• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami

Cara Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 Desember 2022

“Kehamilan kembar memang sulit untuk didapatkan. Namun, dengan melakukan program hamil kembar, kesempatan ini akan jadi lebih besar. ”

Cara Program Hamil Kembar dengan Terapi AlamiCara Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami

Halodoc, Jakarta – Bagi sebagian pasangan, memiliki bayi kembar adalah kebahagiaan yang perlu kamu syukuri. Selain itu, menjalani kehamilan kembar juga akan membuat pengalaman menjadi lebih menarik untuk ibu. Meskipun kehamilan kembar memerlukan perawatan yang lebih ekstra, tetapi kebahagiaan yang tidak kalah besar juga akan dirasakan oleh orang tua.

Umumnya, kehamilan kembar dapat terjadi ketika salah satu pasangan memiliki riwayat kelahiran kembar. Namun, bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa berusaha untuk mendapatkan bayi kembar saat kehamilan nanti. Nah, sebaiknya simak berbagai ulasan menarik mengenai cara program hamil kembar dengan terapi alami yang bisa kamu lakukan bersama pasangan.

Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami

Kehamilan kembar adalah salah satu kehamilan yang terbilang unik dan langka. Kehamilan kembar ada dua jenis, yaitu kembar non identik dan identik. Kembar non identik terjadi ketika terdapat dua sel telur dalam satu rahim dengan proses pembuahan yang sama. 

Selain itu, tidak semua pasangan bisa mendapatkan kehamilan kembar dengan mudah. Meskipun begitu, kamu dan pasangan masih bisa berusaha untuk mendapatkan kehamilan kembar dengan beberapa cara alami.

Melakukan perawatan kesuburan, seperti IVF dan stimulasi ovarium menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kesempatan mendapatkan bayi kembar. 

Selain itu, ada berbagai pola makan dan terapi alternatif tertentu untuk meningkatkan kehamilan kembar, tetapi hingga saat ini cara tersebut belum terbukti secara efektif untuk mendapatkan kehamilan kembar.

Jangan ragu untuk langsung melakukan pemeriksaan di rumah sakit pilihan melalui Halodoc untuk memastikan kondisi kesehatan bagian reproduksi kamu dan pasangan. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play, agar kondisi kesehatan kamu dapat diketahui secara tepat. Dengan begitu, kamu dan pasangan bisa merencanakan kehamilan yang sehat.

Faktor Penentu Kehamilan Kembar

Selain melakukan perawatan kesuburan, hamil kembar juga bisa terjadi akibat adanya beberapa faktor lain, seperti:

1. Usia

Orang yang menjalani kehamilan di atas usia 30 tahun memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan hamil kembar. Hal ini terjadi karena hormon perangsang folikel meningkat seiring bertambahnya usia. 

Folikel bisa bereaksi berlebihan terhadap kadar hormon perangsang mampu melepaskan dua sel telur untuk dibuahi, sehingga menyebabkan kehamilan kembar.

2. Riwayat Keluarga

Memiliki riwayat keluarga kembar non identik membuat kamu memiliki peluang menjalani kehamilan kembar lebih besar. 

3. Berat Badan

Orang dengan berat badan yang lebih besar memiliki kesempatan mendapatkan hamil kembar lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang berat badannya kurang. Hal ini karena lemak pada tubuh menyebabkan peningkatan kadar estrogen yang memicu overstimulasi ovarium.

Pada kondisi ini, ovarium bisa melepaskan 2-3 sel telur. Namun, jika kamu mengalami obesitas, ada hal lain yang perlu kamu perhatikan juga. Pasalnya, beberapa wanita obesitas biasanya lebih sulit untuk bisa hamil. 

4. Proses Menyusui

Menyusui menjadi proses yang akan ibu jalani setelah persalinan. Selain itu, menyusui juga bisa menjadi alat kontrasepsi alami untuk menekan kesuburan dan mencegah kehamilan. 

Namun, bukan tidak mungkin kamu kembali mendapatkan kehamilan saat sedang menyusui. Bahkan, menjalani kehamilan saat menyusui meningkatkan peluang mendapatkan kehamilan kembar.

Jika kamu sedang menjalani program hamil kembar, pastikan untuk selalu menjaga kesehatan dengan rutin melakukan pemeriksaan di dokter kandungan. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai gangguan yang berisiko dialami saat menjalani kehamilan nantinya, seperti lahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, hingga preeklampsia.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2022. What Increases The Odds of Having Twins?
Very Well Family. Diakses pada 2022. What Are My Chances of Having Twins?
Healthline. Diakses pada 2022. Tips on How to Conceive Twins.