• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Daftar Obat Darah Tinggi yang Perlu Diketahui

Catat, Ini Daftar Obat Darah Tinggi yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Catat, Ini Daftar Obat Darah Tinggi yang Perlu Diketahui

“Ada berbagai obat darah tinggi yang dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi. Obat darah tinggi disebut antihipertensi. Beberapa obat darah tinggi yang perlu dikenali yaitu diuretik, beta blocker, hingga alpha blocker. Begitu banyaknya pilihan obat darah tinggi, mungkin perlu waktu dan kesabaran untuk menemukan yang terbaik.”

Halodoc, Jakarta – Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan yang serius. Contohnya saja serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Mengobati tekanan darah tinggi sejak dini penting untuk mencegah komplikasi dan masalah lainnya. 

Ada berbagai obat darah tinggi yang dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi. Obat darah tinggi disebut antihipertensi. Obat tersebut dibagi menjadi banyak kategori berbeda. Masing-masingnya bekerja dengan cara berbeda dan memiliki efek samping yang berbeda juga. 

Baca juga: Banyak Makan Timun Bisa Bantu Turunkan Darah Tinggi?

Daftar Obat Darah Tinggi yang Perlu Dikenali

Begitu banyaknya pilihan obat darah tinggi, mungkin perlu waktu dan kesabaran untuk menemukan yang terbaik. Tanyakan juga pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk membantu menemukan obat darah tinggi terbaik. Obat darah tinggi yang diresepkan dokter, mungkin salah satu dari daftar berikut:

  1. Diuretik

Diuretik adalah beberapa obat yang paling umum digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Obat ini membantu ginjal membuang kelebihan air dan natrium atau garam. Obat darah tinggi ini bekerja dengan mengurangi volume darah, sehingga tekanan darah menurun. 

Ada tiga jenis utama diuretik, yaitu thiazide, potassium-sparing, dan loop diuretik. Diuretik tiazid umumnya memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat darah tinggi lainnya. Terutama ketika diresepkan dalam dosis rendah, yang umumnya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dini. 

  1. Beta Blocker

Beta blocker bekerja dengan menghalangi tindakan bahan kimia dalam tubuh yang menstimulasi jantung. Hal ini memungkinkan jantung berdetak dengan kecepatan dan kekuatan yang lebih. Jantung memompa lebih sedikit darah melalui pembuluh darah pada setiap detaknya, sehingga tekanan darah menurun. 

Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Puasa untuk Pengidap Hipertensi

  1. Angiotensin Converting Enzyme (ACE) Inhibitors

ACE inhibitor mencegah tubuh membuat hormon yang disebut angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Obat darah tinggi ini menurunkan tekanan darah dengan membantu melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Dengan begitu akan lebih banyak darah yang mengalir.

  1. Angiotensin II Receptor Blockers (ARBs)

Jenis obat ini juga melindungi pembuluh darah dari angiotensin II. Untuk mengencangkan pembuluh darah, angiotensin II haru mengikat dengan situs reseptor. Namun, ARB mencegah hal itu terjadi. Akibatnya, tekanan darah menjadi turun.

  1. Calcium Channel Blockers

Untuk bergerak, semua otot membutuhkan kalsium untuk mengalir masuk dan keluar dari sel otot. Obat darah tinggi ini membantu menghalangi kalsium memasuki sel otot polos jantung dan pembuluh darah. Hal ini membuat jantung berdetak dengan lebih sedikit kekuatan dan membantu pembuluh darah jadi rileks. Akibatnya, tekanan darah menurun. 

Baca juga: Suka Sulit Tidur, Hati-Hati Gangguan Tekanan Darah

  1. Alpha-blocker

Dalam situasi tertentu, tubuh membuat hormon yang disebut katekolamin. Hormon ini dapat mengikat bagian-bagian sel yang disebut reseptor alfa. Ketika hal ini terjadi, pembuluh darah menyempit dan jantung berdetak lebih cepat dan lebih kuat. Tindakan ini menyebabkan tekanan darah meningkat. 

Alpha blocker bekerja dengan menghalangi katekolamin dari mengikat reseptor alfa. Akibatnya, darah dapat mengalir melalui pembuluh darah dengan lebih bebas, dan jantung pun berdetak normal. Hal ini membantu menurunkan tekanan darah. 

  1. Alpha Beta Blocker

Alpha beta blocker memiliki efek gabungan. Obat darah tinggi ini memblokir pengikatan hormon katekolamin ke reseptor alfa dan beta. Maka itu, mereka dapat mengurangi penyempitan pembuluh darah seperti yang dilakukan alpha blocker. Obat ini juga memperlambat laju dan kekuatan detak jantung seperti yang dilakukan beta blocker. 

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai daftar obat darah tinggi. Dari daftar obat darah tinggi di atas, masing-masingnya memiliki beberapa jenis. Jika dokter meresepkan obat darah tinggi, kamu bisa beli obat melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. A List of Blood Pressure Medications
RxList. Diakses pada 2021. HIGH BLOOD PRESSURE (HYPERTENSION) MEDICATIONS
WebMD. Diakses pada 2021. High Blood Pressure Drugs and How They Work
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2021. 6 simple tips to reduce your blood pressure