• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Menjaga Kesehatan Mental saat Alami Penyakit Kritis

Cara Menjaga Kesehatan Mental saat Alami Penyakit Kritis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cara Menjaga Kesehatan Mental saat Alami Penyakit Kritis

Halodoc, Jakarta - Kesehatan mental turut berperan dalam kondisi tubuh secara keseluruhan, sehingga penting untuk kamu menjaganya sebaik menjaga kesehatan fisik. Pasalnya, orang yang mengidap stres tinggi ternyata dikaitkan dengan risiko mengalami kematian akibat penyakit kanker sebesar 32 persen. Pun, pengidap depresi juga disinyalir memiliki risiko lebih tinggi terserang masalah jantung koroner.

Sementara itu, kondisi fisik yang tidak sehat pun bisa berpengaruh pada kondisi mental kamu. Misalnya saja, kamu divonis mengidap penyakit kritis, sudah pasti kamu menjadikannya beban dan cenderung mengalami kecemasan berlebihan, sehingga bisa berujung pada stres dan depresi. Akhirnya, gangguan pada kesehatan mental bisa membuat kondisi kesehatan tubuhmu semakin buruk, sehingga penyembuhan pun menjadi lebih lama. 

Cara Menjaga Kesehatan Mental ketika Mengidap Penyakit Kritis

Menjaga mental tetap sehat akan membuat pemulihan lebih cepat. Stres yang mampu dikendalikan, rasa optimis, hingga selalu bersyukur menjadi kunci selalu sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Selalu ingat, sebagian besar penyakit terjadi dan diperburuk oleh stres.

Baca juga: 9 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental

Inilah mengapa, sangat perlu menjaga kesehatan mental di berbagai kondisi. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu terapkan:

  • Selalu Berpikir Positif

Membangun pikiran positif sangat penting dalam berbagai kondisi, termasuk ketika kamu divonis mengidap penyakit kronis. Bersyukur menjadi cara terbaik agar hidup lebih mudah dijalani. Meski rasanya sulit, tetapi selalu ingat bahwa tetap ada hal sekecil apa pun yang bisa kamu syukuri saat itu. Berpikir positif tidak hanya membuatmu lebih mudah menjalani hari, tetapi juga membuatmu lebih bahagia.

  • Isi Waktu dengan Melakukan Hobi

Ingatkah kapan terakhir kali kamu melakukan hal yang kamu sukai? Sesekali, tidak ada salahnya untuk kembali melakukannya. Merajut, berolahraga, mendengarkan musik, menonton film, membaca, atau memasak. Selain sebagai hiburan untuk meredakan stres dan menghindari diri dari depresi, melakukan hobi menjadi salah satu caramu menghargai diri sendiri.

Baca juga: Ini Ciri Seseorang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

  • Tetap Penuhi Asupan Gizi Seimbang

Salah satu tanda diri mengalami gangguan mental adalah makan berlebihan atau justru kehilangan nafsu makan. Stres dan depresi memang bisa membuat kamu menjadi malas makan, bahkan malas beraktivitas, hanya ingin menghabiskan waktu berdiam diri tanpa melakukan apa pun. 

Namun, tetap menjaga asupan makanan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang sebenarnya baik untuk mendukung kesehatan fisik maupun mental kamu, lho. Jadi, tetap penuhi asupan harian dengan makanan yang mengandung lemak, protein, karbohidrat, juga mineral dan vitamin. 

  • Sisihkan Waktu untuk Berolahraga

Mengidap penyakit kritis bukan berarti kamu malas berolahraga. Tetap lakukan aktivitas fisik meski tak lama, dan pilihlah jenis olahraga yang ringan yang tidak membuat tubuh kelelahan, seperti berjalan kaki setiap pagi hari. Kabarnya, berjalan kaki mampu membantu mengurangi stres dan tekanan serta memicu rilisnya hormon endorfin yang bisa memberikan energi positif terhadap kesehatan mental. Kamu juga bisa melakukan olahraga di rumah, seperti yoga atau relaksasi.

Baca juga: Ketahui Tips Hidup Bahagia Demi Kesehatan Jiwa

Mengidap penyakit kritis bukan berarti kamu berputus asa dan kehilangan semangat hidup. Selalu ingat, berpikir positif bisa menghindarkan diri dari stres dan membantu mempercepat proses penyembuhan. Kalau kamu butuh bantuan psikolog untuk menunjang kesehatan mentalmu, gunakan saja aplikasi Halodoc untuk tanya jawab. Jangan sampai stres mengganggu kesehatan fisikmu, ya!



Referensi: 
Mental Health Foundation. Diakses pada 2020. Physical Health and Mental Health.
HelpGuide. Diakses pada 2020. Building Better Mental Health.