• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Ampuh Mengatasi Alergi Dingin dan Debu
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Ampuh Mengatasi Alergi Dingin dan Debu

Cara Ampuh Mengatasi Alergi Dingin dan Debu

2 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 26 Juli 2022

“Alergi dingin dan debu ditangani dengan cara yang berbeda. Namun, obat alergi bisa meringkankan gejala keduanya.”

Cara Ampuh Mengatasi Alergi Dingin dan DebuCara Ampuh Mengatasi Alergi Dingin dan Debu

Halodoc, Jakarta – Debu dan suhu dingin sering menjadi biang keladi alergi. Tanda-tanda yang sering muncul yaitu bersin-bersin, pilek, batuk sampai gatal-gatal pada kulit. Gejala tersebut bisa bertahan lama jika penyebab alergi tidak dibasmi tuntas.

Alergi dingin biasanya hilang dengan sendirinya ketika suhu normal. Sedangkan alergi debu seringkali dipicu oleh banyak hal, seperti bulu hewan, tungau, kecoa, jamur atau serbuk sari. Menghindari faktor tersebut bisa mengurangi gejala alergi.

Mengatasi Alergi Dingin dan Debu

Jika ternyata alergi dingin tidak kunjung membaik, pengidapnya bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkankan penanganan yang tepat. Obat-obatan seperti antihistamin dan omalizumab sering direkomendasikan untuk mengurangi reaksi alergi. 

Selain mengonsumsi obat, kamu juga perlu menghindari paparan dingin supaya gejala tidak bertambah parah. Kiat-kiat di bawah ini bisa kamu lakukan untuk mencegah datangnya alergi:

  • Konsumsi antihistamin sebelum terpapar dingin.
  • Minum obat sesuai resep dokter
  • Lindungi kulit dari perubahan suhu yang tiba-tiba. Misalnya, celupkan tangan ke air sebelum berenang untuk melihat reaksi kulit.
  • Hindari minuman dan makanan dingin untuk mencegah tenggorokan membengkak.

Penanganan alergi juga mencakup konsumsi obat alergi.  Tindakan lain yang perlu kamu lakukan, yaitu:

  • Lapisi kasur dan bantal dengan sarung dari bahan tenun yang tahan debu. Kain tenun memiliki pori-pori yang rapat sehingga mencegah debu terserap ke bantal.
  • Cuci semua sprai, selimut, sarung bantal dan boneka dalam air hangat untuk membunuh tungau debu dan menghilangkan alergen. 
  • Hindari menggunakan bedcover yang mudah menjebak debu dan sulit dibersihkan
  • Gunakan pel atau lap basah untuk membersihkan debu. Tujuannya untuk mencegah debu mengudara dan mengendap kembali.
  • Bersihkan karpet dan furnitur berlapis kain dengan alat penyedot debu. 

Penyebab Terjadinya Alergi

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat asing, dalam hal ini adalah debu dan suhu dingin. Imun tubuh kemudian menghasilkan antibodi untuk melindungi diri dari paparan zat asing.

Ketika alergi muncul, antibodi akan mengenalinya sebagai sesuatu yang berbahaya. Alhasil, timbul gejala alergi sebagai respon dari proses tersebut. Genetik, kulit sensitif dan kondisi medis ditengarai menjadi faktor pemicu terjadinya alergi. 

Bahaya Alergi Dingin dan Debu

Kedua jenis alergi ini jarang berujung serius jika ditangani dengan baik. Namun, kamu tetap perlu mengetahui risiko terburuknya untuk berjaga-jaga. Reaksi parah alergi dingin bisa terjadi saat berenang di air dingin akibat seluruh tubuh terekspos oleh suhu dingin.

Pada alergi debu, risiko komplikasinya mencakup:

  • Peradangan pada jaringan di saluran hidung karena tersumbat oleh allergen.
  • Memburuknya gejala asma.

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Bila kamu mengalami masalah yang berhubungan dengan mental, jangan ragu untuk menemui psikolog. Segera buat janji medis dengan psikolog di aplikasi Halodoc. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Cold urticaria.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Dust mite allergy
American College of Allergy, Asthma and Immunology. Diakses pada 2022. Dust Allergies.