• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencegah Penyakit Kulit pada Kucing

Cara Mencegah Penyakit Kulit pada Kucing

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Bulu kucing yang bersih, halus, dan lembut menandakan kulit yang sehat. Jika kulit kucing terlihat ada kemerahan, benjolan, pengelupasan, atau iritasi, maka terjadi masalah pada kesehatan kulitnya. Jika kulit kucing mengalami masalah, maka kucing kesayangan kamu perlu mendapatkan perawatan segera. 

Perlu diketahui bahwa penyakit kulit pada kucing dapat dicegah dan dihindari. Tentu hampir semua hewan pernah mengalami penyakit kulit, khususnya disebabkan oleh jamur dan parasit lainnya. Sebelum kucing kesayangan kamu mengalami penyakit kulit, sebaiknya lakukan langkah pencegahan, seperti:

Baca juga: Bahaya Cakaran Kucing yang Perlu Diwaspadai

  • Memberikan Makanan yang Berkualitas Baik

Pilihlah makanan kucing yang mengandung nutrisi baik. Makanan yang berkualitas dapat memberikan kebutuhan yang dibutuhkan kucing peliharaan. Penting untuk selalu memastikan makanan kucing mengandung omega-3 bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu. Kamu bisa mengetahui makanan berkualitas dengan membaca komposisi pada kemasan makanan kucing. 

  • Hindari Kucing dari Gangguan Kutu dan Jamur

Membasmi jamur di kulit kucing sangat penting untuk menjaga kesehatan kulitnya. Selain jamu, kutu juga bisa menjadi penyebab munculnya penyakit kulit pada kucing.

Hal ini karena gigitan kutu dapat membuat kucing menggaruk kulit, sehingga menyebabkan luka yang bisa menimbulkan penyakit kulit lain. Kamu dapat mencegah atau menghilangkan kutu dan jamur dengan memandikan kucing dengan sampo khusus. 

  • Kontrol Frekuensi Mandi

Ini adalah cara yang terpenting agar kesehatan kulit dan bulu kucing terjaga tetap sehat. Pastikan selalu memandikan kucing kesayangan secara teratur supaya ia terhindar dari semua kotoran dan bakteri penyebab penyakit kulit. Selain mandi, kamu juga harus rajin menyisir atau menyikat bulu kucing setiap hari. Ini supaya rambutnya tetap halus dan minyak alami pada tubuh dapat tersebar secara merata ke bagian badannya yang lain. 

Yang tidak kalah penting, kamu juga harus rajin dan merawatnya. Hindari pula hewan kesayangan kamu berkontak langsung dengan kucing liar atau kucing yang sedang mengalami penyakit kulit. 

Baca juga: 3 Hewan Rumahan yang Bisa Membawa Penyakit

Penyakit Kulit yang Umum Terjadi pada Kucing

Kamu juga perlu mengenali penyakit kulit yang umum terjadi pada kucing agar dapat lebih waspada dan segera memberikan perawatan pada kucing kamu. Penyakit kulit yang perlu diwaspadai diantaranya:

  • Abses

Merupakan salah satu dari banyak masalah kulit kucing yang umum. Kondisi kulit ini merupakan kumpulan nanah yang menyakitkan, biasanya terjadi di area luka gigitan atau tusukan. Abses membentuk pembengkakan keras yang melunak seiring waktu dan bisa pecah serta mengeluarkan cairan nanah. Penyakit kulit ini dapat terjadi saat kucing pernah berkelahi dengan kucing atau hewan lain. 

  • Tungau Telinga

Jika kucing terlihat sering memiringkan dan menggelengkan kepala, menggaruk telinga, dan terdapat kotoran yang berwarna coklat dan banyak di telinga, kemungkinan kucing terkena tungau telinga. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa gatal dan iritasi yang luar biasa. Jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan infeksi bakteri. 

  • Dermatitis

Cara terbaik untuk mencegah dermatitis kontak yaitu menjauhkan kucing dari area yang terdapat bahan kimia dan memberi makan kucing dengan mangkuk berbahan kaca, baja antikarat, atau keramik bebas timbal. 

  • Jerawat Kucing

Kucing juga bisa berjerawat. Pada kucing, jerawat dan komedo dapat terbentuk di bagian bawah dagu dan tepi bibir. Piring makan yang berbahan plastik atau karet bisa menjadi penyebab jerawat kucing. 

Baca juga: Cara Merawat Kucing Peliharaan agar Tak Terjangkit Toksoplasmosis

  • Alergi Kutu

Salah satu masalah kulit kucing yaitu alergi kutu. Kondisi kulit ini tampak seperti benjolan gatal yang muncul di pangkal ekor, bagian kaki belakang, dan paha bagian dalam. Pada kucing yang sensitif, dengan hanya satu gigitan kutu dapat menyebabkan gejala berjam-jam atau berhari-hari. 

Itulah cara mencegah penyakit kulit yang perlu diketahui. Kamu juga perlu melakukan kontrol rutin pada dokter hewan melalui aplikasi Halodoc untuk mencegah terjadinya penyakit kulit pada kucing. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Catster. Diakses pada 2020. 10 Cat Skin Problems and How to Handle Them
Hill’s Pet. Diakses pada 2020. Skin Problems to Watch For in Your Cat
WebMD. Diakses pada 2020. Slideshow: Skin Problems in Cats