• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Cara Mengukur Lingkar Perut dengan Tepat

Catat, Ini Cara Mengukur Lingkar Perut dengan Tepat

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Catat, Ini Cara Mengukur Lingkar Perut dengan Tepat

“Cara mengukur lingkar perut dengan tepat yaitu dengan menggunakan pita pengukur yang tidak elastis. Lingkarkan di sekitar perut setinggi pusar. Pastikan untuk tidak melingkarkan pita pengukur terlalu ketat ataupun terlalu longgar. Dengan begitu kamu akan mendapatkan hasil pengukuran yang tepat.”

Halodoc, Jakarta – Cara mengukur lingkar perut dilakukan di sekitar perut setinggi umbilikus (pusar). Pakar kesehatan biasanya menggunakan pengukuran perut untuk mengetahui pasien yang kemungkinan memiliki masalah kesehatan terkait berat badan. 

Meskipun mengukur lingkar perut bisa jadi cara yang bermanfaat, ukuran perut hanyalah satu indikator yang dapat menunjukkan kondisi kesehatan tertentu. Cara ini tidak digunakan untuk mendiagnosis kondisi atau penyakit apapun. 

Selain dokter, kamu juga bisa mengukur lingkar perut sendiri di rumah. Lingkar perut yang lebih besar menandakan kelebihan lemak perut. Kondisi ini dapat membuat kamu berisiko tinggi mengalami kondisi kesehatan terkait obesitas. Lantas, bagaimana cara mengukur lingkar perut secara tepat?

Baca juga: 5 Jenis Gerakan untuk Menguatkan Otot Kaki

Cara Mengukur Lingkar Perut dengan Tepat

Untuk mengukur lingkar perut dengan tepat, gunakan pita pengukur fleksibel yang tidak elastis. Lepaskan pakaian tebal terlebih dulu yang dapat menambah bantalan di sekitar perut. Kemudian ikuti langkah ini:

  1. Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu.
  2. Lingkarkan pita pengukur di sekitar perut. Pastikan menempel langsung ke kulit, dan hembuskan napas dengan normal.
  3. Pita pengukur harus ditempatkan sekitar setengah jalan antara bagian bawah tulang rusuk terendah dan bagian atas tulang pinggul. Kira-kira sejajar dengan pusar. 
  4. Catat hasil pengukuran lingkar perut dalam sentimeter. 

Lakukan pengukuran sebanyak tiga kali untuk memastikan hasil yang konsisten. Memegang pita pengukur terlalu kencang atau terlalu longgar sampai terkulai akan menyebabkan hasil pengukuran yang salah. 

Sementara itu, menurut Heart Foundation, ukuran lingkar perut yang sehat adalah:

  • 94 cm (90 cm untuk Asia) atau kurang untuk pria
  • 80 cm atau kurang untuk wanita. 

Kesehatan seseorang mungkin berisiko jika lingkar pinggangnya lebih besar.

Baca juga: Sakit Pinggang setelah Olahraga, Ini Cara Mengatasinya

Hubungan Lingkar Perut dengan Kesehatan Seseorang

Lingkar perut hanyalah salah satu dari tiga ukuran utama kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dua pertimbangan penting lainnya adalah indeks massa tubuh (BMI) dan rasio pinggang-pinggul. 

BMI adalah ukuran kasar lemak tubuh. Kamu dapat menghitung BMI dengan membagi berat badan dengan kuadrat tinggi badan, atau dengan menggunakan kalkulator online. Rasio pinggang-pinggul membantu menunjukkan berapa banyak berat lemak di pinggul, paha, dan bokong. Untuk menghitungnya, ukur lingkar perut dan lingkar pinggul. Kemudian, bagi ukuran pinggang dengan ukuran pinggul. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), risiko komplikasi metabolik, seperti diabetes tipe 2, meningkat ketika seorang pria memiliki hasil rasio pinggang-pinggul lebih dari 0,9 dan seorang wanita memiliki hasil lebih dari 0,80. 

Sementara itu, pada pengukuran ini juga mengungkapkan bahwa lingkar pinggang dan rasio pinggang-pinggul tampaknya memiliki hubungan langsung dengan kondisi kesehatan daripada BMI. Hal ini mungkin karena BMI hanya ukuran umum lemak. Angka tersebut tidak dapat memberi tahu di mana lemak didistribusikan pada tubuh. 

Baca juga: Super Sibuk? Ini 7 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Kantor

Nah, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk  mengurangi berat badan dan ukuran perut. Contohnya:

  • Lakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit dengan intensitas sedang setiap minggu.
  • Latihan kekuatan minimal 2 hari seminggu. 
  • Konsumsi makanan seimbang, berubah buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak baik.
  • Hindari makanan manis dan olahan, serta makanan yang dibuat dengan tepung olahan.
  • Batasi atau hindari minum alkohol.
  • Kontrol porsi makan.
  • Minum air cukup.
  • Tidur berkualitas 7-9 jam setiap malam. 

Pengidap diabetes tipe 2, penyakit jantung, atau masalah kesehatan lainnya harus berbicara dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran tentang diet dan olahraga yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi: 
Very Well Fit. Diakses pada 2021. How to Measure Waist Circumference for Health
Medical News Today. Diakses pada 2021. How to measure your waist: Health and waistline size
Healthline. Diakses pada 2021. Why Waistline Matters and How to Measure Yours