• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mudah untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mudah untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

Cara Mudah untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 13 Juni 2022

“Tingkat kesuburan wanita dapat memengaruhi kemudahannya untuk mendapatkan kehamilan. Nah, ketahui beberapa cara untuk menilai hal tersebut di sini!”

Cara Mudah untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

Halodoc, Jakarta – Ada banyak pasangan yang ingin segera mendapatkan keturunan. Namun, tingkat kesuburan dari pasangan pria maupun wanita mampu memengaruhi kesempatan untuk mendapatkan kehamilan. Tahukah kamu jika ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui tingkat kesuburan wanita? Berikut ulasan lengkapnya!

Beberapa Cara untuk Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

Cara paling awal yang dapat dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan untuk memiliki keturunan adalah memastikan pria dan wanita tersebut subur. Kebanyakan kasus wanita yang disalahkan karena sulit untuk mendapatkan keturunan, padahal peran pria tentu juga dapat berpengaruh terhadap hal ini.

Untuk wanita sendiri, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar tingkat kesuburannya dapat diketahui. Cara paling umum yang dilakukan adalah dengan mengetahui ciri-ciri jika seorang wanita subur. Nah, berikut adalah beberapa ciri yang perlu diketahui:

1. Siklus Menstruasi yang Teratur

Salah satu cara menilai tingkat kesuburan wanita adalah dengan melihat siklus menstruasinya. Jika ia mengalami rutinitas ini setiap bulan, maka ovulasi juga terjadi secara teratur. Ovulasi sendiri adalah proses saat tubuh menghasilkan sel telur yang matang dan siap dibuahi.

Siklus menstruasi yang normal terjadi dalam rentang waktu selama 21 hari sampai 35 hari. Selain itu, siklus menstruasi normal dilihat dari jumlah darah yang dikeluarkan masih di ambang normal. Kesimpulannya adalah tingkat kesuburan wanita terbilang baik jika siklus menstruasinya normal dan teratur.

2. Memiliki Berat Badan Ideal

Dipercaya jika wanita yang memiliki berat badan berlebih atau bahkan obesitas lebih sulit untuk mendapatkan kehamilan. Sebab, hormon yang berhubungan dengan kehamilan terganggu, sehingga membuat ovulasi berhenti. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko sindrom ovarium polikistik menyebabkan kemandulan permanen.

Selain itu, wanita yang terlalu kurus juga sulit untuk hamil karena tubuhnya menghemat energi dengan cara menghentikan proses ovulasi. Jika masa ovulasi yang seharusnya rutin terjadi berhenti terlalu lama, kemungkinan mandul lebih tinggi.

3. Menerapkan Kehidupan Seksual yang Sehat

Setiap wanita juga perlu menerapkan kehidupan seksual yang sehat, seperti tidak bergonta-ganti pasangan seksual atau melakukan cara yang aman saat berhubungan badan. Hal ini berguna untuk menghindari berbagai penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan infertilitas, sehingga kehamilan lebih sulit terjadi.

4. Tidak Merokok

Wanita yang terbiasa merokok perlu menghentikan kebiasaan tersebut. Disebutkan jika tingkat kesuburannya dapat menurun sekitar 43% dan risiko yang lebih tinggi alami kemandulan. Hal ini akibat zat racun di dalam rokok yang mengganggu sel telur, sehingga ovulasi sulit terjadi dan akhirnya kehamilan lebih sulit.

Beberapa Jenis Tes Kesuburan untuk Wanita

Selain mengetahui ciri-ciri yang disebutkan sebelumnya, wanita juga dapat memeriksa tingkat kesuburannya melalui beberapa pemeriksaan. Tes ini diawali dengan pemeriksaan fisik, catatan riwayat kesehatan, dan pemeriksaan ginekologi. Beberapa pemeriksaan lanjutannya, antara lain:

  • Tes Ovulasi. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah kamu berovulasi dan dapat menghasilkan sel telur secara teratur.
  • Tes Pencitraan. Tes ini berupa tes ultrasound untuk mencari tahu kemungkinan terdapat gangguan pada rahim atau tabung saluran indung telur.
  • Pemeriksaan cadangan sel telur pada ovarium. Tes ini diawali dengan tes hormon pada awal siklus menstruasi. Melalui tes ini, kamu akan mengetahui kualitas dan kuantitas sel telur yang ada untuk ovulasi.
  • Hysterosalpingography (HSG). Tes ini akan mengevaluasi kondisi rahim dan tabung saluran indung telur. Proses tes ini adalah pertama-tama kamu akan disuntikkan cairan kontras X-ray ke dalam rahim. Lalu, pemotretan X-ray dilakukan untuk mengetahui apakah rongga tersebut normal sekaligus memastikan cairan mengalir dengan baik dari tabung saluran indung telur. Melalui tes ini, jika terdapat penyumbatan atau ada masalah lain, maka langsung dapat diketahui.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menilai tingkat kesuburan wanita. Beberapa pasangan melakukan pemeriksaan kesuburan sebelum menikah untuk memastikan apakah mereka bisa mendapatkan keturunan. Meski begitu, hal ini terkadang masih tabu untuk dilakukan di Indonesia. Saat masalahnya diketahui, dokter dapat memberikan solusi yang tepat untuk dilakukan.

Kamu bisa lho melakukan pemesanan untuk pemeriksaan kesuburan di beberapa rumah sakit rekanan Halodoc melalui fitur janji medis. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa didapatkan hanya dengan penggunaan smartphone. Maka dari itu, segera gunakan aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2022. Understanding Infertility: Symptoms and Causes.
Web MD. Diakses pada 2022. Fertility Tests for Women.