• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkan Mengganti Nasi Putih dengan Shirataki untuk Anak?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkan Mengganti Nasi Putih dengan Shirataki untuk Anak?

Bolehkan Mengganti Nasi Putih dengan Shirataki untuk Anak?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 07 Januari 2022
Bolehkan Mengganti Nasi Putih dengan Shirataki untuk Anak?

“Untuk anak-anak, beras shirataki memiliki banyak manfaat, seperti menyehatkan pencernaan dan usus. Namun, shirataki rendah akan kalori, sedangkan anak-anak masih membutuhkan asupan kalori. Maka dari itu, sebaiknya konsumsi nasi shirataki dicampurkan dengan nasi biasa dan dibarengi dengan makanan sehat lain.”

Halodoc, Jakarta - Beras shirataki sebetulnya adalah mi shirataki yang dipotong hingga bentuknya mirip nasi. Beras tersebut dibuat dari glukomanan, sejenis serat yang berasal dari akar tanaman konjac. Tanaman konjac sendiri dapat ditemui di Jepang, Cina, dan Asia Tenggara. 

Nah, beras shirataki dianggap sebagai salah satu makanan sehat yang unik. Pasalnya, beras shirataki memiliki kandungan kalori yang rendah tetapi dapat mengenyangkan perut. 

Menariknya lagi, makanan tersebut juga mengandung sangat sedikit karbohidrat yang dapat dicerna, tetapi sebagian besar karbohidratnya berasal dari serat glukomanan. Namun, mungkin ibu bertanya-tanya apakah mengganti nasi putih dengan shirataki adalah pilihan tepat untuk anak? Maka dari itu, yuk simak penjelasannya di sini!  

Perlu Dibarengi Makanan Sehat Lain 

Shirataki adalah makanan berserat tinggi tapi tidak memiliki kalori dan karbohidrat. Serat glukomanan pada mi merupakan jenis serat kental (soluble fiber). Ini mirip dengan apa yang ditemukan pada biji chia mengapa mereka dapat menyerap hingga 50 kali beratnya dalam air.

Untuk anak-anak, jelas shirataki banyak manfaatnya. Salah satunya adalah prebiotik dalam serat glukomanan. Serat ini tidak memberikan kalori atau nutrisi ke sel manusia, tetapi ia bisa memelihara bakteri baik dalam sistem pencernaan. Serat ini juga bergerak melalui sistem pencernaan secara perlahan dan menawarkan manfaat kesehatan pencernaan dan usus.

Bakteri usus yang baik akan memfermentasi serat tidak larut ini dalam nasi shirataki serta buah dan sayuran lainnya. Bakteri usus akan memakan produk sampingan dari fermentasi ini. Di usus besar, bakteri memfermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek, yang dapat melawan peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan, dan memberikan manfaat kesehatan lainnya. Anak yang mengidap penyakit Celiac juga bisa mengonsumsi beras shirataki karena ia adalah alternatif makanan bebas gluten. 

Namun, karena anak masih membutuhkan asupan kalori, sebaiknya konsumsi nasi shirataki juga dibarengi dengan makanan sehat lain. Bila perlu, ibu juga boleh mencampurkan nasi biasa dengan beras shirataki. 

Selain itu, shirataki juga dikenal sebagai makanan yang baik untuk mereka yang sedang menurunkan berat badan. Namun, sayangnya kebanyakan manfaat ini mungkin tidak dibutuhkan oleh anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itu, ibu bisa menghidangkan shirataki dengan makanan bergizi lainnya untuk anak. 

Mengutip Very Well Fit, dosis glukomanan tidak boleh melebihi 100 miligram per kilogram per hari. Maka, ibu perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter untuk menghitung dosis yang tepat. Tujuannya tentu saja agar manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi beras Shirataki dapat diperoleh maksimal bagi Si Kecil. 

Kelemahan Shirataki

Salah satu kelemahan potensial dari beras shirataki yang mengandung glukomanan adalah ketidaknyamanan pencernaan jangka pendek. Meskipun Glukomanan umumnya dianggap aman, ada beberapa potensi efek samping pencernaan jangka pendek seperti kembung dan ketidaknyamanan. Untuk menghindari masalah ini, umumnya disarankan untuk mulai mengonsumsi nasi shirataki secara perlahan dan meningkatkannya secara bertahap jika ibu tidak melihat gangguan pencernaan berarti yang dialami anak.

Karena kemampuan glukomanan untuk menyerap air dalam jumlah besar, maka jangan mengkonsumsinya dalam keadaan kering atau tanpa air yang cukup. Penyumbatan usus telah dilaporkan karena mengkonsumsi sejumlah besar bentuk kering dari akar glukoman dalam beras shirataki. 

Sebaiknya beras shirataki atau makanan yang mengandung Glukomanan lainnya tidak dikonsumsi dalam beberapa jam setelah minum obat atau suplemen, sebab dapat mengurangi penyerapan.

Makanan Lain yang juga Menyehatkan bagi Si Kecil 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pada masa pertumbuhan, anak masih membutuhkan asupan kalori. Maka dari itu, sebaiknya konsumsi nasi shirataki juga dibarengi dengan makanan sehat lain. Nah, berikut adalah beberapa contoh makanan sehat tersebut, antara lain: 

1. Telur 

Telur adalah sumber protein yang baik dan mengandung beberapa zat besi serta banyak vitamin dan mineral lainnya. Meski mengandung kolesterol, tetapi telur tidak mengandung banyak lemak jenuh. Lemak jenuh sendiri merupakan faktor yang lebih penting dalam meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Namun, telur setiap hari baik untuk kebanyakan anak. 

2. Selai Kacang 

Selai kacang relatif tinggi lemak, tetapi sebagian besar kandungan lemaknya adalah lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan. Nah, ibu bisa memberikan roti dengan olesan selai kacang kepada Si Kecil sebagai menu sarapan atau sebagai kudapan di antara waktu makan. 

Nah, itulah penjelasan terkait pertanyaan apakah boleh mengganti nasi putih dengan Shirataki untuk anak. Jawabannya boleh-boleh saja, asalkan dicampurkan dengan beras biasa dan dibarengi makanan sehat lainnya. Sebab, beras shirataki rendah kalori, sementara anak-anak dalam masa pertumbuhan memiliki kebutuhan kalori yang cukup tinggi. 

Selain itu, pastikan ibu selalu memenuhi kebutuhan nutrisi penting yang tubuh Si Kecil butuhkan. Nah, selain dari makanan, asupan tersebut juga dapat dipenuhi melalui konsumsi suplemen.

Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat cek kebutuhan vitamin dan suplemen yang sesuai buat Si Kecil. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download Halodoc sekarang! 


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Shirataki Noodles: The Zero-Calorie ‘Miracle’ Noodles.
Very Well Fit. Diakses pada 2022. Health Benefits of Glucomannan.
Wellness Mama. Diakses pada 2022. Are Shirataki Noodles Good for You?
Very Well Family. Diakses pada 2022. The 10 Best Foods for Kids