• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Adenoiditis dengan Lakukan Pola Hidup Sehat Ini

Cegah Adenoiditis dengan Lakukan Pola Hidup Sehat Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Sakit tenggorokan adalah masalah kesehatan yang umum yang sering dialami oleh banyak orang. Saat mengalami sakit tenggorokan, kadang-kadang amandel di dalam mulut dapat terinfeksi. Namun, amandel bukan satu-satunya kelenjar di mulut yang rentan terinfeksi.

Adenoid yang terletak lebih tinggi di dalam mulut, tepatnya di bagian atas mulut dan di belakang hidung, juga dapat terinfeksi. Kondisi adenoid yang membesar dan meradang akibat infeksi disebut juga adenoiditis. 

Kondisi ini dapat membuat seseorang sulit bernapas dan menjadi rentan terhadap infeksi pernapasan. Namun, jangan khawatir, ada beberapa pola hidup sehat yang bisa kamu lakukan untuk mencegah adenoiditis. Yuk, cari tahu di bawah ini.

Baca juga: Sering Sakit Tenggorokan, Apakah Berbahaya?

Mengenal Adenoiditis

Adenoid adalah massa jaringan limfatik yang bersama dengan amandel, membantu mencegah kuman berbahaya melewati hidung atau mulut. Adenoid juga menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh melawan infeksi. 

Meskipun adenoid dapat membantu mencegah kuman masuk ke dalam tubuh, tetapi kadang-kadang jaringan tersebut juga bisa kewalahan menghadapi bakteri yang akhirnya menjadi terinfeksi. Ketika hal itu terjadi, adenoid akan meradang dan menjadi bengkak. Kondisi itulah yang dikenal sebagai adenoiditis

Adenoiditis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi bakteri Streptococcus. Namun, masalah kesehatan tersebut juga dapat disebabkan oleh sejumlah virus, seperti virus Epstein-Barr, adenovirus, dan rhinovirus. Adenoiditis paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi kadang-kadang juga terjadi pada orang dewasa.

Baca juga: Awas, Ini 5 Komplikasi dari Adenoiditis

Cara Mencegah Adenoiditis

Untungnya, adenoiditis dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berikut:

  • Perbanyak konsumsi makanan sehat yang bergizi tinggi, seperti buah-buahan, sup sayuran yang hangat, wortel, pisang, alpukat, raspberry, kembang kol, biji-bijian untuk, kacang-kacangan, dan kacang kedelai.

  • Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, seperti wortel dan tomat, serta minyak hati ikan, karena dapat membantu menjaga integritas dari mukosa pernapasan.

  • Sebisa mungkin, konsumsilah makanan lunak, seperti pasta, nasi, yoghurt, dan puding yang mudah ditelan dan tidak menyakiti tenggorokan.

  • Hindari mengonsumsi makanan seperti buah yang asam, misalnya jeruk, makanan atau minuman yang dingin, es krim, makanan dan minuman ringan.

  • Perbanyak minum cairan juga penting untuk membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan membersihkan berbagai macam kuman. Rata-rata kebutuhan cairan untuk orang dewasa adalah 2 liter per hari dan dapat lebih apabila melakukan aktivitas berat.

  • Mengonsumsi cairan, seperti kaldu hangat, jus lemon, dan madu juga baik untuk menjaga kesehatan tenggorokan, termasuk adenoid. Berkumurlah dengan air hangat yang ditambahkan sejumput garam dan kunyit untuk menenangkan tenggorokan.

  • Hindari mengonsumsi produk susu, seperti susu, mentega, dan keju karena dapat meningkatkan sekresi lendir dalam sistem pernapasan.

  • Setiap pagi, minum campuran air dengan jahe kecil, 2–3 daun kemangi dan daun mint untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Selain itu, tidur yang cukup juga dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh yang dapat mencegah adenoiditis.

  • Menerapkan praktik kebersihan yang baik juga dapat meminimalkan risiko terinfeksi.

  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga daya tahan tubuh.

Itulah pola hidup sehat yang bisa kamu lakukan untuk mencegah adenoiditis. Bila kamu mengalami ketidaknyamanan di tenggorokan dan sulit bernapas melalui hidung, sebaiknya periksakan diri ke dokter karena bisa jadi itu adalah gejala adenoiditis

Baca juga: Begini Caranya Mengobati Adenoiditis pada Hidung

Kamu juga bisa membicarakan keluhan kesehatan kamu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter untuk minta saran kesehatan kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Adenoiditis.
Healthline. Diakses pada 2020. Adenoiditis: An Infection of Your Infection-Fighting Tissue.
Welcome Cure. Diakses pada 2020. Adenoids Diet And Nutrition.