• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri dari suatu tempat di luar tubuh wanita masuk ke dalam uretra atau saluran kemih dan menyebabkan infeksi. Wanita pun tercatat lebih mungkin terkena ISK daripada pria. Ini karena anatomi wanita yang memudahkan bakteri dari area vagina atau rektal masuk ke saluran kemih, karena semuanya berdekatan.

Parahnya lagi, infeksi saluran kemih juga bisa terjadi selama kehamilan. Kondisi ini terjadi karena janin yang sedang tumbuh bisa memberi tekanan pada kandung kemih dan saluran kemih. Alhasil, ini akan menjebak bakteri atau menyebabkan kebocoran urine.

Ada juga perubahan fisik pada usia kehamilan enam minggu, yang hampir dialami semua wanita hamil, yaitu pelebaran ureter. Ia akan terus mengembang dan terus membesar hingga melahirkan. Saluran kemih yang lebih besar, bersama dengan peningkatan volume kandung kemih dan penurunan tonus kandung kemih, semuanya menyebabkan urine bisa terjebak lebih diam di uretra dan memungkinkan bakteri berkembang biak di sana.

Baca juga: Bisakah Pengobatan Infeksi Saluran Kemih Tanpa Antibiotik?

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi kemungkinan ibu hamil terkena ISK, antara lain:

  • Memastikan untuk minum banyak air.
  • Minum jus cranberry tanpa pemanis atau minum pil cranberry.
  • Cuci dengan hati-hati di sekitar alat kelamin dan anus.
  • Buang air kecil kapan pun keinginan itu muncul, dan setidaknya setiap 2 hingga 3 jam.
  • Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim.

Ibu hamil juga perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada gejala ISK di awal kehamilan. Pemeriksaan ini merupakan langkah penting dalam membantu mencegah infeksi ISK atau mendeteksinya sejak dini. Kamu bisa buat janji di rumah sakit melalui Halodoc jika hendak melakukan pemeriksaan. Buat janji di Halodoc memiliki banyak keuntungan, semisal lebih praktis, dan membuat kamu tak perlu buang waktu untuk antre di rumah sakit.

Baca juga: Hindari 5 Kebiasaan Penyebab ISK pada Wanita

Lantas, Apakah Infeksi Saluran Kemih Membahayakan Kehamilan?

Infeksi apa pun selama kehamilan bisa sangat berbahaya bagi ibu dan bayi di dalam kandungan. Ini karena infeksi meningkatkan risiko persalinan prematur. ISK yang tidak diobati selama kehamilan juga dapat mendatangkan malapetaka setelah melahirkan. Apalagi infeksi saluran kemih bisa berkembang menjadi pielonefritis, yang mana sangat mungkin untuk mengancam jiwa ibu dan bayi. Ia bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan permanen. 

Tanpa pengobatan, ISK dapat menyebabkan komplikasi serius selama kehamilan. Komplikasi mungkin termasuk infeksi ginjal, kelahiran prematur, atau sepsis. Bayi yang lahir dari wanita dengan ISK yang tidak diobati mungkin juga memiliki berat lahir rendah saat melahirkan.

Jika ISK menyebar ke ginjal, ini dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut, seperti:

  • Anemia.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Preeklamsia.
  • Kerusakan sel darah merah atau hemolisis.
  • Jumlah trombosit darah rendah atau trombositopenia.
  • Bakteri dalam aliran darah atau bakteremia.
  • Sindrom kesulitan pernapasan akut.

Dalam beberapa kasus, infeksi dapat menular ke bayi yang baru lahir, menyebabkan komplikasi yang jarang tetapi cukup berbahaya. 

Baca juga: Ini Bedanya Infeksi Saluran Kemih dengan Infeksi Jamur

Oleh karena itu, beri tahu dokter jika kamu memiliki gejala ISK selama awal kehamilan. Beberapa gejala infeksi saluran kemih, antara lain: 

  • Sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil.
  • Urin keruh atau terdapat darah.
  • Nyeri panggul atau punggung bawah.
  • Sering buang air kecil.
  • Merasa bahwa harus sering buang air kecil.
  • Demam.
  • Mual atau muntah.

Antara 2 dan 10 persen wanita hamil mengalami ISK. Yang lebih mengkhawatirkan, ISK cenderung sering muncul kembali selama kehamilan. Wanita yang pernah mengalami ISK sebelumnya lebih rentan untuk mendapatkannya selama kehamilan. 

Referensi:
American Academy of Family Physicians. Diakses pada 2020. Urinary Tract Infections During Pregnancy.
Healthline. Diakses pada 2020. How to Treat a UTI During Pregnancy.
Medical News Today. Diakses pada 2020. UTI in Pregnancy: Everything You Need to Know.