• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Bedong Bayi yang Bisa Membuat Si Kecil Nyaman
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Bedong Bayi yang Bisa Membuat Si Kecil Nyaman

Cara Bedong Bayi yang Bisa Membuat Si Kecil Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 17 November 2021
Cara Bedong Bayi yang Bisa Membuat Si Kecil Nyaman

“Membedong bukan hanya perihal membungkus tubuh bayi dengan rapat. Ibu perlu tahu cara bedong bayi yang baik dan benar, agar Si Kecil merasa hangat dan juga nyaman. Cara bedong yang salah juga dapat mengganggu pertumbuhan bayi, lho.”

Halodoc, Jakarta – Orangtua baru mungkin sering bingung bagaimana cara bedong bayi yang tepat. Bayi yang baru lahir biasanya perlu dibedong dengan selimut agar hangat dan merasa “dipeluk” seperti saat masih di dalam rahim.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bedong yang dilakukan dengan benar dapat membantu menenangkan bayi dan meningkatkan tidur, lho. Lantas, seperti apa cara bedong yang benar? Berikut ini penjelasannya!

Begini Cara Bedong Bayi yang Baik

Jika ibu berencana ingin membedong bayi, maka ibu perlu tahu cara bedong bayi yang baik dan benar. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Pastikan Permukaan yang Rata

Sebelum mulai membedong bayi, pastikan terlebih dahulu permukaannya rata, ya. Lalu, gelar selimut segi empat dengan satu sudut mengarah ke atas atau ke posisi kepala bayi. Lipas sedikit sudut atas ke bawah sekitar 15 sentimeter.

2. Tempatkan Bayi di Atas Selimut

Setelah selimut siap, tempatkan bayi di atasnya, dengan posisi telentang. Pastikan posisi bahu bayi tepat di tepi selimut yang terlipat dan tubuhnya membentang lurus ke bawah.

3. Luruskan Lengan Kiri Bayi

Luruskan lengan kiri bayi, dan ambil sisi kiri selimut. Lalu, balut lengan dan tubuh sebelah kiri bayi dan selipkan ujung selimut di bawah lengan kanan dan punggung bayi.

4. Lipat Sudut Bawah dan Sisi Kanan

Langkah selanjutnya, lipat sudut bawah selimut ke arah atas tubuh bayi dan selipkan di bawah lipatan pertama di bawah dagu. Kemudian, luruskan lengan kanan bayi, tarik sisi kanan selimut dan selipkan ujungnya di bawah sisi kiri tubuh bayi.

5. Kunci dan Sesuaikan Bedongan

Secara perlahan, putar bagian bawah selimut dan selipkan di bawah badan bayi. Lalu, sesuaikan bedongan yang dibuat. Pastikan membalut tubuh bayi dengan baik, tetapi tidak terlalu ketat agar nyaman.

Cara memastikannya, cobalah letakkan 2 atau 3 jari di antara dada dan selimut bayi. Jika tidak bisa, berarti bedongan terlalu ketat. Pastikan juga selimut cukup longgar di bagian pinggul, agar bayi bisa menggerakkan kaki dengan nyaman.  

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Setelah mengetahui cara bedong bayi yang baik dan benar, ibu juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti:

  • Pilih kain bedong yang nyaman. Pastikan kain bisa membuat bayi nyaman, tetapi tidak kepanasan. Misalnya bahan katun yang lembut.
  • Jangan membedong terlalu kencang. Ini dapat membuat bayi merasa sangat terkekang dan juga tidak baik untuk pertumbuhan jangka panjang.
  • Hindari juga bedong yang terlalu longgar. Sebaliknya, bedong yang terlalu longgar juga tidak baik, karena bayi tidak mendapatkan kehangatan yang dibutuhkan.
  • Sesuaikan dengan cuaca. Jika cuaca sedang panas, sebaiknya hindari membedong bayi. Namun, jika ingin tetap membedong, pakaikan baju yang nyaman seperti kaos singlet dan celana pendek.
  • Pastikan bayi tidur telentang. Posisi tidur ini adalah yang paling aman untuk bayi, baik saat dibedong ataupun tidak.

Itulah pembahasan mengenai cara bedong bayi yang baik dan benar, serta hal-hal yang perlu diperhatikan. Meski tampaknya mudah, membedong bayi juga memiliki aturan. Hal ini terutama agar bayi merasa nyaman saat dibedong.

Saat cuaca sedang dingin, selain membedong, ibu juga bisa mengoleskan minyak telon pada tubuh bayi agar tetap hangat. Jika stok minyak telon dan keperluan lainnya habis, ibu bisa download aplikasi Halodoc untuk cek kebutuhan bayi tanpa keluar rumah.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Healthy Children. Diakses pada 2021. Swaddling: Is it Safe?
What to Expect. Diakses pada 2021. How to Swaddle a Baby.