Bukan Gara-Gara Telur, Ini 4 Fakta Penyebab Bisulan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
bisul, bisul karena makan telur, benjolan pada kulit

Halodoc, Jakarta - Jika kamu menemukan benjolan berukuran 1,5-5 sentimeter dan terasa hangat saat disentuh, bisa jadi kamu sedang bisulan. Bisulan sering dikait-kaitkan dengan kondisi kebersihan seseorang yang sedang mengalami bisulan. Bisa jadi bisulan ini disebabkan oleh makanan yang mereka konsumsi, tapi bisulan ini bukan gara-gara telur, ya! Yuk, kenali lebih dalam fakta-fakta penyebab dari bisulan!

Baca juga: Ketahui 5 Penyebab Bisul dan Cara Mengobatinya, Awas Jangan Asal ya!

Mengapa Bisulan Bisa Terjadi?

Bisulan merupakan benjolan pada kulit yang berwarna merah, terasa sakit, dan berisi nanah. Benjolan ini muncul karena adanya infeksi bakteri yang memicu peradangan pada kelenjar minyak yang terdapat di bawah kulit atau folikel rambut, yaitu lubang tempat tumbuhnya rambut.

Pada awalnya, bisul muncul seperti ruam kemerahan pada kulit dan akan terasa sakit saat disentuh. Lama kelamaan, kemerahan itu akan membentuk benjolan keras dan terisi penuh oleh nanah. Setelah terisi penuh dengan nanah, benjolan ini akan kembali lunak saat disentuh. Bisul ini bisa saja muncul lebih dari satu dalam waktu yang bersamaan.

Walau terlihat menyakitkan, tapi kamu enggak perlu khawatir. Pasalnya, kondisi ini bukan merupakan penyakit yang serius dan termasuk mudah untuk disembuhkan. Biasanya, bisul akan tumbuh pada bagian tubuh yang rentan berkeringat dan mengalami gesekan, seperti lipatan bokong, lipatan paha, leher, wajak, selangkangan, atau ketiak.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Bisul pada Bayi

Gejala yang Akan Muncul Ketika Kamu Mengalami Bisulan

Gejala utama yang akan muncul ketika kamu mengidap bisulan adalah benjolan merah pada kulit. Benjolan ini umumnya berdiameter 1,5-5 sentimeter. Selain itu, benjolan ini juga bisa semakin membesar, dan hal itu akan terasa sangat nyeri saat disentuh.

Pada tahap awal bisulan, biasanya gejala yang akan muncul, seperti:

  • Benjolan akan berukuran semakin besar setiap harinya, serta terisi dengan nanah.

  • Adanya titik putih di bagian atas benjolan. Titik putih ini merupakan tempat keluarnya nanah.

  • Kulit di sekitar benjolan akan memerah, terasa hangat jika disentuh, dan membengkak. Kondisi ini biasanya menjadi tanda kalau infeksi kamu sudah menyebar ke bagian kulit di area tersebut.

Amati dengan seksama gejala yang kamu rasakan. Jika gejala-gejala tersebut tidak diobati dengan tepat, akan memasuki aliran darah dan dapat menginfeksi organ di sekitarnya.

Baca juga: Biar Cepat Sembuh Bisul Sebaiknya Dipecahkan, Benarkah?

Buka Gara-gara Telur, Ini Beberapa Fakta Penyebab Bisulan

Perlu kamu ketahui, bahwa telur enggak bisa menyebabkan seseorang mengalami bisulan. Bisul sendiri terjadi karena adanya infeksi bakteri Staphylococcus Aureus. Sebenarnya, bakteri ini tumbuh pada kulit dan dalam hidung manusia tanpa menimbulkan masalah apapun. Nah, bisulan bisa terjadi karena bakteri ini masuk ke dalam folikel rambut melalui gigitan serangga atau luka goresan.

Beberapa fakta penyebab bisulan, antara lain:

  1. Kebersihan badan yang enggak terjaga dengan baik, baik kebersihan pribadi maupun kebersihan lingkungan.

  2. Kamu mengidap masalah kulit lain, seperti jerawat dan eksim kulit.

  3. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena beberapa kondisi kesehatan, seperti mengidap diabetes maupun HIV.

  4. Kontak langsung dengan pengidap bisulan. Risiko penularan bisulan akan meningkat jika kamu berhubungan langsung dengan pengidap.

Bisulan memang bisa terjadi pada siapapun. Namun, orang-orang dengan penyakit tertentu dan orang-orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah lebih rentan untuk mengidap kondisi ini. Untuk itu, jika kamu mengalami gejala-gejala  penyakit ini, diskusikan segera dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!