• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Disfagia, Radang Tenggorokan Juga Bikin Sulit Menelan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Disfagia, Radang Tenggorokan Juga Bikin Sulit Menelan

Bukan Disfagia, Radang Tenggorokan Juga Bikin Sulit Menelan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 Juni 2021
Bukan Disfagia, Radang Tenggorokan Juga Bikin Sulit MenelanBukan Disfagia, Radang Tenggorokan Juga Bikin Sulit Menelan

Halodoc, Jakarta – Kesulitan menelan makanan atau cairan dikenal juga dengan disfagia. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang tua dan bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, mulai dari makanan yang tidak dikunyah dengan baik sampai kondisi medis yang perlu mendapat perhatian khusus.

Selain disfagia, kesulitan menelan juga bisa menjadi gejala dari radang tenggorokan, lho. Esofagitis adalah peradangan yang merusak jaringan kerongkongan. Selain menyebabkan nyeri dan sulit menelan, esophagitis juga bisa menyebabkan nyeri dada. Berikut ulasannya.

Baca juga: Esofagitis dan Disfagia, Kenali Perbedaan Keduanya

Mengenal Esofagitis yang Bikin Sulit Menelan

Esofagus atau kerongkongan adalah organ yang berbentuk seperti pipa yang berfungsi untuk menyalurkan makanan dari mulut menuju ke lambung. Namun, ketika mengalami esofagitis, proses tersebut akan menimbulkan rasa sakit dan kesulitan saat menelan, bahkan bisa menimbulkan rasa perih di bagian dada.

Ini Gejala yang Terjadi pada Pengidap Esofagitis

Selain sulit menelan, esofagitis bisa menyebabkan gejala-gejala berikut pada pengidapnya:

  • Rasa nyeri saat menelan.
  • Suara menjadi serak.
  • Asam lambung yang meningkat.
  • Nyeri dada yang akan bertambah parah ketika makan.
  • Mual dan muntah akibat asam lambung yang baik.
  • Berkurangnya nafsu makan.
  • Makanan tersangkut di kerongkongan (makanan impaksi)
  • Batuk-batuk.
  • Sariawan.

Pada bayi dan anak kecil yang masih belum bisa menjelaskan ketidaknyamanan atau rasa sakit yang mereka rasakan, esofagitis bisa diketahui dari tanda-tanda, seperti kesulitan makan dan gagal berkembang. 

Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter bila kamu atau Si Kecil mengalami gejala-gejala di atas agar bisa segera diobati.

Penyebab Terjadinya Esofagitis

Esofagitis bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:

  • Alergi yang dipicu oleh makanan seperti kacang kedelai, susu, telur, gandum, atau daging sapi. Selain makanan, kondisi ini juga bisa dipicu oleh alergi pada debu.
  • Refluks lambung atau kondisi ketika naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh adanya gangguan pada katup yang berfungsi menahan isi lambung agar tidak naik ke kerongkongan.
  • Infeksi bakteri, jamur, atau virus. Radang tenggorokan biasanya akan mengintai seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah, seperti pengidap diabetes, HIV/AIDS, atau kanker.
  • Beberapa obat oral juga bisa menyebabkan kerusakan jaringan bila terlalu lama bersentuhan dengan lapisan kerongkongan.

Selain hal-hal di atas, beberapa faktor lain yang dapat memicu seseorang mengidap kondisi ini adalah berusia lanjut, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit radang tenggorokan, hobi mengonsumsi makanan berlemak atau makanan dalam porsi yang banyak, mengonsumsi alkohol atau kafein, punya kebiasaan tidur setelah makan, pernah menjalani operasi atau terapi radiasi pada dada, dan merokok.

Baca juga: Mengidap Gerd Bisa Sebabkan Esofagitis, Kok Bisa?


Biar Tidak Terkena Radang Tenggorokan, Begini Cara Mencegahnya

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit radang tenggorokan, yaitu:

  • Hindari konsumsi makanan yang sulit untuk ditelan, seperti kacang-kacangan dan sayuran mentah.
  • Hindari konsumsi makanan pedas dengan bubuk cabai, kari, dan merica.
  • Hindari konsumsi makanan asam, seperti tomat atau jeruk.
  • Konsumsi hanya makanan lunak saja.
  • Hindari alkohol dan rokok.
  • Hindari tidur setelah makan.
  • Posisi kepala yang lebih tinggi saat tidur.
  • Minum dengan sedotan untuk mempermudah proses menelan.

Baca juga: Begini Cara Mengobati Radang Kerongkongan

Itulah penjelasan mengenai radang tenggorokan esophagitis yang bisa menyebabkan kesulitan menelan. Bila kamu tiba-tiba saja mengalami kesulitan menelan, coba bicarakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Melalui Chat atau Voice/Video Call, dokter yang ahli dan tepercaya bisa membantu memberikan diagnosis awal dan solusi kesehatan yang tepat untuk kamu. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Esophagitis