• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencegah Peradangan Gusi pada Pengidap Diabetes
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencegah Peradangan Gusi pada Pengidap Diabetes

Cara Mencegah Peradangan Gusi pada Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 08 Juli 2021
Cara Mencegah Peradangan Gusi pada Pengidap Diabetes

Peradangan gusi adalah salah satu komplikasi yang terbilang umum ditemukan pada pengidap diabetes. Hati-hati, diabetes dan radang gusi ini bisa menimbulkan masalah serius bila tak segera ditangani. Kabar baiknya, ada beragam upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah peradangan gusi ketika mengidap diabetes.”

Halodoc, Jakarta – Coba tebak kira-kira berapa banyaknya pengidap diabetes secara global? Menurut data dari International Diabetes Federation (2019), sekitar 463 juta dari total populasi dunia (20-79 tahun) mengidap diabetes. Angka ini diprediksi bakal melonjak drastis menjadi 700 juta jiwa pada tahun 2045. 

Ingat, diabetes adalah salah satu penyakit yang bisa mengancam nyawa bila tak terkontrol atau ditangani dengan tepat. Penyakit ini bisa memicu berbagai komplikasi berbahaya. Sebut saja penyakit jantung, kebutaan pada mata, penyakit kulit, hingga penyakit ginjal.

Diabetes juga bisa menyebabkan masalah pada gigi dan mulut, salah satunya peradangan gusi. Lantas, bagaimana cara mencegah peradangan gusi pada pengidap diabetes?

Baca juga: Bukan Hanya Gigi Ngilu, Ini 3 Dampak Radang Gusi bagi Tubuh

Mencegah Peradangan Gusi pada Pengidap Diabetes

Peradangan gusi atau gingivitis adalah salah satu komplikasi yang terbilang umum pada pengidap diabetes. Kabar baiknya, ada beragam upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah peradangan gusi ketika mengidap kondisi diabetes. 

Nah, menurut pakar di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases dan Cleveland Clinic, pengidap diabetes bisa mencegah peradangan gusi dengan cara: 

  • Hindari minuman asam seperti soda, minuman energi, dan air dengan lemon. Minuman ini dapat mengikis enamel gigi yang menyebabkan pembusukan.
  • Bersihkan gigi dengan benang gigi setiap hari di antara sela-sela setiap gigi, geser ke atas dan ke bawah dan maju mundur dengan lembut untuk menghindari pendarahan.
  • Sikat gigi dan gusi selama dua menit, dua kali setiap hari. Atau setelah makan camilan manis atau bertepung.
  • Gunakan sikat berbulu lembut dengan sapuan lembut. Pastikan kamu menjangkau semua gigi untuk menghilangkan penumpukan plak. 
  • Gunakan pasta gigi berfluoride karena mampu melindungi terhadap kerusakan gigi.
  • Sikat lidah dengan lembut selama beberapa detik untuk menyingkirkan bakteri.
  • Ganti sikat gigi setiap 3 bulan atau lebih cepat jika sikat gigi terlihat usang atau bulunya menyebar. 
  • Pertimbangkan untuk menggunakan sikat gigi listrik, yang mungkin lebih efektif untuk menghilangkan plak dan karang gigi.
  • Temui dokter gigi sesuai jadwal yang disarankan oleh dokter. 
  • Jangan merokok atau mengunyah tembakau.
  • Jaga agar angka glukosa darah sedekat mungkin dengan target yang dianjurkan dokter. Tanyakan pada dokter untuk hal apa saja yang perlu kamu lakukan untuk mengontrol gula darah.
  • Konsumsi makanan sehat dan ikuti rencana diet yang disarankan oleh dokter.

Baca juga: Waspadai 9 Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh

Nah, itulah beberapa cara mencegah peradangan gusi pada pengidap diabetes. Bagi kamu yang mau tahu lebih jauh, kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Bagaimana Diabetes Membuat pada Masalah Gigi dan Mulut?

Mau tahu bagaimana cara kerja diabetes menyebabkan masalah pada gigi dan mulut hingga menyebabkan peradangan gusi? Pada dasarnya, kadar glukosa yang terlampau tinggi dalam darah bisa menyebabkan rasa sakit, infeksi, dan masalah lain di mulut, termasuk:

  • Gigi.
  • Gusi.
  • Rahang.
  • Jaringan seperti lidah, atap dan bagian bawah mulut, dan bagian dalam pipi.

Nah, glukosa ini dapat terkandung dalam air liur ketika. Ketika diabetes tidak terkontrol, kadar glukosa yang tinggi dalam air liur memicu pertumbuhan bakteri berbahaya di mulut. Bakteri ini bergabung dengan makanan untuk membentuk lapisan lembut dan lengket yang disebut plak.

Plak juga berasal dari makan makanan yang mengandung gula atau pati. Beberapa jenis plak menyebabkan kerusakan gigi atau gigi berlubang. Jenis plak lainnya menyebabkan penyakit gusi dan bau mulut. Hati-hati, plak yang dibiarkan berlarut-larut dalam mulut bisa memicu masalah gigi dan mulut, salah satunya peradangan gusi. 

Baca juga: 5 Cara Ampuh Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami

Nah, bagi kamu yang mengalami masalah gigi dan mulut serta mengidap diabetes, segeralah periksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit. Praktis, kan?

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. 5 Tips to Prevent Gum Disease If You Have Diabetes
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2021. Diabetes, Gum Disease, & Other Dental Problems
The International Diabetes Federation. Diakses pada 2021. Diabetes facts & figures.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases and Conditions. Gingivitis.