• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Ideal Cegah Gemuk Saat Hamil

Cara Ideal Cegah Gemuk Saat Hamil

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Halodoc, Jakarta – Gemuk saat hamil mungkin dianggap sebagai hal yang biasa, namun bukan berarti ibu sengaja membiarkan tubuh terlampau gemuk, ya. Ketika hamil, nafsu makan dan porsi makan ibu jadi meningkat sehingga membuat berat badan bertambah.

Walau merupakan hal yang wajar, tapi sebaiknya ibu tetap tidak membiarkan berat badan naik secara drastis karena dapat bisa berdampak pada kesehatan. Ibu hamil dengan berat badan berlebih berpotensi terkena hipertensi. Selain itu, berat badan yang naik ketika hamil sulit untuk turun usai proses persalinan selesai. Nah, agar ibu hamil tidak mengalami kegemukan, sebaiknya ikuti beberapa tips berikut ini, ya!

1.  Ibu Hamil Juga Butuh Sarapan
Tak hanya orang yang beraktivitas secara normal saja yang butuh sarapan. Ibu hamil juga membutuhkan sarapan secara teratur. Apalagi untuk ibu yang juga tetap bekerja ketika menjalani kehamilan. Dengan tetap mengonsumsi makanan sebagai sarapan, ibu hamil akan terhindar dari kemungkinan “kalap” saat jam makan siang tiba. Oleh karena itu, pilih sarapan yang sehat, mengandung serat, serta bergizi untuk ibu dan juga janin dalam kandungan.

2.  4 Sehat 5 Sempurna
Usir anggapan untuk makan banyak yang mengenyangkan ketika hamil. Nyatanya, ibu mesti makan 4 sehat 5 sempurna agar kebutuhan gizi si kecil bisa terpenuhi. Ibu hamil butuh gizi lengkap yang terdiri atas karbohidrat, protein, vitamin, dan lemak jenuh. Sebaiknya ibu menghindari jajan di pinggir jalan yang tidak jelas kadar vitaminnya, jajanan pinggir jalan pun mengganggu pencernaan jika tidak diolah secara higienis. Ibu bisa mengganti nasi dengan kentang sebagai asupan karbohidrat untuk mencegah berat badan naik secara drastis.

3.  Kurangi Kopi
Sudah umum bagi orang kesehariannya bekerja di kantor menjadi akrab dengan kopi. Tak terkecuali ibu hamil yang sebelumnya sudah aktif bekerja. Mengonsumsi kopi tentu sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari. Namun sebaiknya mengurangi asupan kopi ketika hamil karena kandungan kafein dalam kopi meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah. Tak hanya itu saja, kafein juga bisa menghambat jalan nutrisi untuk janin dan bagian tubuh lainnya.

4.  Hindari Camilan Gula Berlebih
Kue-kue manis seperti cheese cake yang biasa dijadikan camilan sore mengandung gula dan lemak. Jika ibu hamil terlalu sering mengonsumsi makanan jenis ini maka dapat menaikkan berat badan secara drastis. Jadi daripada mengonsumsi makanan yang tinggi gula, sebaiknya menggantinya dengan potongan buah segar untuk camilan.

5.  Rajin Bergerak
Dengan perut yang semakin membesar, tidak mengherankan  jika ibu jadi lebih malas bergerak. Padahal, jika ibu malas bergerak, terutama jika lebih banyak menghabiskan waktu duduk setelah makan bisa membuat lemak menumpuk, lho. Bicarakan dengan dokter untuk melakukan olahraga secara teratur meskipun sedang hamil, ya.

6.  Tidur yang Cukup
Ibu yang sedang hamil terkadang memiliki waktu istirahat yang tidak teratur. Tidur pada lewat tengah malam dan malas beraktivitas di siang hari. Jika ibu terbiasa melakukan ini, bukan tidak mungkin ibu jadi punya kebiasaan ngemil malam hari. Bagi orang yang tidak hamil saja, kebiasaan ini berpotensi menaikkan berat badan. Ibu yang sedang hamil pun akan lebih mudah gemuk jika melakukan kebiasaan ini.

Periksakan selalu kondisi kesehatan ibu ketika hamil, terutama kondisi si kecil dalam kandungan. Penanganan kesehatan sedini mungkin dapat menekan risiko kondisi kesehatan ibu dan si kecil menurun.

Oleh karena itu, siap sedia aplikasi Halodoc. Jika ibu merasa kesulitan keluar rumah, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter. Dengan begini, ibu menjadi lebih mudah mendapatkan rekomendasi penanganan medis dini sebelum mengunjungi rumah sakit terdekat. Dokter pun bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat.

Selain itu, ibu juga membeli produk kesehatan yang dibutuhkan melalui Halodoc. Setelah memesan, produk kesehatan yang dibutuhkan diantar ke tempat tujuan dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.