jasmani maupun rohani.

  • Memiliki berat badan minimal 45 kilogram.

  • Memiliki tekanan darah normal.

  • Memiliki kadar hemoglobin minimal 12,5-17 g/dl.

Biasanya, petugas PMI akan memeriksa kondisi kesehatan peserta donor darah sebelum melakukan donor darah. Pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi pemeriksaan suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, berat badan, serta mengambil sampel darah peserta untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh. Jika kamu mengidap diabetes, jangan lupa untuk memberitahu petugas tentang kondisi yang kamu alami, serta obat-obatan yang kamu konsumsi.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Harus Rutin Donor Darah

Lakukan Ini Sebelum Mendonor Darah

Selain memastikan kondisi tubuh yang sehat jasmani dan rohani, pengidap diabetes dapat beberapa hal berikut ini untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan donor darah:

  • Tingkatkan asupan air dengan banyak minum air putih.

  • Konsumsi makanan dengan kandungan zat besi tinggi.

  • Cukup istirahat dengan 8 jam waktu tidur setiap harinya.

  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang guna mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh.

  • Jangan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.

  • Menyiapkan seluruh obat-obatan yang dikonsumsi, agar petugas tahu jika kamu tengah mengidap suatu penyakit.

Bagi seseorang yang tidak memiliki penyakit khusus, donor darah rutin dapat mendatangkan sejumlah manfaat bagi tubuh. Di antaranya adalah mengurangi risiko penyakit jantung, membakar kalori, menurunkan risiko terjadinya kanker, meningkatkan produksi darah dalam tubuh, pikiran menjadi lebih rileks, serta menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Khusus untuk pengidap diabetes, disarankan untuk segera menemui dokter jika setelah melakukan donor darah timbul efek samping yang berkepanjangan. Ketika hal tersebut terjadi, diperlukan penanganan yang tepat sesuai kondisi yang kamu alami. Donor darah akan membuat zat besi dalam tubuh ikut berkurang, untuk meningkatkannya, konsumsi makanan dan minuman dengan kandungan zat besi tinggi, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Can I Donate Blood If I Have Diabetes?
Diabetes.co.uk. Diakses pada 2019. Can People with Diabetes Give Blood?