• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bumil Alami Gangguan Immunodefisiensi, Apa Bahayanya?

Bumil Alami Gangguan Immunodefisiensi, Apa Bahayanya?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Seorang ibu yang sedang hamil harus menjaga kesehatan janinnya. Banyak penyakit yang dapat menyerang ibu hamil saat sedang mengandung, terutama jika mempunyai penyakit yang berhubungan dengan sistem imun. Salah satu penyakit pada sistem imun yang terjadi pada wanita hamil adalah gangguan immunodefisiensi.

Penyakit tersebut membuat tubuh seseorang yang mengidapnya sulit untuk bertahan dari semua penyebab penyakit, seperti bakteri, virus, hingga parasit. Seorang ibu hamil dapat menyebabkan hal yang berbahaya pada janinnya jika mengidap gangguan ini. Berikut adalah beberapa bahaya yang disebabkan oleh gangguan immunodefisiensi pada ibu hamil!

Baca juga: 6 Gejala Umum dari Gangguan Immunodefisiensi

Bahaya dari Gangguan Immunodefisiensi pada Ibu Hamil

Seseorang yang mengidap gangguan immunodefisiensi membuat dirinya lebih mudah terserang penyakit, terlebih lagi pada ibu hamil. Penyakit ini dapat terjadi sejak seseorang lahir atau disebabkan karena suatu hal. Gangguan yang dapat melemahkan sistem imun seseorang bukan bawaah lahir sehingga menyebabkan gangguan immunodefisiensi termasuk tipe sekunder.

Maka dari itu, penting untuk mencegah segala macam penyebab penyakit untuk masuk ke tubuh, terutama pada ibu hamil. Jika virus atau bakteri masuk ke tubuh, maka tidak ada pelindung lagi sehingga sang ibu dan janin dapat langsung merasakan dampak. Maka dari itu, penting untuk mengetahui bahaya dari gangguan immunodefisiensi pada ibu hamil. Berikut beberapa bahayanya:

  1. Sindrom Antifosfolipid

Salah satu bahaya yang dapat terjadi ketika seseorang mengidap gangguan immunodefisiensi adalah terjadinya sindrom antifosfolipid. Gangguan ini dapat menyebabkan darah menjadi lebih mudah membeku dan menggumpal. Jika terjadi pada ibu hamil, risiko terdapat penggumpalan darah di sekitar plasenta dapat menyebabkan perkembangan janin terhambat.

  1. Keguguran

Bahaya lainnya yang mungkin saja terjadi saat ibu hamil mengidap gangguan immunodefisiensi adalah keguguran. Gangguan immunodefisiensi yang terjadi pada wanita mampu menyebabkan terjadinya penyakit lupus. Hal ini menyebabkan sistem imun berbalik menyerang bagian tubuh itu sendiri. Saat terjadi pada ibu hamil, risiko untuk mengalami keguguran dapat meningkat karena sistem imun yang bermasalah.

  1. Bayi Lahir Prematur

Bayi juga dapat lahir secara prematur ketika ibu yang sedang hamil mengalami gangguan immunodefisiensi. Sama seperti sebelumnya, bahaya ini terjadi disebabkan oleh penyakit lupus. Gangguan pada sistem imun ini dapat meningkatkan risiko janin lahir secara prematur. Maka dari itu, penting untuk mendeteksi kelainan sistem imun secara dini.

Baca juga: Benarkah Jarang Olahraga Picu Gangguan Imunodefisiensi?

Mencegah Bahaya Gangguan Immunodefisiensi pada Janin

Selama hamil, obat-obatan tertentu diberikan oleh dokter terkait gangguan imun yang terjadi dan dalam dosis yang lebih rendah. Dengan begitu, risiko-risiko yang dapat terjadi pada bayi karena pengobatan tersebut dapat ditekan. Hal ini untuk menghindari komplikasi berbahaya, seperti keguguran, bayi lahir prematur, dan sindrom antifosfolipid.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa cara mudah untuk mengatasi gangguan sistem imun pada ibu hamil. Cara ini dilakukan hanya dengan mengubah kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan:

  1. Berolahraga

Cara pertama untuk menghindari gangguan immunodefisiensi pada ibu hamil adalah dengan rutin berolahraga. Hal ini dapat mencegah gangguan pada sendi dan kelelahan karena penyakit tersebut. Namun, penting untuk selalu bertanya pada dokter kandungan terkait olahraga yang cocok untuk dilakukan.

  1. Melakukan Diet Sehat

Dengan melakukan diet sehat seperti mengonsumsi banyak asam folat, dapat mengurangi risiko janin terkena cacat lahir karena gangguan sistem imun tersebut. Maka dari itu, cobalah untuk selalu mengonsumsi makanan kaya asam folat agar kehamilan tetap sehat.

  1. Mengurangi Kafein

Ibu hamil juga wajib mengurangi bahkan berhenti mengonsumsi sesuatu yang mengandung kafein. Kandungan tersebut dapat menurunkan alirah darah ke plasenta, sehingga dapat menimbulkan gangguan pada janin. Hal ini umumnya menyebabkan detak jantung bayi tidak normal. Maka dari itu, batasi konsumsi kafein kurang dari 200 mg per hari atau satu cangkir kopi besar.

Berikut adalah beberapa bahaya yang dapat terjadi pada ibu hamil yang mengidap gangguan immunodefisiensi dan cara mencegah penyakit tersebut menyebabkan hal yang fatal. Penting untuk selalu menjaga kesehatan tubuh sang ibu dan janin agar kehamilan tetap sehat.

Baca juga: Gangguan Sistem Imun Bisa Jadi Tanda Alami Psoriasis

Maka dari itu, pastikan untuk memeriksakan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan. Alternatif lainnya adalah ibu dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait kesehatan kandungan. Caranya mudah, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Referensi:
ACOG. Diakses pada 2020. Prenatal and Perinatal Human Immunodeficiency Virus Testing.
NYU Langone. Diakses pada 2020. Preparing for Pregnancy with Autoimmune Diseases.