Bukan Anak, Ibu Bisa Stres saat Si Kecil Masuk Sekolah

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bukan Anak, Ibu Bisa Stres saat Si Kecil Masuk Sekolah

Halodoc, Jakarta - Awal tahun ajaran baru bisa menjadi sumber stres bagi anak. Terlebih jika ini adalah hari pertamanya mengenyam bangku pendidikan. Bertemu dengan teman baru, lingkungan baru, guru baru, dan aktivitas yang baru. Tentu saja, ini menjadi masalah yang serius bagi anak yang tidak mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya. Bisa jadi, ia menjadi anak yang terasing, tersingkirkan, dan tidak punya teman. 

Namun, ternyata anak bukan menjadi satu-satunya orang yang mengalami gangguan kecemasan berlebihan ketika menghadapi hari pertama sekolah. Ibu bisa mengalaminya. Kondisi ini bukan menjadi momen langka, alias memang sudah umum terjadi di lingkungan. Sama halnya dengan anak, biasanya kecemasan berlebihan ini sering muncul pada hari pertama anak sekolah. 

Survei baru yang dilakukan oleh Kiddie Academy menemukan sebanyak 63 persen ibu mengalami masa-masa sulit dengan hari pertama anak sekolah dibandingkan dengan anggota keluarga lainnya, bahkan sang anak sendiri. Namun, Michele Levin, terapis keluarga dan pemilik Blueprint Mental Health mengatakan bahwa hal tersebut tidak mengejutkan. 

Baca juga: Kapan Usia Ideal Anak Masuk Sekolah?

Levin menuturkan bahwa normal bagi orangtua untuk mengalami masa transisi yang sulit ketika anak-anak mulai merambah bangku sekolah, terutama ketika ini adalah waktu pertama bagi mereka bersekolah. Namun, tentu saja ibu memerlukan lebih banyak dukungan dibandingkan dengan anggota keluarga lainnya untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. 

Hindari Stres, Biasakan dengan Berlatih

Dr. Sara Bode, juru bicara dari American Academy of Pediatrics menunjukkan beberapa ibu yang mengalami stres selama hari-hari pertama anak sekolah memikirkan penyebab terjadinya kecemasan berlebihan tersebut. Tentu saja, ibu harus tahu tindakan yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi kecemasan berlebihan yang ibu rasakan. 

Ibu sebenarnya bisa membicarakan masalah ini dengan ayah untuk mendapatkan solusi terbaik dalam mengatasinya. Jika masih belum menemukan solusi yang tepat, ibu bisa bertanya pada ahli kejiwaan atau ahli psikologi. Jika tidak sempat bertatap muka, ibu bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc. Fitur chat dengan dokter pada aplikasi tersebut bisa dipakai untuk bertanya pada dokter kapan saja dan di mana saja. 

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diajarkan pada Anak Sebelum Masuk Sekolah

Dr. Bode sebenarnya menganjurkan ibu untuk membiasakan atau menyesuaikan diri pada keadaan dengan berlatih. Caranya adalah membentuk rutinitas baru setiap hari menjelang hari pertama anak masuk sekolah, bisa seperti membangunkan anak lebih pagi, menyiapkan seragam sekolah dan perlengkapan sekolah yang ia butuhkan, membuatkan sarapan, hingga mengantarkan anak ke sekolah. 

Jika ibu menemukan cara untuk memulai hari dengan berbagai tindakan positif maka membantu mengurangi kecemasan berlebih yang ibu rasakan. Jadi, stres bisa dikurangi dan ibu tidak perlu lagi khawatir dengan hari pertama anak bersekolah. Jika sempat, ibu bisa mendampinginya dengan menunggu anak sampai ia selesai sekolah.

Baca juga: 5 Cara Membuat Si Kecil Nyaman di Hari Pertama Sekolah

Memang banyak orangtua menganggap bahwa sebagian besar stres yang dialami berasal dari kekhawatiran tentang apa-apa saja yang terjadi pada anak ketika mereka bersekolah. Apakah mereka mendapat teman, apa mereka bisa mengikuti pelajaran dengan baik, apakah mereka bisa beradaptasi dengan baik, hingga apakah mereka mendapatkan perlakukan yang baik alias bebas dari buli. 

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2019. Stressed about Your Kid Starting School? 63% of Moms Feel the Same.
Kids Health. Diakses pada 2019. Childhood Stress.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. 7 Tips to Help Your Child Start School for the First Time.