• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mendampingi Teman yang Alami Gangguan Stres Pascatrauma

Cara Mendampingi Teman yang Alami Gangguan Stres Pascatrauma

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Memiliki orang terdekat yang mengidap gangguan stres pasca trauma pasti membuat sebagian orang merasa kewalahan, apalagi saat pengidap menampakkan gejalanya. Tidak sedikit orang terdekat yang merasa takut dan khawatir tentang hubungan yang telah dibangunnya selama ini. Jangan ditinggalkan, karena pengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) membutuhkan dukungan dan kasih sayang orang terdekat.

Dengan memberikan hal-hal yang dibutuhkan, pengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) dapat melalui masalahnya, dan dapat kembali hidup secara normal. Lantas, bagaimana cara mendampingi seseorang dengan gangguan stres pasca trauma? Berkaitan dengan hal tersebut, kamu dapat membaca penjelasan selengkapnya di bawah ini, ya!

Baca juga: Bahaya PTSD pada Kesehatan Mental Jika Tidak Segera Diatasi

Cara Mendampingi Pengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) merupakan tahap lanjut pada pengidap trauma. Mereka akan sangat mudah sekali marah, mengurung diri dari pergaulan sosial, serta merasa kurang perhatian atau kasih sayang. Saat memiliki teman terdekat dengan gangguan stres pasca trauma, kamu akan menghadapi kesulitan tersendiri, apalagi saat pengidap tidak mau membuka diri dengan orang lain.

Dengan mengetahui beragam gejala dan kondisi yang dialami oleh pengidap, maka kamu akan semakin mengerti bagaimana harus bertindak. Dengan begitu, kamu dapat membantu orang terdekatmu untuk menghadapi trauma yang dialaminya. Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan saat mendampingi seseorang dengan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD):

1.Jadi Pendengar yang Baik

Terkadang pengidap tidak ingin membagi pengalaman traumatis yang dialaminya. Di saat seperti inilah tugas kamu untuk memberikan perhatian khusus pada mereka. Saat mereka sudah percaya denganmu, mereka akan lebih mudah dalam mengekspresikan rasa takut, gelisah, atau reaksi negatif. Hargai perasaan mereka dan jangan memaksanya untuk menjelaskan. Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik.

2.Beri Dukungan Sosial

Pengidap Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) akan sangat sulit berinteraksi sosial. Mereka tidak segan untuk menarik diri lingkungan pergaulan, bahkan keluarganya sendiri. Jangan memaksa mereka untuk berbicara dan berubah. Sebagai pendamping, kamu harus tetap sabar, tenang, dan berpikir positif. Pelajari kondisi ini, sehingga kamu dapat lebih banyak memberikan dukungan sosial.

Baca juga: Alasan Pengidap Gangguan Kepribadian Ambang Bisa Kena PTSD

3.Hindari Pemicu

Gejala trauma pada pengidap kondisi ini biasanya akan muncul saat mereka mengingat seseorang, tempat, benda, atau situasi yang membuat trauma mendalam. Sebagai teman terdekat, kamu perlu mengidentifikasi sejumlah hal tersebut, dan sebisa mungkin untuk menghindari berbagai hal yang dapat memicu munculnya memori buruk tentang trauma yang dialami.

4.Bangun Kepercayaan dan Rasa Aman

Pengidap gangguan stres pasca trauma akan selalu menganggap dunia penuh dengan bahaya. Mereka bahkan tidak dapat mempercayai diri sendiri. Sebagai pendamping, kamu perlu membangun rasa percaya dan rasa aman dengan menunjukkan komitmen terhadap janji dan konsisten dalam melakukan apa yang telah kamu katakan.

Baca juga: PTSD Berbeda dengan Trauma, Ini Penjelasannya 

Pengidap kondisi ini akan mengalami sejumlah gejala, seperti:

  • Tidak bisa mengendalikan perilaku dan sikap.
  • Pengidap merasa gelisah, mudah marah, depresi, dan kurangnya rasa percaya terhadap orang lain.
  • Pengidap mengalami gangguan makan atau rasa gelisah yang berlebihan.

Jika menemukan seseorang dengan sejumlah gejala tersebut, disarankan untuk mengajaknya bertemu dengan psikolog atau psikiater di rumah sakit terdekat. Mendampingi pengidap dengan gangguan stres pasca trauma memang dapat membuat kamu merasa frustrasi. Namun dengan mengetahui ciri-ciri dan melakukan sejumlah langkah tersebut, kamu dapat membantu seseorang kembali pulih.

Referensi:
PTSD: National Center for PTSD. Diakses pada 2020. How Can I Help?
Help Guide. Diakses pada 2020. Helping Someone with PTSD.
Psych Guide. Diakses pada 2020. How to Help Someone With Post-Traumatic Stress Disorder.