• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Buah Tomat Dapat Picu Penyakit Asam Urat, Ini Fakta Medisnya

Buah Tomat Dapat Picu Penyakit Asam Urat, Ini Fakta Medisnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Buah Tomat Dapat Picu Penyakit Asam Urat, Ini Fakta Medisnya

Halodoc, Jakarta - Tomat menjadi salah satu buah yang kaya akan nutrisi dan zat baik bagi tubuh. Namun, tahukah kamu jika dalam beberapa penelitian buah ini menjadi salah satu pemicu naiknya kadar asam urat dalam tubuh? Bagi orang dengan kondisi kesehatan yang baik, tomat memberikan segudang manfaat baik. Di samping itu, tomat memiliki kandungan kalori yang rendah, sehingga sangat baik dikonsumsi para peserta diet. Begini penjelasan mengenai tomat sebagai buah pemicu asam urat.

Baca juga: 5 Jenis Obat yang Efektif Atasi Penyakit Asam Urat

Tomat Menjadi Buah Pemicu Asam Urat, Ini Faktanya

Asam urat atau gout merupakan salah satu penyakit sendi yang bisa sangat menyakitkan. Ketika kadar purin, atau bahan kimia yang menjadi pemicu asam urat tinggi, hal tersebut dapat menyebabkan kristal terbentuk di sekitar persendian, sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri pada sendi. Sejauh ini, langkah alami untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan menjalani diet sehat atau mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan tinggi purin.

Salah satu makanan yang perlu dihindari oleh pengidap asam urat adalah tomat. Seperti pada penjelasan sebelumnya, tomat menjadi salah satu makanan sehat pada orang yang memiliki kesehatan normal. Namun, tidak bagi pengidap asam urat. Buah pemicu asam urat yang satu ini dapat memicu munculnya gejala. Pembahasan yang satu ini masih menimbulkan pro dan kontra bagi sebagian orang. Berikut ini pro dan kontra yang beredar mengenai buah pemicu asam urat satu ini:

Baca juga: Kelompok Usia yang Rentan Terkena Penyakit Asam Urat

  • Pro

Tomat merupakan makanan bergizi yang memberikan manfaat bagi pengidap asam urat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan tomat sebelum makan dapat menurunkan berat badan, persentase lemak tubuh, kadar kolesterol, kadar gula darah, bahkan kadar asam urat dalam darah.

Tomat, terutama dalam bentuk jus juga kaya akan vitamin C dan likopen, yang dapat membantu mengurangi peradangan. Jus tomat sering kali diperkaya dengan vitamin C tambahan karena sudah terkonsentrasi, sehingga mengandung lebih banyak likopen daripada dikonsumsi saat mentah. Minum jus tomat telah terbukti meningkatkan kadar antioksidan sekaligus menurunkan kolesterol. Asam urat adalah peradangan pada sendi, sehingga menurunkan intensitasnya dapat mengurangi gejala yang muncul.

  • Kontra

Kadar asam urat yang tinggi dalam darah merupakan risiko bagi pengidap asam urat. Hal yang menentukan kadar asam urat dalam darah adalah pola makan dan makanan yang kamu konsumsi. Nah, tomat menjadi buah pemicu asam urat, yang dipercaya mampu meningkatkan risiko serangan asam urat.

Tomat mengandung dua pemicu gout potensial, yaitu glutamat dan asam fenolat. Meskipun keduanya hanya berada dalam jumlah yang kecil, tetapi beberapa orang pengidap kondisi ini melaporkan jika tomat mampu memicu gejala asam urat setelah mengonsumsinya. Jika kamu yakin tomat adalah pemicunya, selalu perhatikan produk yang mengandung tomat dengan kadar terkonsentrasi, seperti saus tomat, saus BBQ dan pasta, serta jus sayuran.

Baca juga: Bagaimana Cara Alami Menurunkan Kadar Asam Urat?

Pertanyaannya adalah, apakah tomat masih boleh dikonsumsi para pengidap asam urat? Untuk mengetahui jawabannya, kamu bisa memeriksakan kondisi asam urat yang dialami di rumah sakit. Boleh atau tidaknya mengonsumsi tomat saat mengidap asam urat akan tergantung pada dokter yang menangani penyakit. Jadi, komunikasikan apa yang ingin dikonsumsi, agar kamu mengetahui apa yang tidak dan diperbolehkan, ya.

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2021. Tomatoes and Gout: Pros and Cons.
BMC Musculoskeletal Disorders. Diakses pada 2021. Positive association of tomato consumption with serum urate: support for tomato consumption as an anecdotal trigger of gout flares.