• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkah Tetap Berolahraga saat Darah Rendah?

Bolehkah Tetap Berolahraga saat Darah Rendah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Olahraga yang teratur penting bagi semua orang agar tubuh tetap sehat dan bergerak, termasuk pada orang yang memiliki darah rendah. Hanya saja, orang yang memiliki darah rendah (atau hipotensi) perlu menyesuaikan olahraga jika merasakan gejala seperti pusing atau kelelahan. 

Ukuran tekanan darah terdiri dari dua angka, yaitu sistolik (angka teratas yang menunjukkan tekanan darah di arteri selama detak jantung) dan diastolik (angka paling bawah yang mengukur tekanan darah saat jantung beristirahat di antara detak jantung). Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg, jika seseorang memiliki angka tekanan di bawah itu maka dinyatakan darah rendah. 

Baca juga: Pentingnya Daya Tahan Tubuh yang Kuat Jelang Ramadan

Pahami Penyebab Darah Rendah sebelum Olahraga

Gejala yang berhubungan dengan darah rendah umumnya pusing, mual, kelelahan, dan kebingungan. Hal ini terjadi karena jantung bekerja lebih keras. Saat berolahraga, gejala seperti itu akan muncul. 

Ada baiknya sebelum memulai olahraga, seseorang mengetahui penyebab tekanan darah dengan benar. Darah rendah bisa disebabkan oleh dehidrasi, gagal jantung, kerusakan saraf akibat diabetes, dan perubahan irama jantung. Konsumsi alkohol berlebihan, serta obat-obatan tertentu seperti diuretik, penghilang rasa sakit dan antidepresan juga bisa menjadi faktor risiko.

Tekanan darah rendah bisa terjadi saat kamu mengubah posisi olahraga terlalu cepat, suatu kondisi yang disebut hipotensi ortostatik. Jenis tekanan darah rendah ini biasanya hanya berlangsung beberapa detik atau menit. Jika perlu, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendiagnosis masalah, sehingga program olahraga bisa berjalan sesuai dengan kondisi tubuh. 

Jika tekanan darah rendah berasal dari kondisi jantung, diabetes, atau kondisi serius lainnya, dokter akan menetapkan batasan olahraga. Setelah kamu diizinkan untuk berolahraga, luangkan waktu untuk melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar. Sehingga detak jantung kamu perlahan naik dan turun. 

Baca juga: Tetap Sehat saat Puasa dengan 5 Cara Ini

Do’s and Don’ts Olahraga Jika Darah Rendah

Saat berolahraga, lakukan tindakan pencegahan untuk menstabilkan tekanan darah. Karena tubuh membutuhkan darah untuk mencerna makanan. Sebaiknya, konsumsi makanan dalam porsi kecil sebelum berolahraga bisa jadi salah satu pencegahan. 

Hal yang juga perlu diingat, yaitu mengubah posisi olahraga secara perlahan, seperti berdiri setelah melakukan olahraga dari posisi di lantai, untuk mencegah hipotensi ortostatik. 

Jika kamu melakukan olahraga bicep curl, dan kamu berdiri secara tiba-tiba untuk mengganti beban, maka pembuluh darah tidak memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan tekanannya. Hal itu menimbulkan gejala seperti pusing, sakit kepala, dan penglihatan kabur. 

Ingat juga untuk minum banyak cairan. Jika kamu mengalami dehidrasi, itu berarti tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi. Hal itu tidak hanya memperburuk tekanan darah rendah, tapi gejala dehidrasi bisa menyebabkan pusing, kelelahan, rasa haus berlebihan, dan mulut kering. 

Baca juga: 6 Makanan untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tingkatkan intensitas olahraga secara bertahap dan perlambat jika kamu merasakan gejala seperti kelemahan, kelelahan yang tidak biasa, denyut nadi tidak teratur, kebingungan atau pusing. Setelah olahraga, lakukan peregangan sambil berdiri atau duduk, bahkan berbaring. Dan ingatlah untuk selalu mengubah posisi secara perlahan. 

Jika kamu mengalami darah rendah dan berencana untuk berolahraga, pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Jika kamu menjalani olahraga berat, mungkin diperlukan konsumsi minuman olahraga yang mengandung elektrolit. Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda, sehingga dokter bisa merekomendasikan asupan cairan yang tepat berdasarkan kesehatan pribadi. 



Referensi:
Live Stronge. Diakses pada 2021. Exercising When You Have Low Blood Pressure
India Times. Diakses pada 2021. Can You Exercise With Low Blood Pressure?