• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mencuci Masker Kain Anjuran Kemenkes

Cara Mencuci Masker Kain Anjuran Kemenkes

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Cara Mencuci Masker Kain Anjuran Kemenkes

“Masker kain perlu dicuci dengan langkah yang tepat agar aman dan higienis saat kembali digunakan. Caranya dengan direndam di air panas berisikan deterjen selama kurang lebih lima menit. Selanjutnya, masker kain perlu dikucek perlahan dan dibilas pada air mengalir. Tahap terakhir, masker perlu dijemur di bawah teriknya sinar matahari.”

Halodoc, Jakarta – Penggunaan masker di tengah pandemi COVID-19 saat ini menjadi hal wajib sebagai langkah efektif mencegah penularan. Hingga saat ini, ada beberapa jenis masker yang direkomendasikan. Salah satunya adalah masker rangkap kombinasi masker medis dan masker kain. Meski masker medis hanya dapat dipakai sekali, tetapi masker kain dapat dicuci dan dipakai berulang kali. 

Sayangnya, tidak sedikit orang yang masih mengabaikan atau bahkan tidak peduli dengan kebersihan masker kain. Padahal, masker kain harus dicuci dengan cara yang tepat seperti anjuran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Hati-hati, masker kain yang kotor tidak dapat menyaring virus secara efektif. 

Lantas, bagaimana cara tepat mencuci masker kain sesuai anjuran Kemenkes? Simak infonya di sini!

Baca juga: Masker Kain untuk Tangkal Corona, Ini Penjelasannya

Ini Cara Mencuci Masker Kain yang Dianjurkan

Agar masker kain aman dan higienis saat kembali digunakan, berikut adalah langkah mencucinya sesuai rekomendasi Kemenkes RI, yaitu:  

  1. Rendam Masker Kain dengan Air Panas

Pertama-tama, kamu harus menyiapkan terlebih dahulu air panas pada wadah dengan suhu sekitar 50-60 derajat Celsius. Perlu diketahui bahwa air panas tersebut berfungsi untuk membasmi kuman penyebab penyakit yang hinggap di kain.

Selanjutnya, tambahkanlah deterjen pada wadah lalu rendam masker kain selama kurang lebih lima menit. Lalu, masker perlu ‘dikucek’ atau digosok secara perlahan hingga kotorannya hilang. Namun, hindarilah mengucek masker terlalu keras agar dapat menghindari risiko kerusakan kain. 

  1. Bilas Masker dengan Air Mengalir

Setelah merendam dan mengucek masker di dalam air panas yang mengandung deterjen, masker perlu dibilas. Bilaslah masker kain di bawah air mengalir sampai busa atau sisa deterjennya benar-benar hilang.

  1. Keringkan Masker Kain

Ketika sudah bersih dari sisa deterjen, masker kain harus dijemur langsung di bawah matahari atau menggunakan pengering panas. Paparan sinar matahari dapat membunuh sisa-sia kuman penyebab penyakit yang masih menempel pada masker kain. 

Selain itu, masker kain sebaiknya tidak dijemur di dalam ruangan karena dapat membuat masker kain lembab. Alhasil, masker dapat menjadi tempat pertumbuhan kuman atau bakteri.

  1. Setrika Masker Kain

Bila masker kain sudah kering setelah dicuci, janganlah langsung menggunakannya apabila perlu keluar rumah. Perlu diketahui bahwa masker kain yang sudah kering perlu disetrika dengan suhu yang panas. Hal tersebut bertujuan untuk benar-benar memastikan bahwa bakteri, virus, atau kuman penyebab penyakit mati. Setelah disetrika, barulah masker siap untuk digunakan kembali.

Baca juga: Cara Pakai Masker Dobel yang Benar untuk Tangkal COVID-19

Jenis Masker Kain yang Dianjurkan dan Cara Penggunaannya

Tim komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa masker kain yang direkomendasikan adalah masker yang memiliki tiga lapisan. Lapisan pertama adalah lapisan hidrofilik seperti katun. 

Selanjutnya, dilapisi oleh lapisan kedua yang berbahan katun atau polyester. Lapisan kedua tersebut berfungsi untuk mendukung proses filtrasi lebih optimal. Sementara itu, lapisan ketiga atau yang paling luar, menggunakan lapisan hidrofobik yang bersifat anti air seperti bahan polypropylene, ujarnya. Seperti yang dilansir dari laman Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI.

Masker kain hanya dapat dipakai maksimal selama empat jam dan harus segera diganti dengan yang baru dan bersih. Selain itu, sejak kehadiran COVID-19 varian terbaru, CDC menyarankan penggunaan masker rangkap. Lapisan pertama yang dipakai adalah masker bedah sekali pakai dengan masker kain sebagai lapisan keduanya. 

Oleh sebab itu, masyarakat dianjurkan untuk membawa beberapa masker medis dan kain jika harus keluar rumah. Perlu diingat bahwa penggunaan masker akan efektif jika kamu secara aktif juga menerapkan protokol kesehatan lainnya. 

Baca juga: Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit

Nah, itulah penjelasan mengenai cara yang tepat untuk mencuci masker medis sesuai anjuran Kemenkes RI. Caranya dengan merendamnya terlebih dahulu pada air panas, menambahkan deterjen, dikucek secara perlahan, lalu dibilas pada air mengalir. Selanjutnya, masker kain perlu dijemur di bawah sinar matahari secara langsung atau dikeringkan terlebih dahulu menggunakan pengering.

Selain menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker hingga menjaga jarak, sistem kekebalan tubuh juga perlu dijaga. Salah satu caranya adalah melalui konsumsi vitamin C setiap harinya.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa cek kebutuhan vitamin sesuai dengan pilihanmu. Tentunya tanpa perlu mengantri berlama-lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi: 

Promkes Kemenkes RI. Diakses pada 2021. Flyer Cara Mencuci Masker Kain
p2p Kemenkes RI. Diakses pada 2021. Begini Aturan Pemakaian Masker Kain yang Benar
WHO. Diakses pada 2021. Coronavirus disease (COVID-19): Masks