Cara Dokter THT Tentukan Alat Bantu Dengar untuk Tuna Rungu

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cara Dokter THT Tentukan Alat Bantu Dengar untuk Tuna Rungu

Halodoc, Jakarta - Mengalami kehilangan pendengaran akan berdampak besar bagi kehidupan, dari pekerjaan hingga hubungan dan kesejahteraan emosional. Beruntungnya, permasalahan bagi tuna rungu tersebut dapat dibantu dengan penggunaan alat bantu dengar.

Alat bantu dengar untuk tuna rungu adalah perangkat elektronik bertenaga baterai yang dirancang untuk meningkatkan pendengaran. Ukurannya cukup kecil untuk dipakai di dalam atau di belakang telinga. Selain itu, benda ini membuat beberapa suara lebih keras. Alat bantu dengar ini juga membantu untuk mendengar lebih baik saat sepi dan saat bising. 

Pemeriksaan untuk Menentukan Penggunaan Alat Bantu Dengar

Untuk bisa mendapatkan alat bantu dengar, perlu mengunjungi dokter THT (telinga, hidung, dan tenggorokan). Dokter spesialis THT dapat kamu temui melalui aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa membuat janji dengan dokter THT di rumah sakit pilihanmu secara praktis melalui aplikasi Halodoc. Dengan begitu dokter spesialis THT dapat mengevaluasi dan mengobati gangguan pendengaran kamu. 

Baca juga: Apa Itu Implan Koklea?

Dokter akan melakukan pengujian atau pemeriksaan untuk mengetahui apa yang menyebabkan masalah telinga. Kamu mungkin juga akan menemui audiolog yang akan melakukan tes untuk mengetahui jenis gangguan pendengaran yang kamu miliki dan seberapa buruk adanya. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik. Dokter akan mencari kemungkinan penyebab gangguan pendengaran, seperti kotoran telinga atau radang akibat infeksi. Dokter juga akan mencari penyebab struktural masalah pendengaran. 
  • Tes Skrining umum. Dokter akan menggunakan tes bisikan dan meminta kamu untuk menutupi satu telinga pada satu waktu. Gunanya adalah untuk melihat seberapa baik kamu mendengar kata-kata diucapkan dalam berbagai volume dan bagaimana kamu menanggapi suara lain. Akurasinya dapat dibatasi. 
  • Tes Pendengaran Berbasis Aplikasi. Nah, aplikasi seluler jenis ini tersedia yang dapat kamu gunakan sendiri di tablet untuk menyaring gangguan pendengaran tingkat sedang. 
  • Tes Garpu Tala. Garpu tuning terdiri dari dua cabang dan instrumen logam yang menghasilkan suara ketika dipukul. Tes sederhana dengan garpu tala dapat membantu dokter mendeteksi gangguan pendengaran. Evaluasi ini juga dapat mengungkapkan letak telinga mengalami kerusakan.
  • Tes Audiometer. Selama tes yang lebih menyeluruh yang dilakukan audiolog, kamu akan mengenakan earphone dan mendengar suara dan kata-kata yang disarankan ke masing-masing telinga. Setiap nada diulang pada tingkat yang redup untuk menemukan suara paling tenang yang dapat kamu dengar. 

Baca juga: Alasan Lansia Sering Kena Tuna Rungu

Dokter spesialis THT akan memberikan alat bantu dengar jika menurut dokter kamu membutuhkannya. Jika kamu memiliki gangguan pendengaran di kedua telinga, mungkin yang terbaik adalah memakai dua alat bantu dengar. Beginilah cara kerja alat bantu dengar:

  • Mikrofon mengambil suara di sekitar.
  • Sebuah alat penguat membuat suara lebih keras.
  • Penerima mengirim suara yang diperkuat ini ke telinga kamu.

Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua orang dengan gangguan pendengaran atau tuna rungu dapat mengambil manfaat dari alat bantu dengar. Namun, hanya 1 dari 5 orang yang bisa mendapatkan perbaikan memakainya. Sebagian besar, orang-orang memiliki kerusakan telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkan telinga dan otak. Kerusakan dapat berasal dari penyakit, penuaan, suara keras, dan obat-obatan. 

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh masalah pada saluran telinga, gendang telinga, atau telinga tengah disebut gangguan pendengaran konduktif. Sebagian besar gangguan telinga juga membutuhkan operasi atau bantuan medis lainnya agar lebih baik. Namun, opsi itu juga belum tentu tepat untuk semua orang. Jika kamu mengalami saluran telinga terbuka dan telinga eksternal yang relatif normal, alat bantu dengar dapat membantu. 

Baca juga: Demam Dapat Menyebabkan Tunarungu, Benarkah?

Beberapa orang yang terlahir tanpa telinga luar atau saluran telinga, yang berarti mereka tidak dapat menggunakan alat bantu dengar biasa. Sebagai gantinya, mereka mungkin menggunakan alat yang mengirimkan suara ke telinga bagian dalam melalui tulang tengkorak mereka. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Hearing Aids Basic.