• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengenali Potensi Anak untuk Masa Depannya

Cara Mengenali Potensi Anak untuk Masa Depannya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Setiap anak pasti memiliki berbagai jenis potensi dan kemampuan, meskipun kemampuan tersebut tidak selalu mencerminkan kemampuan orangtuanya. Si Kecil mungkin orang yang pertama dalam keluarga yang memiliki bakat bermain piano, sepak bola, ataupun melukis. Potensi dan bakat anak muncul dalam bentuk apa pun.

Mengenai dan memahami potensi anak adalah langkah penting untuk kehidupan anak di masa depan. Sudah seharusnya orangtua mampu mengenali potensi anak sebelum anak dewasa. Orangtua juga berperan dalam membantu mengembangkan potensi anak. Berikut langkah yang perlu orangtua lakukan untuk mengenali potensi anak. 

  • Memperhatikan Kesukaan dan Hobi Anak

Biasanya hal yang menjadi kesukaan dan hobi anak dapat menjadi panduan untuk mengetahui potensi yang dimilikinya. Perhatikan aktivitas yang dilakukan anak, mulai dari hobi, kesukaan, kebiasaan dan lainnya. Biarkan anak mengeksplorasi semua kesukaannya selagi itu positif dan tidak membahayakan. Sebaiknya jangan menekan atau membatasi kegiatan anak, karena akan menghalangi anak untuk memperdalam potensi yang dimilikinya. Terpenting adalah tetap mengawasi segala kegiatan anak. 

Baca juga: Tekanan Belajar Tinggi Bisa Sebabkan Anak Alami Insomnia

  • Berdiskusi dengan Anak dalam Banyak Kesempatan

Tunjukkan perhatikan pada anak dalam batasan yang wajar. Jangan terlalu memanjakannya, tapi juga jangan terlalu mengabaikannya. Orangtua perlu menyediakan waktu untuk berdiskusi dengan anak untuk mengetahui apa bakat yang dimiliki anak. Komunikasi yang positif membentuk ikatan emosional sehingga mendekatkan hubungan antara orangtua dan anak. 

  • Beri Kesempatan Anak Bergaul

Biarkan anak bergaul dengan teman-teman sebayanya. Saat bergaul, biasanya anak dapat saling menunjukkan potensi dan bakat yang dimilikinya. Metode ini juga dapat dimanfaatkan anak untuk saling bercerita dengan teman sebayanya, mengenai hobi dan hal-hal yang menjadi kesukaannya. Namun, orangtua tetap perlu mengamati kebiasaan anak saat bergaul dengan teman-temannya. 

  • Dukung Anak Ikut dalam Kompetisi

Ikut sertakan anak dalam beberapa perlombaan. Namun jangan memaksanya dan harus sesuai dengan persetujuan anak. Hasil lomba tentu memiliki pencapaian tertinggi yang dapat menjadi ukuran bahwa potensi anak dominan pada suatu kegiatan. Orangtua tidak perlu memberi target yang tinggi, karena itu hanya akan membuat anak menjadi tertekan. Berilah dukungan positif yang dapat menguatkan anak, sehingga dia pun akan senang melakukannya. 

Baca juga: Pentingnya Mengajari Anak untuk Hidup Sehat

  • Ajarkan Tentang Bekerja Keras

Untuk mengenali potensi anak, biasanya harus ada kondisi khusus yang membuat bakatnya muncul. Salah satu caranya yaitu mengajarkan arti bekerja keras dalam memperoleh sesuatu. Misalnya, sebelum mengabulkan permintaan anak, ayah itu dapat meminta anak untuk melakukan tugasnya terlebih dulu, seperti merapikan kamar, mengerjakan PR, dan lainnya. 

  • Biarkan Anak yang Memilih

Berikan kebebasan pada anak untuk dapat memilih kegiatan yang disukainya. Selama pilihannya masih wajar dan berdampak positif, ayah dan ibu bisa tetap mendukungnya. 

  • Diskusikan dengan Guru

Ayah dan ibu juga bisa mengetahui potensi anak melalui diskusi dengan guru di sekolah, terutama wali kelas. Sebab, guru wali kelas memiliki peran dalam mendidik dan mengawasi Si Kecil selama di sekolah. Selain itu, ia tentu memahami apa saja yang menjadi kelemahan dan kelebihan anak. Rutinlah berkomunikasi dengan wali kelas untuk mengetahui perkembangan anak sehari-hari di sekolah dan potensinya.

Baca juga: Begini Cara Ajarkan Kesabaran pada Si Kecil

Selain guru di sekolah, orangtua juga dapat berdiskusi dengan psikolog anak melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan banyak wawasan mengenai pola asuh anak. Diskusi dengan dokter ataupun psikolog ini lebih mudah dan bisa dilakukan kapan dan di mana saja hanya melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Kemdikbud. Diakses pada 2020. Cara Mengenal Potensi Anak.
Child Development. Diakses pada 2020. 4 Ways to Spot and Nurture Talent In Your Child