• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Memanfaatkan Teknologi untuk Pendidikan Anak

Cara Memanfaatkan Teknologi untuk Pendidikan Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Teknologi yang sudah sangat berkembang saat ini dapat memudahkan banyak hal untuk dilakukan. Hal ini juga yang membuat anak-anak sekarang dapat merasakan kemudahan yang dihasilkan oleh teknologi sejak dini. Sisi positifnya adalah teknologi yang berkembang pesat ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang pendidikan anak.

Maka dari itu, setiap orangtua yang memiliki anak harus tahu cara memanfaatkan teknologi untuk mendorong kemampuan anak dalam bidang akademik. Memang mungkin hal ini tidak mudah, terutama bagi orangtua yang kurang terampil dalam memanfaatkan teknologi. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pendidikan anak!

Baca juga: Inilah 5 Jenjang Pendidikan Anak yang Harus Ibu Tahu

Cara Memaksimalkan Teknologi untuk Pendidikan Anak

Perkembangan teknologi dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan jika tahu cara memanfaatkannya. Pada anak, orangtua dapat menggunakannya untuk mendukung proses belajar mengajarnya di sekolah. Pasalnya, teknologi menyediakan sumber pengetahuan yang tidak terbatas, asalkan tahu cara menggunakannya dengan baik dan benar.

Saat anak masih dalam pertumbuhan, teknologi dapat memudahkan ia untuk belajar sesuatu yang baru. Meski begitu, orangtua tetap harus membimbing anak agar dapat menggunakan teknologi secara tepat. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan teknologi untuk pendidikan anak:

1. Balita

Saat anak masih balita, ibu harus membatasi penggunaan teknologi terutama di usia dua tahun ke bawah. Di usia ini, anak harus lebih banyak melakukan interaksi karena memiliki nilai pendidikan yang lebih kuat. Jika ingin menggunakan beberapa perangkat teknologi, pastikan yang berhubungan dengan foto anggota keluarga atau hewan. Ibu harus memastikan untuk selalu menemani anak saat menggunakan perangkat elektronik tersebut.

Jika ibu masih memiliki pertanyaan terkait cara yang efektif untuk menggunakan teknologi guna memaksimalkan pendidikan anak, psikolog dari Halodoc dapat memberikan saran yang jitu untuk hal tersebut. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc, ibu akan mendapat jawaban yang dapat mengembangkan bakat dan minat anak.

Baca juga: Berapa Usia Ideal Anak Mulai Bersekolah?


2. Prasekolah

Anak-anak pada masa prasekolah secara alami memang sudah tertarik dengan teknologi. Setiap orangtua dapat mengajarinya beberapa hal dasar tentang penggunaan alat elektronik. Pastikan anak untuk mengunduh aplikasi yang dapat mendorong minat dan bakat anak. Gunakan pendekatan yang seimbang terhadap teknologi dan pendidikan karena dapat merangsang otaknya untuk berkembang. Meski begitu, pastikan kegiatan lainnya tidak terganggu dengan alat-alat elektronik ini.

3. Anak Usia Sekolah

Saat sudah mulai bersekolah, anak mungkin sudah cukup pandai untuk menggunakan berbagai teknologi. Di rentang usia ini, anak mungkin sudah dapat menggunakan internet untuk mencari segala yang ingin diketahuinya. Ini adalah saat yang tepat untuk membahas keamanan internet. Pastikan agar anak tidak pernah membagikan semua hal yang bersifat pribadi secara online atau di media sosial.

Jika anak menemukan konten yang tidak pantas dilihat, ajarkan ia untuk menutup layar dan beritahu orangtuanya. Ibu juga harus memastikan sudah menggunakan filter web dan sistem keamanan yang memaksimalkan pendidikannya tanpa halangan berarti. Unduh lebih banyak permainan yang mengedukasi dan e-book. Saat anak bertanya, ibu juga dapat mencari rujukan jawabannya di internet bersama-sama.

Baca juga: 5 Cara Didik Anak Agar Cepat Mandiri

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan teknologi untuk pendidikan anak. Dengan cara ini, anak menjadi lebih cepat berkembang menggunakan semua sumber yang ada. Meski begitu, teknologi bak pedang bermata dua karena dapat menimbulkan sisi negatif. Pengawasan orangtua sangat penting untuk mencegah dampak negatif terjadi.

Referensi:
Bright Horizons. Diakses pada 2020. Children and Technology: Education and Learning at Home.
U.S. Department of Education. Diakses pada 2020. Use of Technology in Teaching and Learning.