• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bugar dan Awet Muda, Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk Lansia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bugar dan Awet Muda, Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk Lansia

Bugar dan Awet Muda, Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk Lansia

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Oktober 2022

“Lansia berusia 65 tahun atau keatas akan lebih rentan terkena komplikasi penyakit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tentang gaya hidup sehat untuk lansia. ”

Bugar dan Awet Muda, Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk LansiaBugar dan Awet Muda, Ini 5 Gaya Hidup Sehat untuk Lansia

Halodoc, Jakarta – Seiring bertambahnya usia, kondisi kesehatan tubuh harus lebih diperhatikan dengan baik. Sebab, fungsi tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia. Saat beranjak menua, seseorang akan mengalami berbagai perubahan dari segi fisik maupun mental. 

Meski setiap orang dengan segala usia perlu menerapkan pola hidup sehat, orang yang berusia 65 tahun atau ke atas akan lebih rentan terkena komplikasi penyakit. Misalnya, sesuatu yang sederhana seperti flu atau pilek dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi, seperti pneumonia, bronkitis, infeksi telinga, atau infeksi sinus. 

Contoh Gaya Hidup Sehat untuk Lansia

Bertambahnya usia bukan berarti lansia tidak perlu lagi menjaga kesehatan fisik dan mental dengan baik. Justru di saat inilah lansia perlu menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari beberapa penyakit. 

Nah, berikut ini adalah beberapa gaya hidup sehat untuk lansia yang bisa dilakukan agar kesehatan lansia tetap terjaga:

1. Aktif Bergerak

Banyak lansia yang hanya duduk berdiam diri di rumah. Padahal, beraktivitas merupakan salah satu cara untuk menjaga kebugaran lansia agar kesehatan fisik dan mentalnya tetap terjaga dengan baik.

Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, maka harapan hidup menjadi lebih panjang. Aktif bergerak juga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit serius, hingga disabilitas akibat pertambahan usia.

2. Mengonsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan daging tanpa lemak dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi lansia dari virus dan bakteri berbahaya penyebab penyakit. Buah dan sayuran merupakan sumber antioksidan yang baik. Antioksidan dapat melindungi sel-sel dari kerusakan dan menjaga tubuh lansia tetap sehat.

Lansia juga harus membatasi konsumsi makanan manis dan berlemak, karena dapat memicu peradangan dalam tubuh dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, hindari minuman beralkohol dan merokok.

3. Mengonsumsi Suplemen Makanan

Beberapa suplemen dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Sebelum mengonsumsi suplemen, selalu konsultasi kepada dokter untuk menentukan suplemen yang sesuai dan aman. Beberapa suplemen yang mungkin akan direkomendasikan dokter adalah kalsium, vitamin D, vitamin B6, atau vitamin B12. 

4. Menjaga Kesehatan Kognitif

Menjaga kesehatan kognitif bisa dilakukan dengan bermain permainan yang dapat melatih ketajaman ingatan dan kemampuan berpikir. Beberapa jenis permainan yang disarankan, yaitu puzzle atau teka-teki silang. Perbanyak permainan yang membutuhkan keterampilan berpikir setiap harinya.

5. Beristirahat yang Cukup

Tidur tidak hanya dapat mengurangi tingkat stres lansia, tetapi tidur juga dapat membuat tubuh melakukan proses perbaikan diri. Tidur yang cukup dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih mudah bagi tubuh untuk melawan virus.

Tidur juga penting seiring bertambahnya usia karena dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Pastikan untuk tidur setidaknya tujuh hingga sembilan jam per malam. Jika lansia mengalami kesulitan tidur, bicarakan dengan dokter untuk menemukan penyebab yang mendasarinya. 

Itulah pembahasan seputar gaya hidup sehat untuk lansia. Jika lansia ingin berkonsultasi ke dokter terkait masalah kesehatan, lansia bisa menghubunginya melalui Halodoc. Bila dokter meresepkan obat, cek kebutuhan medis di Halodoc. Tunggu apa lagi, segera download Halodoc sekarang! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. 9 Tips for Seniors to Stay Healthy.
National Institute of Aging. Diakses pada 2022. What Do We Know about Healthy Aging?