Cara Melindungi Anak dari Serangan Flu Singapura

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Flu Singapura

Halodoc, Jakarta - Flu singapura merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh virus dan umumnya dialami oleh anak-anak. Penyakit ini ditandai oleh ruam pada mulut, tangan, dan kaki. Ibu, perhatikan kesehatan Si Kecil, ya!

Baca juga: Hati-hati Ini Bahayanya Flu Australia

Flu Singapura, Infeksi oleh Virus Coxsackievirus

Flu singapura merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus coxsackievirus. Virus ini hidup di saluran pencernaan dan menyebar melalui tangan yang kotor, serta permukaan yang terkontaminasi oleh feses. Cara penularan penyakit ini adalah melalui air liur, cairan ruam pada kulit, feses, batuk dan bersin dari orang yang terinfeksi.

Pengidap flu singapura ini biasanya mengalami ruam yang berair dan sariawan pada mulut, tangan, dan kaki. Pengidap juga terkadang mengalami luka-luka pada bagian bokong, siku, lutut, atau lipatan paha. Kondisi ini merupakan penyakit yang tidak berbahaya, tidak memerlukan perawatan yang spesifik, dan dapat hilang dalam dua minggu. Namun, jika gejalanya dibiarkan dan tidak mendapat perawatan yang tepat, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti meningitis dan polio.

Baca juga: Bukan Demam Biasa, Ibu Perlu Tahu Tentang Flu Singapura 

Flu Singapura Muncul dengan Gejala Berikut

Penyakit ini umumnya diawali dengan munculnya demam. Beberapa hari setelah itu, akan muncul sariawan atau luka di sekitar gusi, pipi bagian dalam, dan juga lidah. Kondisi ini menyebabkan pengidap flu singapura merasa kesakitan pada bagian dalam mulut, sehingga akan kesulitan saat makan, minum, dan menelan. 

Beberapa hari setelah itu akan timbul ruam pada telapak tangan dan kaki, terkadang ruam sampai pada bagian bokong. Gejala umum yang dapat terjadi pada kondisi ini, antara lain batuk-batuk, sakit kepala, demam, tidak nafsu makan, ruam pada telapak tangan, nyeri pada bagian perut, dan sakit tenggorokan.

Cara Melindungi Anak dari Serangan Flu Singapura

Virus ini dapat bertahan dalam tubuh pengidap selama beberapa hari sampai beberapa minggu, dan menyebar melalui air liur maupun feses. Beberapa cara yang dapat ibu lakukan sebagai langkah pencegahan Si Kecil dari penularan flu singapura, antara lain:

  1. Jika Si Kecil diduga terpapar virus, istirahatkan Si Kecil di rumah sementara waktu hingga kondisinya benar-benar pulih kembali.

  2. Latih Si Kecil untuk membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun, khususnya setelah buang air besar.

  3. Membersihkan area-area yang diduga telah terkontaminasi virus dengan menggunakan air dan sabun.

  4. Jaga kebersihan kamar mandi dan lingkungan rumah untuk menghindari adanya virus.

  5. Ajari Si Kecil cara menjaga kebersihan anggota tubuhnya sendiri, karena anak yang berusia di bawah sepuluh tahun rawan tertular flu singapura.

  6. Ajari Si Kecil untuk tidak berbagi peralatan makan dan minum saat berada di sekolah, karena flu singapura dapat tertular melalui air liur.

Baca juga: Cari Tahu 7 Cara Mudah Hindari Flu

Flu singapura memang lebih rentan dialami oleh anak-anak. Namun, tidak menutup kemungkinan remaja dan orang dewasa untuk terinfeksi oleh virus ini. Batasi peluang terkena penyakit ini dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal ibu dan Si Kecil, ya!

Jika gejala-gejala ringan muncul, segera periksakan Si Kecil ke dokter. Jangan menunggu sampai gejala serius muncul dan membahayakan nyawa Si Kecil. Untuk lebih jelasnya, ibu bisa berdiskusi langsung dengan membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui Halodoc. Yuk,  download aplikasinya segera!