• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Terbaik untuk Mencegah Kanker Serviks di Usia Muda

Cara Terbaik untuk Mencegah Kanker Serviks di Usia Muda

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang menakutkan bagi wanita. Hal ini karena kanker serviks menjadi penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada pengidapnya. Tidak hanya itu, penyakit kanker serviks tidak akan menunjukkan gejala apapun di awal pertumbuhan sel kanker. Gejala akan muncul setelah sel kanker sudah tumbuh dan menyebar, hingga organ maupun bagian tubuh yang lain.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Gejala Kanker Serviks Ini

Berbagai pemeriksaan dapat dilakukan untuk memeriksa keluhan kesehatan yang terkait dengan penyakit ini. Kanker serviks yang terdeteksi dapat segera dilakukan pengobatan yang akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit. Tidak hanya orang dewasa atau yang sudah memasuki usia lanjut, kanker serviks pun dapat dialami oleh seseorang yang masih memiliki usia terbilang muda. Untuk itu, ketahui beberapa cara terbaik untuk cegah kanker serviks di sini.

Ketahui Cara Pencegahan Kanker Serviks

Tidak hanya saat kamu memasuki usia dewasa, nyatanya melakukan pencegahan kanker serviks bisa kamu lakukan saat usia masih terbilang muda. Berikut adalah beberapa cara pencegahan yang cukup efektif.

1.Pemeriksaan Berkala

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu kamu untuk mencegah kanker serviks. Melansir Centers for Disease Control and Prevention, ada dua jenis pemeriksaan yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit ini, yaitu pap smear dan juga pemeriksaan HPV. 

Tes pap smear dilakukan untuk mendeteksi adanya perubahan pada sel serviks yang menjadi tanda awal dari kanker serviks. Sedangkan pemeriksaan HPV, dilakukan untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus HPV penyebab kanker serviks.

Baca juga: Ketahui Pemeriksaan Penting untuk Cegah Kanker Serviks

2.Vaksin HPV

Virus HPV menjadi penyebab utama kanker serviks. Dengan melakukan vaksin HPV, kamu dapat mencegah penyakit ini dengan efektif. Melansir Web MD, waktu ideal untuk mendapatkan vaksin ini sebelum seseorang aktif secara seksual. Jadi, vaksin HPV dapat diberikan ketika anak mulai memasuki usia 9 tahun. 

Vaksin akan diberikan melalui cara suntikan. Biasanya, proses ini akan menyebabkan efek samping yang cukup ringan. Umumnya, vaksin HPV akan menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan nyeri pada area suntikan.

3.Hindari Kebiasaan Merokok

Kamu dapat mencegah dan menurunkan risiko kanker serviks dengan menghindari kebiasaan merokok. Melansir dari National Health Service UK, wanita yang memiliki kebiasaan merokok akan lebih rentan mengalami kanker serviks dibandingkan mereka yang tidak merokok.

4.Jalani Gaya Hidup Sehat

Selain mendapatkan vaksin dan rutin melakukan pemeriksaan, sebaiknya jalani gaya hidup sehat dengan perbanyak olahraga dan atur pola makan seimbang dengan penuhi kebutuhan nutrisi serta gizi. Menjalani gaya hidup sehat secara teratur dapat menurunkan risiko kanker serviks.

Itulah beberapa cara pencegahan kanker serviks yang bisa dilakukan di usia muda. Tidak hanya kanker serviks, dengan rutin berolahraga, kamu juga dapat terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat terjadi.

Kenali Gejala Kanker Serviks

Gejala kanker serviks akan sulit dideteksi pada awal perkembangan penyakit ini. Biasanya gejala akan muncul saat penyakit ini sudah memasuki tahap lanjut. Inilah beberapa gejala yang dialami oleh pengidap kanker serviks:

  1. Perdarahan yang terjadi di luar waktu menstruasi, setelah berhubungan intim, atau saat kamu menjalani menopause.
  2. Munculnya cairan yang tidak biasa, seperti mengeluarkan bau dan bercampur dengan darah.
  3. Pengidap kanker serviks juga rentan alami nyeri panggul yang cukup parah.

Namun, gejala akan terasa berbeda ketika sel kanker sudah menyebar pada sel maupun jaringan yang ada disekitar serviks, seperti sembelit, mengalami inkontinensia urine, muncul darah pada urine, hingga pembengkakan pada kaki. 

Baca juga: Begini Komplikasi Pengobatan Kanker Serviks

Segera gunakan aplikasi Halodoc dan tanyakan langsung pada dokter mengenai keluhan kesehatan yang kamu alami. Pemeriksaan yang dilakukan tentunya dapat membantu kamu mengetahui penyebab gangguan kesehatan. Sel kanker yang terdeteksi dapat diatasi dengan berbagai pengobatan, mulai dari pembedahan hingga kemoterapi.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Can Cervical Cancer Be Prevented?
Web MD. Diakses pada 2020. Can I Prevent Cervical Cancer?
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Cervical Cancer.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. What Can I Do to Reduce My Risk of Cervical Cancer?